PRIA NACKAL (Godaan Sahabat Suamiku)

PRIA NACKAL (Godaan Sahabat Suamiku)
PN - Bab 47 - Penjelasan Mahend


__ADS_3

Sesampainya di kamar hotel tempat Naura menginap semalam, Naura langsung duduk di pinggir tempat tidur sambil memunggungi suaminya. Mengingat pengkhiatan yang diam-diam dilakukan oleh Mahend di belakangnya, tentu saja membuat wanita itu masih sangat marah dan tidak mudah untuk memaafkan kesalahan pria itu. Seandainya dirinya kini tidak tengah berbadan dua, Naura sudah pasti langsung menggugat cerai Mahend dengan menjadikan video asusila itu sebagai bukti. Tidak disangka makan malam romantis serta kejutan spesial yang sudah dia siapkan untuk sang suaminya semalam malah gagal total dan berakhir menyedihkan seperti sekarang ini.


"Sayang," panggil Mahend, tapi Naura tidak menanggapi. Melihat istrinya diam, Mahend lantas duduk tepat di samping wanita itu.


"Jangan dekat-dekat!" ketus Naura sambil beringsut menjauh tanpa sedikit pun menoleh menatap suaminya. Saat marah seperti ini, rasanya Naura tidak sudi biar sekedar menatap bayangan sang suami.


Mahend terdiam sejenak. Sebenarnya dia bisa mengerti jika Naura masih sangat marah padanya. Lagi pula, suami atau istri mana yang tidak marah jika melihat video asusila pasangannya dengan orang lain menggunakan mata kepalanya sendiri? Tapi yang menjadi masalahnya sekarang adalah, video itu hanya fitnah yang direkayasa oleh orang tidak bertanggung jawab yang pastinya hanya bertujuan untuk mengacaukan rumah tangga mereka berdua. Mahend yakin, pasti ada orang yang tidak suka melihat kebahagiaan mereka dan ingin melihat rumah tangga mereka berdua kandas.

__ADS_1


"Sayang, apa kamu tahu?" Mahend menjeda sejenak ucapannya. "Semalam Abang tidak bisa tenang karena terus-terusan memikirkan kamu dan masalah ini. Tapi setelah Abang memastikan bahwa kamu berada disini, di tempat yang aman, Abang pun akhirnya bisa merasa sedikit lega dan membiarkan kamu untuk menenangkan diri dan tidak mengganggumu. Kamu pasti tidak menyangka 'kan bahwa semalam Abang juga menginap di hotel ini. Tepatnya di kamar sebelah."


Naura langsung menoleh menatap sekilas pada Mahend. Rupanya, pria itu diam-diam mengikutinya sampai ke sana, pantas saja tidak ada drama-dramaan penculikan dirinya saat tengah malam.


"Semalam Abang benar-benar tidak bisa tenang, Sayang. Abang sangat takut kehilangan kepercayaan dari kamu, Abang tidak ingin kamu berpikir yang tidak-tidak tentang Abang, hanya gara-gara video rekayasa si alan itu."


Mendengar Mahend kembali menyebut video itu sebagai video rekayasa, seketika Naura berbalik dan menatap Mahend dengan tatapan tajam.

__ADS_1


"Sayang, jangan marah. Tolong jangan mencurigai Abang yang tidak-tidak. Kalau kamu tidak percaya pada Abang, Abang bisa menunjukkan buktinya. Abang akan membuktikan padamu bahwa Abang sama sekali tidak berbohong, apalagi bermain api dengan perempuan lain di belakangmu," jelas Mahend mencoba menepis kecurigaan wanitanya. "Apa kamu pikir, semalam Abang bisa tenang dan bisa tidur dengan nyenyak karena adanya masalah ini? Kamu pikir Abang akan diam saja dan tidak melakukan apa pun? Tidak, Sayang. Tentu saja Abang akan mencari tahu kebenarannya. Apa gunanya Abang punya banyak uang kalau tidak bisa Abang gunakan untuk menyewa detektif untuk menyelidiki masalah ini?"


Naura terdiam. Benar juga. Mahend bukan pria bodoh yang diam saja ketika sedang dilanda masalah. Naura kembali mengingat, dia pernah 2 kali kabur dari pria itu, dan ujung-ujungnya keberadaannya selalu saja berhasil dilacak oleh orang suruhan Mahend. Mungkin sama halnya dengan sekarang. Setidaknya pria itu akan menyuruh orang kepercayaannya untuk mencari tahu siapa orang yang sudah mengirim video itu pada Naura.


Mahend kemudian beringsut mendekati istrinya, pria itu lantas mengeluarkan ponsel dari dalam saku celananya. "Sayang, sekarang Abang ingin mengajak kamu menonton video itu bersama-sama, karena ada hal yang ingin tunjukkan padamu sebagai bukti bahwa laki-laki yang ada di dalam video itu jelas bukan Abang."


B e r s a m b u n g...

__ADS_1


...___________________________________________...


...Yang udah mampir jangan lupa tekan tombol ❤ dan kasih penilaian ⭐ ⭐⭐⭐⭐ ya Bestie biar akak Otor makin semangat nulisnya....


__ADS_2