
Saat jam istirahat, sekolah berlangsung seperti biasanya, dan Karmila merasa lega bahwa tidak ada lagi yang datang mengganggunya dan saat itu juga ia melihat Gabriel keluar dari kelas yang entah ke mana perginya pria itu namun Karmila sama sekali tidak peduli.
Sementara itu, para gadis yang ada di dalam kelas yang melihat kepergian Gabriel langsung menghampiri Karmila dan mengerumuni Karmila.
Hal itu membuat Karmila sangat terkejut, Tetapi dia lebih terkejut lagi saat salah seorang gadis yang merupakan salah satu garis populer dalam kelas Mereka kemudian menatap Karmila dengan wajah yang begitu penasarannya sembari berkata, "hei,, Ayo kita berteman."
Para gadis yang lain juga menatap Karmila dengan begitu semangat, "ya, bertemanlah dengan kami, Dengan begitu kita semua dalam kelas bisa aku satu sama lain." Ucap gadis yang lainnya.
Karmila yang mendengarkan itu benar-benar terpengarang aku mah sampai akhirnya gadis yang duduk di sampingnya kemudian berkata, "sudah dari dulu Mereka ingin berteman dengan muka mah tapi mereka tidak mau berteman denganmu sebab rafaela membuat cerita buruk tentangmu sehingga tidak ada yang mau berbicara denganmu kecuali aku."
Ucapan gadis di sebelah Karmila benar-benar mengejutkan Karmila hingga Dia kemudian menatap semua gadis yang menganggukkan kepala mereka sebagai pertanda bahwa apa yang dikatakan oleh teman sebangku Karmila adalah sebuah kebenaran.
__ADS_1
"Itu,,, aku,," Karmila merasa bingung untuk berkata apa sebab dia melihat bahwa teman-temannya benar-benar ingin berteman dengan jawaban sementara dia adalah gadis yang tidak suka bersosialisasi dan lebih suka menyendiri.
Tetapi kemudian salah seorang gadis tersenyum pada Karmila dan berkata, "ayolah, kau tidak boleh menolak tawaran dari kami karena semua orang di sini ingin berteman denganmu."
Melihat semua orang antusias untuk berteman dengannya, maka Karmila akhirnya melakukan kepalanya dan semuanya bersorak kegirangan lalu mereka kemudian mengajak Karmila untuk pergi ke kantin.
Dalam perjalanan ke kantin, banyak orang yang melihat mereka tetapi Karmila tidak merasa canggung lagi sebab Dia diapit oleh dua orang gadis yang terus bercerita dengannya dan meski Karmila hanya berbicara singkat-singkat saja namun kedua garis Itu tampak senang bersama-sama dengannya.
"Aku tahu temanmu lah yang menyebarkan foto kami berdua, dan kau jugalah yang mengambil foto kami berdua lalu memberikan file nya padanya." Ucap Gabriel tanpa basa-basi.
Sang pria yang mendengar itu merasa tersedih karena Gabriel bisa mengetahuinya tetapi pria itu tetap mengelak dengan cara berkata, "kau sudah salah orang kamu aku tidak pernah memotret kalian berdua di atap."
__ADS_1
"Ahh,, Sepertinya kau lupa bahwa aku adalah cucu dari pemilik sekolah ini dan aku sudah menemukan rekaman cctv-nya. Jadi kau masih belum Aku murka dan meminta kakekku mendepak perkalian dari sekolah ini, sebaiknya kau dan temanmu itu menjaga sikap!!!" Tegas Gabriel selalu pria itu pergi meninggalkan sang pria yang langsung melemas di tempatnya.
"Hah,, Kenapa dia sangat kejam seperti itu, padahal kita baru SMA!!!" Ucap pria itu yang benar-benar tak menyangka bahwa sangat menakutkan untuk menghadapi Gabriel.
Tetapi dia tidak punya pilihan lain selain menuruti kata pria itu, karena bagaimanapun dia akan mendapat kemarahan dari kedua orang tuanya kalau sampai dia di Depak dari sekolah tersebut.
Maka pria itu menggertakan giginya meninggalkan tempat itu untuk menghampiri temannya yang telah menyebarkan rumor.
@info
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️
__ADS_1