
Pada akhirnya, Karmila tidak bisa menolak dorongan dari ibunya dan permintaan dari Gabriel agar mereka keluar berjalan-jalan, Oleh sebab itu Karmila kini berada dalam mobil Gabriel yang sedang melaju di jalanan.
Deg deg deg...
Karmila merasakan jantungnya terus berdegup amat kencang, sebab dia terlalu penasaran dan gugup tentang kejutan yang hendak diberikan Gabriel padanya sesuai dengan yang ia dengarkan saat berada di meja makan.
Hal itu membuat Karmila hanya terdiam saja di tempatnya untuk mengurusi rasa nervousnya yang terlalu mengganggunya.
Sampai beberapa waktu terus terdiam, Karmila kemudian mendengar Gabriel yang berkata, "Hari ini aku akan memperkenalkanmu pada sepupuku."
Ucapan pria itu mengejutkan Karmila, karena tak menyangka bahwa kejutannya adalah berkenalan dengan sepupu pria itu sehingga membuat Karmila menoleh ke arah Gabriel dengan raut wajah bingungnya.
__ADS_1
"Kenapa kau mengenalkanku dengan sepupumu?" Tanya Karmila dengan ekspresi bingungnya.
Gabriel tersenyum, "Kau akan tahu nanti," ucap Gabriel sembari main bola akan mobilnya ke dalam sebuah restoran yang merupakan restoran mewah yang ada di ibukota.
Karmila tidak mengatakan apapun, Tetapi dia hanya berusaha bersikap tenang sampai akhirnya mereka turun dari mobil dan memasuki restoran.
Sembari memasuki restoran, Karmila langsung tersenyum pada seorang gadis yang tersenyum padanya yang merupakan teman satu kelas mereka.
"Duduklah," ucap Gabriel menarikan kursi untuk Karmila hingga Karmila kemudian duduk di kursi itu.
"Sherina ini adalah sepupu," ucap Gabriel sangat mengejutkan Karmila karena tak menyangka bahwa ternyata pria populer itu bersepupu dengan salah satu gadis populer juga di kelas mereka.
__ADS_1
"Kalian,,, sepupu?" Tanya Karmila sembari menoleh ke arah Sherina.
Sherina mengganggu kan kepalanya, "hm, kami sepupu, tapi di sekolah kami seperti orang asing karena aku tidak menyukai dia yang terlalu sok keran di sekolah. Ahh, Aku sudah mendengar darinya kalau kau tidak ingin dekat-dekat dengannya karena kau takut satu sekolah akan memusuhimu.
"Itu sebabnya dia memohon-mohon padaku supaya aku melindungimu di sekolah, jadi mulai sekarang kita bisa menjadi sahabat di sekolah supaya kau tidak diganggu oleh para gadis-gadis yang menyebalkan itu." Ucap Sherina dengan penuh percaya diri sebab di sekolah pun dia adalah salah satu gadis populer yang Tidak sembarangan diganggu oleh murid-murid.
"Ahh,, jadi ini kejutan mu?" Ucap Karmila melihat Gabriel.
Gabriel tersenyum sembari menganggukkan kepalanya, "Tentu saja Ini kejutannya, karena aku tidak ingin kau menolak menjadi kekasihku hanya karena kau takut akan mendapat banyak masalah. Ahh,, tentang rafaelakama aku juga sudah melakukan sesuatu supaya dia tidak mengganggumu lagi, jadi mulai sekarang kita bebas untuk bersama-sama baik di sekolah maupun di luar sekolah," ucap Gabriel dengan penuh percaya diri yang membuat Karmila benar-benar terheran dengan pria itu.
"Ah,, kau tidak boleh berkata seperti itu, karena lagi pula kalian belum resmi menjadi sepasang kekasih, Siapa tahu saja Karmila menyukai pria lain." Ucap Sherina sembari tersenyum ke arah Karmila langsung membuat Karmila menganggukkan kepalanya dengan pelan.
__ADS_1
Anggukan kepala itu benar-benar membuat Gabriel merasa sangat marah sehingga dia mengepal kuat tangannya dan menggertakan giginya sembari berkata, "kau menyukai pria lain? Siapa?!"