
Karmila berpura-pura mencari sebuah barang di tasnya sedangkan Gabriel memperluas pandangannya menatap seluruh kelas dan melihat semua anak-anak dalam kelas kini berpura-pura bersikap sibuk terhadap kegiatan mereka masing-masing.
'Ternyata benar yang dikatakan Karmila, aku yang dekat dengannya hanya membuat dia menarik banyak perhatian,' ucap Gabriel dalam hati yang kini menyadari bahwa dia yang terang-terangan mendekati Karmila ternyata malah membuat gadis itu semakin banyak mendapat masalah, baik di dalam sekolah maupun di luar sekolah.
💥💥💥
Maka dengan begitu, Gabriel kemudian mengambil tasnya yang berada di sebelah Karmila lalu pria itu kemudian kembali ke kursinya yang semula ia pakai dan berdiam diri di sana sembari memejamkan matanya.
'Hah,,, haruskah seperti ini?' kesal Gabriel dalam hati yang merasa bahwa dia sudah diterbangkan ke awan selama beberapa jam terakhir, tetapi ternyata malah sekarang semuanya harus kembali lagi seperti semula yaitu menjadi dirinya yang lalu yang selalu bersikap murung di dalam kelas.
Sementara semua anak-anak dalam kelas, mereka kebingungan dengan sikap pria itu sehingga mereka kemudian menatap Gabriel tetapi belum beberapa menit mereka kebingungan ketika ponsel mereka tiba-tiba saja membunyikan nada notifikasi.
Ting!
Bip!
__ADS_1
Tut!
Grrrr...
Maka mereka kemudian kembali fokus ke layar ponsel mereka bahkan yang tidak sedang memegang ponsel juga mengambil ponselnya dan melihat notifikasi yang masuk ke ponsel mereka secara bersamaan.
"Apa ini??" ****** seorang gadis sembari menutupkan matanya menatap sebuah foto yang diunggah di website sekolah.
Foto Gabriel sedang memegang bahu Karmila dan keduanya saling bertatapan.
Setelah semua murid dalam kelas membaca tulisan itu, makasih bergantian mereka menatap ke arah Gabriel dan juga Karmila Dan mereka benar-benar tak percaya dengan apa yang baru saja mereka lihat.
"Bukankah selama ini Karmila sama sekali tidak berani menatap siapapun yang ada di kelas? Tapi dalam foto ini gadis itu benar-benar menatap Gabriel, pria populer di sekolah kita!!" Tegas salah seorang gadis sembari menatap Karmila dengan perasaan jijik.
Ucapan gadis itu langsung membuat Karmila dan Gabriel sama-sama mengangkat kepala mereka dan menatap sang gadis yang berbicara sehingga garis itu kemudian mengalihkan tatapannya dan berpura-pura tidak melihat Gabriel dan juga Karmila.
__ADS_1
Tetapi Gabriel yang menyadari ada sesuatu yang tidak beres langsung berdiri Dan Dia kemudian mendekati gadis itu lalu merebut ponsel yang sedang dipegang oleh gadis itu.
"Apa yang baru saja kau katakan?!" Tanya Gabriel sembari menjauhkan ponsel dari gadis yang kini sudah berdiri berusaha mengambil kembali ponsel miliknya yang ada di tangan Gabriel.
Tetapi ketika gadis itu melihat tatapan Gabriel maka dia langsung menghela nafas dan berkata, "bukalah website sekolah supaya kau bisa mengetahuinya, dan kembalikan juga ponselku!!!"
Gabriel yang mendengarkan ucapan gadis itu langsung mengerutkan keningnya sembari Dia kemudian mengembalikan ponsel gadis itu dan mengambil pula ponsel miliknya yang ada di saku celananya.
Karmila yang melihat Gabriel sudah mengutak-atik ponsel miliknya hanya bisa terdiam di tempatnya dan dia benar-benar menyadari bahwa semua orang sedang fokus pada Gabriel Tetapi ada juga yang melirik-lirik ke arahnya.
'Aku harap tidak ada masalah yang serius,' ucap Karmila yang merasa bahwa hari itu ialah hari yang paling lelah yang ia alami sepanjang ia duduk di bangku sekolah.
@info
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️
__ADS_1