Presdir Cantik Milik CEO

Presdir Cantik Milik CEO
kesepakatan kerja sama


__ADS_3

di sebuah restoran di ruang VIP ada seorang pria tampan yang sedang menunggu klien nya .


namun yang di tunggu Balum datang juga ia sudah duduk sepuluh menit yang lalu , apa dirinya tidak jadi datang apa ia membatalkan kerjasama nya itulah yang ada di pikiran pria tampan tersebut


mengingat ini kedua kali mereka akan bertemu lagi setelah lima hari lalu pertemuan di batalkan karena alasan pria tampan itu kurang sehat badan, padahal sebenarnya ia sehat-sehat saja hanya saja hati dan jantung nya merasa berdebar hebat walau hanya menatap mata klien yang akan di temui


" ahh aku sudah tidak waras , seperti nya aku harus cek kesehatan jantung aku" ucap pria tampan itu dengan kepala tengkurap di meja


" tuan" sebuah suara lembut memanggil nya


reyanza mendongakkan kepala nya


Deg


reyanza dan nona Asmara sama-sama kaget


jika nona Asmara kaget karena ia tidak bertanya dulu kepada sekretaris nya siapa CEO dari perusahaan air company


namun berbeda dengan reyanza ia kaget karena jantung nya berasa ingin melompat setiap bertemu wanita ini


"ini bahaya ini bahaya," gumam nya kecil


" emm saya ijin ke kamar mandi dulu," ucap nya seraya jalan menuju ke kamar mandi

__ADS_1


nona Asmara menatap seketaris Zaki seolah meminta jawaban dari tatapan mata


namun seketaris Zaki hanya mengangkat kedua bahunya bertanda ia juga tidak mengerti dengan sikap klien nya kali ini


wanita cantik berseragam atasan putih bawahan hitam datang membawa nampan berisi minuman


" silahkan nona tuan ," ucap pelayan restoran sambil menunduk hormat


tidak lama setelah pelayan restoran pergi reyanza kembali dirinya sudah mulai tenang


namun di dalam hati tetap terus berdoa jangan gugup jangan gugup


menstabilkan diri supaya tidak nervous tarik nafas dalam lalu di hembuskan


tanpa reyanza sadari , ada dua pasang mata yang sedang memperhatikan nya menatap nya dengan intens , namun dari pada terus membuat nya penasaran Ahir nya ia bertanya


reyanza yang dari tadi kurang fokus kini tatapan mata nya bertemu dengan mata nona Asmara, mata yang menatap nya seperti mengintimidasi diri nya dengan aura dingin tanpa ekspresi


" apa kah seperti cara pemimpin Air company menyambut klien nya" ucap nona Asmara dengan senyum miring


jiwa reyanza sebagai laki-laki sekaligus pemimpin di perusahaan nya langsung meronta-ronta mendapat sindiran pedas


reyanza langsung membenahi duduk nya lalu mengubah ekspresi aura serius, sekarang ia ingat bahwa tujuan nya untuk kerja sama antar perusahaan

__ADS_1


"bagus" ucap kata hati nona Asmara , lalu ia menatap seketaris Zaki sekilas , yang di tatap sudah mengerti


seketaris Zaki mulai menjelaskan semua secara rinci tentang kerja sama antara kedua perusahaan tersebut tentang keuntungan, kerugian, pengeluaran


reyanza nampak paham dan memberi anggukan kecil


pembahasan terus berlanjut


hingga akhirnya seketaris Zaki menyebutkan nominal keuntungan yang akan di berikan oleh pihak perusahaan Air company


" keuntungan yang akan di peroleh perusahaan Air company senilai tiga persen" ucap seketaris Zaki dengan jelas


" what" ucap reyanza namun kata itu hanya di dalam hati , kening nya berkerut seolah meminta jawaban kenapa kecil sekali


nona Asmara yang melihat ekspresi wajah terkejut dari klien nya langsung tersenyum sinis


"apa anda keberatan tuan " ucap seketaris Zaki , yang mampu membuat reyanza sadar dari rasa terkejut nya


" ti-tidak saya terima " ucap nya dengan tegas namun sedikit gugup


reyanza pikir tidak masalah mau mendapat keuntungan kecil yang penting dirinya bisa tau siapa wanita yang ada di hadapan nya sekarang


tapi berbeda dengan pemikiran nona Asmara, ia tidak suka dengan keputusan reyanza yang langsung mengiyakan tanpa mau bernegosiasi, tapi setiap klien nya selalu seperti itu tidak pernah ada yang mau bernegosiasi meski di kasih keuntungan kecil , karena nona Asmara mau nya itu mereka harus berani protes tapi sepanjang dirinya menerima tawaran kerja sama para klien nya tidak ada yang mau protes

__ADS_1


bila klien lain mengiyakan segala sesuatu yang yang ada di surat perjanjian itu karena ingin lebih terkenal perusahaan setelah kerja sama dengan perusahaan lion group


berbeda dengan reyanza yang hanya ingin mengenal lebih dalam siapa presdir Lion group


__ADS_2