PRIA NACKAL (Godaan Sahabat Suamiku)

PRIA NACKAL (Godaan Sahabat Suamiku)
PN - Bab 13 - Fakta Menyakitkan


__ADS_3

1 Minggu kemudian


Mahend mengusap wajahnya dengan frustasi. Bagaimana tidak? Sudah satu minggu ini dia mencari Naura, tapi hingga detik ini dia belum kunjung bisa menemukan keberadaan wanita itu.


"Pergi kemana dia sebenarnya? Kenapa orang suruhanku tidak bisa melacak keberadaannya?"


Sementara itu di tempat lain. Ini untuk yang ketiga kalinya Yuda kembali ke rumah semenjak Naura tidak ada di sana. Lama kelamaan pikiran Yuda jadi semakin terusik. Selama 3 tahun mereka menikah, baru kali ini Naura pergi meninggalkan rumah, tapi begitu wanita itu pergi, lama sekali dia belum kembali.


Apa mungkin Naura marah karena ucapanku waktu itu? Gumam Yuda dalam hati. Dia sadar bahwa ucapannya saat pertemuan mereka yang terakhir kali memang cukup keterlaluan dan pasti menyakiti hati istrinya itu.


"Cih, apa peduliku?"

__ADS_1


Lain di mulut lain di hati. Bibir Yuda berkata tidak peduli, tapi lama kelamaan pria itu penasaran juga apa yang dilakukan istrinya di luar sana sampai-sampai wanita itu lupa jalan pulang. Sekarang ini otak Yuda sudah dipenuhi beberapa pertanyaan, kemana istri pertamanya itu pergi? Liburan kemana? Dengan siapa? Hal itu tiba-tiba saja mengusik pikiran Yuda tanpa diminta.


Ya, sejak 2 tahun yang lalu, Yuda memang sudah menikahi kekasihnya yang bernama Angel, tentunya tanpa sepengetahuan dan persetujuan dari Naura sebagai istri pertama yang sah. Dan yang lebih parahnya lagi, wanita yang berstatus istri kedua itu justru diperkenalkan secara resmi oleh Yuda di hadapan teman-temannya, para karyawan di perusahaannya, serta di hadapan para kolega bisnisnya. Bahkan Angel tidak pernah absen menemani Yuda menghadiri acara-acara penting. Tidak heran saat Naura datang ke kantor Yuda waktu itu, wanita itu malah langsung diusir setelah dirinya mengatakan ingin menemui Yuda Adiyaksa, suaminya. Rupanya resepsionis itu menganggapnya sebagai wanita gila yang ingin menggoda bos mereka dengan mengaku-ngaku sebagai istri.


.


.


Di dalam sebuah apartemen studio, Naura baru saja membereskan barang-barangnya yang tidak begitu banyak usai kepindahannya. Naura memutuskan untuk tidak kembali ke rumah dalam kurun waktu yang tidak bisa dia tentukan. Wanita itu sama sekali tidak memiliki alasan yang kuat untuk kembali ke rumah. Toh kalau dia pergi, Yuda juga tidak peduli. Bagi pria itu, Naura menikah dengannya bukan karena cinta, melainkan karena uangnya.


Naura menarik napasnya dalam-dalam. "Aku tidak boleh sedih berlarut-larut seperti ini. Aku harus kuat. Cepat atau lambat, aku harus melepaskan diri dari kehidupan bang Yuda, selama bertahun-tahun, aku sudah menjadi benalu di dalam kehidupannya, dan aku tidak ingin seperti ini terus, aku harus berusaha menemukan kebahagiaan untuk diriku sendiri."

__ADS_1


Puas menagisi kebodohannya, Naura pun beranjak keluar dari unitnya. Wanita itu ingin keluar mencari makan siang di restoran terdekat. Setelah itu, barulah dia berbelanja untuk kebutuhan sehari-hari di tempat tinggal barunya.


Sesampainya di restoran terdekat, Naura mencoba membuka sosial media sembari menunggu makanan pesanannya datang. Tidak disangka wanita itu malah menemukan berita yang membuat hatinya berdenyut sakit. Berita tentang Yuda Adiyaksa bersama istri tercintanya, Angelina Adiyaksa, yang tengah berbahagia menyambut kelahiran buah hati pertama mereka.


Naura tidak bisa lagi menahan air matanya agar tidak terjatuh. Ternyata memang benar selama ini Yuda diam-diam telah menikahi wanita itu, bahkan sekarang mereka sudah punya anak. Pantas saja Yuda selalu tidak pulang ke rumah, ternyata ada istri lain yang lebih dia prioritaskan.


Naura berlari meninggalkan restoran tanpa mempedulikan menu makan siangnya yang baru saja datang. Rasa lapar yang sejak tadi melanda perutnya entah hilang kemana berganti dengan rasa sakit dan sesak yang tiba-tiba saja menghantam dadanya dengan kuat.


Begitu keluar dari lift, Naura langsung berlari masuk ke dalam unitnya. Dia sudah tidak tahan lagi dan ingin segera menangis sekeras-kerasnya menumpahkan segala kesedihan, sakit hati, serta rasa kecewa yang dia rasakan saat ini.


Sementara itu di lantai yang sama, seorang pria mengenakan topi serta jaket hitam terlihat tersenyum menyerangai setelah melihat Naura masuk ke dalam unitnya.

__ADS_1


"Di sini kau bersembunyi rupanya."


B e r s a m b u n g...


__ADS_2