Presdir Cantik Milik CEO

Presdir Cantik Milik CEO
seseorang di masa lalu


__ADS_3

setelah makan malam selesai keadaan menjadi hening


" nak bagaimana pendapat mu tentang perjodohan ini " pertanyaan ibu Elisa memecah keheningan


" maaf Tante aku tidak bisa memiliki hubungan dengan seseorang yang masih punya ikatan dengan orang lain" ucap nona Asmara


sebuah jawaban simpel yang mampu membuat pria tampan yang duduk di sebelah ibu nya merasa malu


"kalo kamu gimana Rey " tanya ibu nya


reyanza nampak bingung mau menjawab apa karna ia memang memiliki kekasih , Hinga Ahir nya ada suara yang menjawab


" seperti nya kita butuh mengenal Tante , jangan terlalu memaksa bila memang bukan takdir" ucap nona Asmara


jawaban yang mampu membuat semua orang membeku hingga membuat ibu meta dan ibu Elisa berfikir


setelah pembicaraan hal itu mereka berempat membicarakan hal lain seputar keluarga dan lain -lain.


pukul sepuluh malam acara selesai


didalam mobil perjalan pulang reyanza diam tanpa sepatah katapun ia masih mengingat nona Asmara apa kah benar wanita yang pernah ia sukai diam-diam di masa SMA


flas back


"juara lomba cerdas cermat matematika kali ini di menangkan oleh,,," suara MC berhenti membuat semua orang jadi penasaran

__ADS_1


" SMA N1 Favorit jakrta,,!" ucap MC dengan lantang di sambut sorak-sorai para siswa lain nya


nona Asmara sebagai perwakilan salah satu Murid di sekolah tersebut maju ke depan mengambil hadiah piala


di tempat acara inilah awal mula reyanza bertemu nona Asmara namun mereka beda sekolah dulu reyanza duduk di bangku kls tiga sedangkan nona Asmara duduk di bangku klas satu


saat itu sekolah reyanza juara ke dua saat pertama kali sekolah milik nya mendapat juara dua karena biasanya selalu juara satu


dari hal itu reyanza mulai penasaran dan mulai mencari tau namun lama-kelamaan ia malah menyukai gadis polos dengan rambut berkucir dua


flas back on


ahhhh reyanza memukul setir kemudi tanpa mengingat seseorang yang ada di dalam mobil nya


reyanza tersentak kaget mendengar suara ibu nya ia benar-benar tak menyadari bila satu mobil dengan ibu nya.


mobil telah sampai halaman rumah istana itu kedua nya masuk ke dalam rumah


di negara lain


" apa! apa kau yakin itu reyanza ku" ucap wanita cantik itu


"iya nona itu benar," jawab orang di seberang telepon


"sialan" wanita cantik itu mengumpat lalu memutus sambungan telepon Secara sepihak

__ADS_1


" jika begini aku akan menyusul mu ke Indonesia" ucap wanita cantik itu dalam marah nya ia tidak ingin kekasih nya di rebut wanita lain merasa sudah berjuang sejauh ini maka ia tidak rela


wanita cantik itu langsung mengemasi barang-barang nya yang perdu di bawa ia akan melakukan penerbangan esok pagi


di Indonesia


di rumah utama nona Asmara


" silahkan nona" ucap pak jae kepala pelayan


nona Asmara hanya mengangguk kecil lalu duduk di meja makan untuk sarapan


makn bersama dengan area dan ibu nya namun ketiga nya Diam tidak ada yang bersuara


setelah selesai sarapan nona Asmara langsung berangkat ke kantor


namun sebelum nya ia sudah berpamitan dengan ibu nya


" nona jam sembilan nanti ada jadwal meeting dengan," ucapan seketaris Zaki berhenti ia ragu-ragu mau melanjutkan nama nya


" dengan siapa?" ucap nona Asmara dengan aura datar tanpa ekspresi


" dengan air company" ucap seketaris Zaki kemudian


namun nona Asmara hanya diam tidak menjawab dirinya lagi malas untuk mikir , terserah mau perusahaan bergerak di bidang apa , ia tidak lagi mempermasalahkan kekurangan dan kelebihan nya

__ADS_1


__ADS_2