Presdir Cantik Milik CEO

Presdir Cantik Milik CEO
bab 6


__ADS_3

di sekolah SMA favorit Jakarta.


"ih capek," ucap area sambil melihat jam di pergelangan tangan di sebelah kiri "yahh baru tiga puluh menit" keluh nya.


"apa aku pura- pura pingsan aja ya," gumamnya sambil melihat ke kanan dan ke kiri." seperti nya aman tidak ada yang liat, karna ini jam masuk kelas hehe," sambil ketawa sendiri.


area menjatuhkan diri pura-pura pingsan


"bruukk." suara tubuh area jatuh pingsan, namun tanpa sadar bibir nya menjerit "aau sakit." sadar bahwa sedang pura-pura pingsang, area buru-buru menutup mulutnya sendiri." dasar bodoh ini kan lagi pura-pura pingsan, kenapa ini mulut gak bisa diajak kerja sama si," memaki dirinya sendiri didalam hati.


"ting ting."


lonceng telah berbunyi, menandakan jam istirahat telah tiba.


para murid berbondong -bondong keluar kelas, tiba-tiba ada suara yang berteriak "ada yang pingsan!" teriak nya.


murid-murid langsung mengikuti arah sumber suara, dan ternyata yang dibilang pingsan adalah area yang sedang di hukum.


ibu lili yang mendengar suara ribut-ribut langsung berjalan mendekat.


ibu lili kaget ternyata area yang sedang di hukum olehnya sedang jatuh pingsang.


"ayo buruan tolong di angkat, dan bawa ke UKS,!" perintahnya dengan panik, karena tidak tau sudah berapa lama area pingsan dan blm mendapat pertolongan, takut terjadi yg tidak-tidak.

__ADS_1


namun murid-murid tidak ada yang mengangkat tubuh area, mereka malah bengong dan saling lempar suruh melalui tatapan mata.


"hei kalian kenapa diam aja!"


ibu lili jadi geram sama murid-muridnya yang malah hanya diam padahal udah dirinya suruh.


ibu lili ahirnya melihat sosok tampan sang ketua OSIS, yang sedang berjalan namun tak menghiraukan krumunan-krumunan teman sekolahnya


"anak tampan, Haikal!"


teriaknya ibu lili


Haikal menoleh ke sumber suara ibu lili lalu ia mendekat.


ibu lili sudah bersuara


"tolong angkat area, dia pingsan, tolong kamu bawa ke ruang UKS, buruan!" perintahnya.


Haikal menghela nafas panjang,


"kenapa harus saya Bu, kan banyk murid cowo yang lain" protes nya.


" sudah cepat buruan, bawa dia ke ruang UKS!" perintah nya lagi sambil mata melotot dan menggerak-gerakkan tangan nya ke tubuh Haikal, seolah-olah harus cepat.

__ADS_1


Haikal ahirnya menyanggupi, sebenarnya dirinya malas, karna dirinya gak suka deket-deket perempuan, karna baginya perempuan adalah mahluk Tuhan yang paling merepotkan, kecuali ibu nya.


saat ini area sudah berada di gendongan Haikal, dan sedang berjalan cepat menuju ke ruang UKS.


"wahh xixixi aku di gendong kak Haikal, idola aku, idola semua mahluk perempuan di sekolah ini ... ahhh aku mau lah pura-pura pingsang terus tiap hari asal yang menggendongku kak Haikal." batin area berbunga-bunga.


Haikal adalah sosok yang sangat tampan, apa lagi dirinya yang sebagai ketua OSIS, membuat siapa si yang gak kenal oleh sosok dirinya, ditambah Haikal adalah tuan muda dari salah satu keluarga kaya di negeri ini.


telah sampai di ruang UKS, Haikal membaringkan tubuh area, lalu dirinya memanggil ibu tenaga kesehatan yang ada di sekolah ini.


ibu Anjar nama nya.


ibu Anjar datang lalu meriksa keadaan area.


"pacar kamu hanya kelelahan, tidak ada yang perlu di khawatirkan, bila tubuhnya sudah membaik nanti dia akan sadarkan diri."


ibu Anjar sengaja menggoda Haikal dengan sebutan pacar, dan ibu Anjar jadi puas dalam hati setelah melihat raut muka Haikal jadi kesal.


"kalo begitu saya permisi"


ucap Haikal, sambil menundukkan kepala lalu berjalan keluar begitu saja.


"Haikal Haikal." ucap ibu Anjar sambil geleng-geleng kepala." siapa yang bisa menaklukkan hatimu kelak, aku juga kalo masih seusia kalian juga pasti mengidolakan kamu Haikal hahaha".

__ADS_1


__ADS_2