Rahasia Gadis Culun

Rahasia Gadis Culun
22


__ADS_3

Gabriel lngsung mengerutkan keningnya sembari Dia kemudian mengembalikan ponsel gadis itu dan mengambil pula ponsel miliknya yang ada di saku celananya.


Karmila yang melihat Gabriel sudah mengutak-atik ponsel miliknya hanya bisa terdiam di tempatnya dan dia benar-benar menyadari bahwa semua orang sedang fokus pada Gabriel Tetapi ada juga yang melirik-lirik ke arahnya.


'Aku harap tidak ada masalah yang serius,' ucap Karmila yang merasa bahwa hari itu ialah hari yang paling lelah yang ia alami sepanjang ia duduk di bangku sekolah.


🏜️🏜️🏜️


Padahal, sepanjang hari itu dia tidak melakukan apapun, Hanya duduk di bangkunya hanya pergi ke atap sekolah tetapi dia merasa bahwa beban pikiran dan mental yang ia alami jauh lebih buruk daripada beban fisik yang pernah ia terima sepanjang ia bersekolah.


Tetapi sekolah baru saja selesai bergumam dalam hati dia harus dilanda rasa vanish saat seorang gadis yang sedari dulu duduk di sampingnya kini kembali ke tempat duduknya lalu gadis itu menyerahkan ponsel miliknya pada Karmila.


"Kau mendapat masalah besar, semua orang sedang mencacimu!"ucap gadis itu benar-benar membuat Karmila mengerutkan keningnya sembari Dia kemudian mengambil ponsel dari teman sebangkunya dan melihat isinya.

__ADS_1


Benar saja, selain fotonya dan Gabriel serta judul postingan di sana, dia melihat ribuan cacian yang sudah memenuhi laman komentar di website sekolah itu.


'Astaga,, Siapa yang begitu tega melakukan hal seperti ini?' ucap Karmila sambil menghela nafas dan dia kemudian mengembalikan ponsel tersebut.


Setelah itu, bel sekolah kemudian berbunyi menandakan bahwa jam istirahat telah berlalu sehingga membuat Karmila menggertakan giginya lalu mengambil tasnya dan pergi meninggalkan kelas.


Gabriel yang melihat itu merasa sangat panik, sehingga dia juga ikut mengambil tasnya dan menyusul Karmila, tetapi ketika dia keluar kelas dia tidak menemukan lagi Karmila karena saat itu Karmila bersembunyi di salah satu tiang yang cukup besar untuk menghalangi pandangan Gabriel melihat tubuhnya yang kecil.


"Maaf pak, ada sesuatu yang terjadi Jadi saya harus pergi," ucap Gabriel tanpa menunggu jawaban dari Sang guru pria itu kemudian berlari ke arah tangga dan menuruni tangga untuk mencari Karmila.


Sementara Sang guru, pria itu hanya menggelengkan kepalanya dengan pelan lalu melangkah masuk ke dalam kelas.


Karmila yang melihat itu kemudian keluar dari tempat persembunyiannya dan dia juga menuruni tangga sembari berjaga-jaga supaya Gabriel tidak melihatnya.

__ADS_1


'jantungku berdegup sangat kencang,' ucap Karmila dalam hati sembari terus menuruni tangga sampai akhirnya dia tiba di lantai paling bawah lalu melihat Gabriel sedang mencari-carinya.


Karmila lalu bersembunyi dari pria itu dan diam-diam keluar dari sekolah melalui gerbang belakang sekolah yang saat itu tidak dijaga lagi sebab penjaga gerbang sekolah sementara di toilet.


"Taksi!" Teriak Kamila menghentikan sebuah taksi lalu dia kemudian naik ke taksi tersebut dan duduk di dalam taksi sembari menghela nafas.


'Bisa-bisanya mereka berkomentar bahwa aku tidak pantas menyukai satupun pria di sekolah karena aku berpenampilan culun. Hah,, ini benar-benar menyebalkan, tapi sekarang penampilan culun tidak bisa lagi membantuku untuk tetap tenang di sekolah,' ucap Karmila dalam hati menggerututi dirinya yang begitu ceroboh sehingga sekolah yang seharusnya ia jalani dengan tenang kini telah menjadi berantakan hanya gara-gara berawal dari dirinya yang penasaran dan memotret tulisan tangan Gabriel yang dipajang di MADING sekolah.


(MADING: majalah dinding)


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2