Presdir Cantik Milik CEO

Presdir Cantik Milik CEO
yang beda itu lah berati nona Asmara


__ADS_3

tok tok tok " tuan muda sudah di tunggu i," suara ketukan pintu disertai suara bi yem namun ucapan bi Yem menggantung kala pintu Kamar terus terbuka


menampakkan sosok seorang pria yang wajah nya di tekuk yang sudah mirip lap kanebo kering


tap tap tap


suara langkah kaki nya menyusuri tangga


ibu Elisa yang melihat putra nya tampak terpaksa merasa gemas


reyanza sejak dari kecil memang seperti itu sifat nya , meski terpaksa dalam melakukan suatu hal tapi tetap di lakukan untuk ibu nya


" ayah berangkat dulu ya," pamit ibu Elisa dengan suami


" hati-hati di jalan, Rey jangan ngebut- ngebut bawa mobil nya,!" teriak ayah nya karena reyanza saat ini sudah berjalan ke arah mobil nya takut tidak dengar kalo tidak keras ucapannya


" gak , nikah juga belum," jawab nya dengan ketus


apa hubungan nya ngebut-ngebut sama nikah batin ayah nya , tingkah anak nya yang kadang-kadang bikin geleng-geleng kepala


dua orang beda generasi itu sekarang sudah berada di dalam mobil menuju salah satu restoran ternama di Jakarta


" Rey , pokok nya tidak ada penolakan , kamu harus menikah dengan putri teman ibu," ucap ibu Elisa membuka suara di keheningan


"ok, asal cantik, montok, bohai," jawab nya singkat dengan wajah yang masih ditekuk


jawaban reyanza langsung mendapat tatapan membunuh dari ibu nya


" Rey, kau mau mencari istri atau mau cari kategori lomba ondel-ondel !" bentak ibu Elisa

__ADS_1


" iya sekalian mumpung masih tanggal dua puluh satu Agustus kan masih bisa buat acara lomba-lomba," jawab nya santai tanpa dosa


ibu nya tidak menanggapi lagi dan milih diam bila di teruskan bicara dengan putra nya itu hanya bikin naik darah


Ahir nya dua orang beda generasi itu saling diam di sepanjang jalan hingga kini tak butuh waktu lama mobil sudah sampai di tempat tujuan


reyanza keluar mobil lalu mengitari mobil nya dengan langkah lebar lalu buru-buru membuka pintu mobil untuk ibu nya sebelum sang ibu membuka


"Rey,, trimakasih," ucap ibu nya dengan senyum teduh mendapat perlakuan manis dari putra nya


reyanza mengulurkan tangannya lalu menggenggam tangan ibunya


dua orang beda generasi itu lalu berjalan melangkah bersama masuk ke dalam restoran


perlakuan reyanza menggenggam tangan ibu nya mendapat sorotan banyak pengunjung


bisik-bisik para gadis


[Lihatlah dia sangat tampan , biasanya pria tampan menggenggam tangan pacar tapi ini menggenggam tangan ibu nya]


[iya benar-benar pemandangan yang langka, mau dong di kasih satu pria seperti itu]


[bila pria bisa memuliakan ibu nya pasti bisa bisa memuliakan istri nya kelak]


[menjaga ibu nya baru akan menjaga istri]


bisik-bisik para ibu-ibu


[lihat anak muda itu menggenggam tangan ibu nya benar-benar pemandangan yang hangat]

__ADS_1


[kalo putra ku baik sama ibu nya kalo cuma ada mau nya]


[iya benar, apa lagi kalo soal duit putraku pandai merayu ibu nya, setelah di kasih kembali bodok amat]


dan masih banyak lagi bisik-bisik dari Mereka yang merasa iri dengan pemandangan itu


ditempat lain , di gedung Lion group


nona Asmara sudah rapi dengan pakaiannya


jas berwarna biru langit itu yang cantik membalut tubuh nya yang pas semakin tampak warna kulit putih nya menambah aura cantik


rambut hitam nya di biarkan tengerai , warna liftik yang tidak terlalu merah, make up tipis-tipis dan itu membuat aura elegan enak di pandang


mungkin bila wanita lain atau wanita di luaran sana kalo untuk makan malam pasti akan menggunakan gaun indah dan sejenis gaun-gaun lain nya


namun berbeda dengan nona Asmara, karena selain tidak terbiasa menggunakan gaun, ya yang beda itu lah berati nona Asmara


bahkan tadi sempat berdebat dengan seketaris nya


flas back


" zak, ibu menyuruh ku menggunakan gaun, dan liat ini gaun nya ibu dah pilihkan," ucap nya sambil nunjukin foto di ponsel ke arah Zaki


" aku tidak mau zak, nanti aku terlihat seperti perempuan," tambah nya lagi


seketaris Zaki mengambil nafas panjang sebelum ahirnya berucap


" nona,,,, kan nona perempuan, kenap tidak mau terlihat seperti perempuan," ucap Zaki dengan suara yang greget

__ADS_1


__ADS_2