Rahasia Gadis Culun

Rahasia Gadis Culun
tak juga menyerah


__ADS_3

.


.


Kevin ada di perusahaannya menonton rekaman CCTV saat Haris yang tidak tau malunya menerobos masuk ke Apartemen dan ada juga masuk ke Perusahaannya.


(rekaman CCTV di apartemen nya dikirim lewat e-mail oleh pihak penjaga keamanan gedung Apartemen Sky).


.


"ck.. dasar tidak tau malu..! kau fikir aku akan menerima berkas lamaranmu ini hah? " Kevin membakar berkas lamaran Haris ke tong sampah.


Haris benar-benar manusia tidak tau malu yang pernah Kevin temui,


"apa semua yang aku lakukan benar-benar tidak membuatnya jerah? dia semakin mengajakku perang rupanya"


seringai Kevin dengan tatapan tajamnya ke arah depan.


Bayu mengetuk pintu ruangannya lalu masuk seperti biasa.


"tuan anda sudah kembali? " Bayu memberi hormat seperti biasa.


"apa pria brengs*k ini masih berbuat kekacauan diperusahaanku?" tanya Kevin dengan datar


"dia makin berani berbuat gila tuan". Bayu mendekat dan memberikan tabletnya.


Kevin mengambil tablet itu dan membaca artikel baru yang sedang jadi trending topik di negara Indonesia.


Kevin masih berwajah tenang menonton vidio yang sudah tersebar luas di dunia maya.


"dia pikir bisa menjatuhkanku seperti ini? " Kevin tersenyum tipis mengejek cara murahan Haris.


"apa yang harus anda lakukan tuan? " tanya Bayu.


"sebarkan vidio sek* nya ke dunia maya dan jangan lupa captionnya dia pria ranjang padahal dia pernah pacaran dengan Sya, oh.. sebarluaskan juga semua bukti yang pernah kau dapatkan sebelumnya saat menyelidiki Sya".


"baik tuan" jawab Bayu segera keluar dari ruangan Kevin


tak butuh waktu lama berita yang sedang mencela Kevin kini berubah berita tentang Haris


satu negara menghina dan membuli Haris habis-habisan.


.


.


Sya melihat berita di HP tadinya semua netizen mencela Kevin yang disebut penguasa semena-mena kini berbalik menghina Haris.


"dia pantas mati..! "


"pantas saja tuan Kevin melakukan itu"


"sebelumnya tidak ada masalah dengan tuan Kevin selain mulut kejam dan sikapnya yang sangat tegas terhadap kesalahan karyawannya"


"dia pantas mendapatkannya"


"oh ya Tuhan..! bagaimana bisa ada iblis berwujud manusia seperti ini?"


"apa penjara penuh? kenapa Nona Sya tidak melaporkannya ke polisi? "


"aku ingin memotong kon**lnya itu"

__ADS_1


"dasar pria ranjang yang sok hebat".


"haha.. berasal dari paretan benar-benar membuat dia besar kepala berani sekali dia menantang tuan kevin".


"ya ampun.. kasihan Nona Sya"


"jadi ini kelakuan mantan Nona Sya sampai harus merubah penampilannya jadi lebih langsing dan cantik... pantas saja Nona Sya berubah dan ternyata pria brengs*k ini hanya suka memeras Nona Sya saja dan uangnya untuk menyewa perempuan club melayani kon**l gatalnya itu".


berbagai hinaan itu berhasil membuat Sya tertawa terjungkal-jungkal, semua orang kini tidak menghina suaminya melainkan mantan pacarnya saja.


Karir dan hidup Haris hancur dalam hitungan menit setelah memposting berita mengenai Kevin.


Sya mengirim pesan ke Kevin,


"suamiku sangat hebat..! ".


Sya terkekeh melihat ponselnya ada nama sang suami menelfonnya.


mereka berceloteh bersama seperti layaknya sahabat baik,


.


Haris di tempat lain tak terima dengan semua yang terjadi padanya, ia belum juga menyadari kesalahannya.


Haris terlalu percaya diri bisa melawan Kevin dan tidak menyerah mencoba melawan Haris dengan cara apapun walau ia kini berada di posisi terendah saat ini.


.


.


ke esokan harinya


Sya berpenampilan culun pergi ke supermarket membeli menu makanan untuk ia memasak nanti malam.


"beli apa aja ya? " gumam Sya tampak berpikir


"hmm.. beli daging deh" jawabnya setelah mendapatkan sebuah ide brilian.


Sya memasukkan semua belanjaannya dan tak lupa ia membeli sayur-sayuran serta buah-buahan.


Sya suka dengan buah anggur sedangkan Kevin suka buah jeruk.


.


.


Sya tak sengaja melihat seorang pria di depannya sedang menggenggam sebuah botol asing Sya merasa mengenal pria itu.


Sya tau bentuk tubuh pria itu dan celana serta sepatunya itu milik Haris yang pernah Sya belikan.


"kenapa dia beli air raksa? " gumam Sya pelan namun ekspresi wajahnya pura-pura tak kenal Haris.


Sya mendekat ke Haris hingga menjatuhkan botol itu dan airnya tumpah.


"maaf..! " pekik Sya


Haris melihat ke arah Sya dengan ekspresi marah dibalik masker dan topinya tapi ia terkejut melihat Sya, ia tau Sya si gadis culun asisten Kevin.


"maaf..! " ucap Sya menunduk-nundukkan wajahnya demi melihat wajah Haris.


Haris menunduk dan terus menunduk lalu berbalik meninggalkan Sya, sudah jelas ia memaki-maki dalam hati.

__ADS_1


Haris tidak mau jadi sorotan semua orang karna ia jadi pria yang paling dibenci perempuan di indonesia saat ini.


Sya mengerutkan keningnya melihat air yang Haris tumpahkan tadi, Sya membekap mulutnya sendiri dengan tatapan mata tak percaya.


"air raksa? ini memang air raksa kan? ". batin Sya memekik sambil meneliti lebih serius lagi.


.


Sya melihat sinis punggung Haris, "kenapa dia tidak juga menyerah? apa dia sudah bosan hidup? tidaaaakkk juga sadar".


Sya mengoceh terus-terusan sampai ia tak sengaja bersinggungan dengan wanita.


"maaf..! " ucap Sya menunduk hormat


"tidak masalah". balas perempuan itu langsung pergi dari Sya.


Sya tersenyum lebar sambil menggeleng kepalanya dengan pelan.


setelah puas berbelanja Sya kembali ke apartemen dan memasak Stik daging spesial untuk sang suami yang pasti lelah bekerja seharian di kantor.


sepulang nya Kevin,


"sayang? " Kevin mencari sang istri dengan perasaan khawatir melihat isi apartemennya gelap gulita.


Kevin menekan saklar lampu lalu semua menjadi terang benderang.


Sya berdiri di dekat meja makan yang di tata cantik oleh Sya,


"sayang? " Kevin tersenyum melihat hasil karya Sya dan juga melihat kecantikan Sya malam ini.


"mas udah pulang nih.. saatnya makan!" ajak Sya dengan senyum manisnya.


Kevin yang tadinya lelah hilang seketika rasa lelahnya itu melihat cara Sya menyambutnya, Sya melayani Kevin dengan sangat baik hingga bibir Kevin terus saja melengkung ke atas memperhatikan wajah Sya.


"mas pasti lelah berperang kan? ayo silahkan dimakan mas! " pinta Sya tersenyum manis.


Kevin pun memotong stik dagingnya lalu menukarnya dengan punya Sya yang belum di potong-potong.


Sya tertawa saja dengan perlakuan Kevin yang masih bersikap romantis padanya.


mereka saling bercerita mengenai masalah di perusahaan dan di supermarket tanpa ada yang di tutup-tutupi.


Gebrak...!


Sya terlonjak kaget melihat ke arah Kevin


Kevin memejamkan matanya, "maaf Sayang..! aku benar-benar sedang marah saat ini"


Sya mengangguk mengerti tanpa bersuara.


"lain kali kamu harus hati-hati sayang..! jangan keluar dengan penampilanmu saat ini, aku tidak tahan lagi dengan kelakuannya..! sepertinya dia memang harus di singkirkan"


"singkirkan bagaimana mas? jangan bilang mas mau membunuhnya? " tebak Sya


"aku tidak mau mengotori tanganku untuk membunuhnya sayang..! aku tidak akan melakukan hal itu.. mati terlalu mudah untuknya".


Sya mengangguk lega mendengarnya, setidaknya sang suami tidak membunuh orang.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2