PRIA NACKAL (Godaan Sahabat Suamiku)

PRIA NACKAL (Godaan Sahabat Suamiku)
PN - Bab 55 - Belum Ada Hasil


__ADS_3

Beberapa bulan kemudian.


Sekarang ini kandungan Naura sudah memasuki usia 4 bulan. Selama beberapa bulan terakhir rumah tangga Naura dan Mahend berjalan dengan normal tanpa adanya masalah dan gangguan. Hubungan keduanya juga semakin lama semakin harmonis dan romantis. Namun, ada satu hal yang mengganjal di hati Mahend hingga detik ini, yaitu Alden yang tidak kunjung bisa menemukan keberadaan pemuda yang dia kejar hingga ke Qatar. Padahal Qatar hanyalah negara yang tergolong kecil, tapi entah mengapa orang kepercayaan Mahend itu tidak kunjung bisa menemukan keberadaan pemuda pengirim video itu.s


"Dia pandai sekali bersembunyi, Tuan, saya benar-benar kesulitan menemukan jejaknya," jelas Alden yang hingga detik ini masih berada di Qatar.


"Suara apa itu, Alden? Kenapa kedengarannya sangat gaduh sekali? Memangnya sekarang kamu dimana?" tanya Mahend yang salah fokus pada suara-suara ribut di sekitar Alden.


"O-oh, i-ini, Tuan, sebenarnya saya sedang berada di Stadion Internasional Khalifa, Tuan," jawab Alden sedikit gelagapan.


Mahend mengerutkan kening. "Stadion Internasional Khalifa? Untuk apa kamu pergi ke stadion, Alden? Aku membayarmu ke sana bukan untuk mencari hiburan, tapi untuk menyelesaikan penyelidikanmu, tapi kenapa akhir-akhir ini aku malah sering mendapatimu sedang berada di stadion sepak bola saat kita berdua bicara di telepon?"


Lama-lama Mahend jadi kesal sendiri dengan kelakuan Alden. Bukannya fokus melakukan pencarian dan penyelidikan untuk menyelesaikan tugasnya, pria itu malah seperti sedang bermain-main dan mengambil kesempatan untuk bersenang-senang.

__ADS_1


(Bestie, ceritanya disini ajang Piala Dunia Qatar masih berlangsung ya😅)


"Bu-bukan begitu, Tuan. Be-begini, karena sekarang di Qatar sedang diselenggarakan ajang piala dunia, jadi ... jadi saya berpikir untuk mencari pemuda itu di sini, Tuan. Sebagai sesama lelaki yang menyukai sepak bola, siapa tahu saya bisa menemukannya di tempat umum seperti ini, Tuan," jelas Alden masih saja gelagapan, takut dipecat karena kerjanya kurang becus.


Mendengar pembelaan yang keluar dari mulut Alden, Mahend kembali mendengus kasar.


"Alden, aku beri kamu waktu satu minggu lagi untuk mencari, kalau masih belum ketemu juga, semua fasilitasmu di sana akan aku cabut semuanya. Mengerti?" ancam Mahend sebelum akhirnya dia memutus sambungan teleponnya dengan pria itu.


Mahend mengacak rambutnya sendiri. Dia tidak bisa mendiamkan masalah ini dan menyuruh Alden untuk menghentikan pencarian karena belum kunjung menemukan bukti, bisa saja rumah tangganya dengan Naura masih aman-aman saja hingga sekarang, tapi siapa yang tahu akan terjadi apa di masa depan. Bisa saja orang itu kembali memalukan suatu hal yang tidak diinginkan untuk mengacaukan rumah tangga mereka. Ditambah lagi hingga detik ini rekan Alden pun juga belum kunjung menemukan bukti bahwa Angel atau pun Yuda adalah dalang pembuatan video rekayasa itu. Kalau kedua orang itu bukan pelakunya, lalu siapa yang tidak menginginkan dia dan Naura bahagia.


Mendengar kedatangan istrinya, Mahend lantas segera berbalik setelah berhasil mengubah ekspresi kesalnya menjadi tersenyum.


"Sayang, kamu sudah siap?" tanyanya sambil berjalan mendekati Naura, dan Naura pun menjawab pertanyaannya dengan anggukan. Hari ini rencananya Mahend akan mengantar istrinya itu untuk kontrol kandungan di rumah sakit. "Kalau begitu kita berangkat sekarang, Sayang."

__ADS_1


.


.


Rumah Sakit Anak dan Bunda


"Kondisi ibu dan janin sangat sehat. Saya sarankan untuk tetap banyak istirahat dan mengomsumsi makanan sehat dan bergizi," ucap dokter spesialis kandungan yang baru selesai memeriksa kandungan Naura.


Mahend dan Naura tersenyum. "Baik, Dok. Terima kasih banyak."


Begitu sepasang suami istri itu keluar dari ruang pemeriksaan kemudian berniat untuk meninggalkan tempat tersebut, mereka malah tanpa sengaja berpapasan dengan Yuda yang terlihat sangat panik menggendong putranya.


"Suster! Suster! Tolong anak saya, Sus!"

__ADS_1


B e r s a m b u n g...


__ADS_2