
.
.
"Bayu..? aku mohon". rengek Wiwin dengan nada memelas
Bayu menghela nafas panjang,
"baiklah". jawab Bayu pasrah
Wiwin memekik langsung memeluk Bayu dan mengecup pipi Bayu dengan gemas.
"kamu? " Bayu memegang pipinya sendiri dengan debar jantung yang tak biasa.
"kenapa? kamu lupa aku seorang model? hal seperti tadi biasa bagi kami, aku sering melakukannya pada Kak John, Riki, Frans, dan banyak lagi kecuali Raldo". jelas Wiwin dengan entengnya.
Bayu mendengus langsung menonyor kening Wiwin.
"kamu fikir aku model? yang kamu sebut tadi aktor model semua kan? aku bukan aktor, jadi jangan perlakukan aku seperti tadi". peringatan Bayu.
Wiwin tersenyum lebar lalu mengecup sebelah pipi Bayu.
"baiklah.. aku akan memperlakukanmu secara spesial karna kamu pacarku sekarang". jawab Wiwin dengan senang.
Bayu merasa telinganya sangat panas saat ini,
"dasar gadis sinting". umpat Bayu melenggang pergi meninggalkan Wiwin yang tertawa cekikikan.
Bayu masuk ke kamarnya yang ada didepan Wiwin dibalik pintu Bayu memegang dadanya yang bergemuruh hebat.
"hanya di cium pipiku olehnya jantungku sudah berdetak lebih cepat! ck... lama-lama aku bisa benar-benar terpikat olehnya". gerutu Bayu mengelus dadanya yang masih berdebar kencang.
Bayu menggeleng kepalanya dan berjalan ke arah tempat tidurnya.
Wiwin dikamarnya memekik senang,
"satu langkah lagi kamu akan jadi milikku Bayu.. haha.. pacar pura-puraku, aku ini gadis pemikat dan aku yakin bisa membuatmu terpikat denganku".
Wiwin gemas mengingat Bayu tadi yang memerah, sungguh terlihat lucu ingin sekali Wiwin mencubit kedua pipi Bayu tadi.
seorang model memang sangat terbuka dengan pria, hal itu untuk membangun cemistri pada lawan jenis nya saat pemotretan model jadi tidak heran lagi kalau Wiwin sering mencium pipi model pria lainnya, bahkan para pria nya pun suka mencium pipi model perempuannya juga.
Wiwin juga disebut model go internasional walau begitu Wiwin bisa menjaga diri dan tentu kehormatannya itu hal yang harus dijaga.
Wiwin bisa tidur dengan nyenyak berbeda dengan Bayu yang tidak bisa tidur.
Wiwin dan Sya menghabiskan waktu beberapa hari dengan Bayu dan Kevin, walau Sya dan Kevin sering berdua meninggalkan Wiwin dan Bayu tapi wiwin malah mengambil kesempatan itu untuk lebih dekat dengan Bayu.
"apalagi? " tanya Bayu melangkah mundur.
Wiwin tersenyum lebar,
"kenapa kamu seperti menjaga jarak dariku? " tanya Wiwin dengan sok nya.
"apa maksudmu? aku tidak menjaga jarak". elak Bayu.
"oh ya? apa kamu baper saat aku cium kedua pipimu? kamu berusaha menekan perasaanmu dengan menghindariku begitu? " tebak Wiwin
Bayu melebarkan matanya tak percaya tebakan Wiwin benar-benar tepat.
"aku tidak melakukan itu". jawab Bayu
"caramu menghindar itu sangat ketebak Bayu, " ledek Wiwin dengan senyum tipisnya.
__ADS_1
"aku memang model pemikat hati pria jadi kalau kamu suka itu urusanmu". kekeh Wiwin meledek.
"aku tidak menghindarimu gadis aneh". tegas Bayu
"lalu? apa yang tadi kamu lakukan? kamu fikir aku bodoh? " gelak tawa Wiwin
Bayu yang geram menangkup pipi Wiwin dan mencium kening Wiwin hingga Wiwin melebarkan matanya lalu berpura-pura terlihat biasa.
"puas? aku tidak merasakan apa-apa". kata Bayu dengan kesal padahal jantungnya berdebar kencang saat ini.
Wiwin tersenyum smirk lalu kembali mengecup pipi Bayu kiri dan kanan.
"baiklah..! aku percaya". senyum manis Wiwin dihadapan Bayu dengan jarak hanya beberapa cm saja hingga Bayu bisa melihat betapa mempesonanya Wiwin dari dekat.
Wiwin berbalik kembali ke tempat duduknya,
"sial.. aku yang ingin mengelak kenapa aku yang tertembak? kenapa dia bisa berpikir begitu coba? percaya diri sekali dia aku menyukainya".
Bayu mendumel kesal.
Kevin dan Sya kembali.
"kalian melakukannya lagi? " tebak Wiwin dengan jengah melihat rambut Sya basah lagi.
"apa kalian tidak bisa lihat tempat hm? kenapa ditempat ini kalian masih sempat-sempatnya bercint*? oh.. ayolah.. kalian juga sering melakukannya kan? apa kalian tidak bosan? "
"bosan? mana mungkin". jawab Kevin
Sya terkekeh tidak ada yang ditutup-tutupi oleh Sya dari Wiwin, walau wiwin tidak pernah melakukan itu tapi dia tau hubungan suami istri itu.
Wiwin juga bukan gadis polos-polos amat tentang hal itu apalagi ia dan Sya pernah tinggal di Amerika, dimana di negara itu perbuatan seperti itu ada dimana-mana (artinya hal biasa).
"kenapa si Bayu? " tanya Kevin melirik temannya.
"apaa? dia menciummu? " pekik Sya
"hmm.. " jawab Wiwin tersenyum tipis melihat Bayu yang melototkan matanya.
"tidak.. aku tidak menciumnya". bohong Bayu mendekat dan duduk disamping Wiwin.
"kau menyukainya Bayu? " tanya Kevin memicing
"Kevin.. aku kesal dengannya makanya aku menciumnya". jelas Bayu dengan serius.
"jadi kamu benar-benar menciumnya? " ledek Sya
"tidak.. " jawab Bayu cepat
Wiwin tertawa terbahak-bahak.
"biar aku tunjukkan! " seru Wiwin
Wiwin menangkup pipi Bayu dan mencium keningnya lama lalu menoleh ke Sya
"begitulah cara dia menciumku". kata Wiwin dengan enteng
Bayu terbelalak,
"aku tidak menyangka kamu seagresif itu Bayu, ternyata kamu berpengalaman juga ya? " decak Kevin
Bayu berusaha mengelak tapi penjelasannya malah makin menjerumuskannya.
malu sekali dia, seorang Pria di perlakukan seperti itu oleh perempuan? ck.. ingin sekali Bayu menggigit bibir Wiwin yang suka mengoceh mengejeknya itu.
__ADS_1
.
.
"kita kembali? " tanya Sya
"iya.. aku sama Wiwin aja". seru Sya angkat tangan seperti anak TK
"siapa suruh? " tanya Kevin datar
"hah? siapa yang suruh? ya aku lah mas". jawab Sya tanpa beban
"kamu sama aku sayang.. Wiwin sama Bayu aja". titah Kevin.
"ck.. berdua lagi lah itu". gerutu Wiwin
Bayu menggeleng kepalanya tak terima.
"cepat bayu..! aku yang nyetir kamu tidur aja dibelakang". Wiwin menarik tangan Bayu.
Bayu gelagapan di tarik oleh Wiwin dan disuruh masuk di belakang mobil.
"Hei.. aku pria mana mungkin aku membiarkanmu nyetir".
"lalu? kamu yang nyetir? " tanya Wiwin berlagak polos padahal itu hanya trik dia saja.
Wiwin sangat mengenal pria seperti Bayu yang memiliki harga diri tinggi, jadi saat harga dirinya di senggol sudah pasti dia marah.
Wiwin hendak pindah kebelakang.
"duduk disampingku! kamu bukan tuan Kevin jadi jangan duduk dibelakang". ancam Bayu.
Wiwin mendecih lalu dengan sok terpaksa ia pindah di samping kemudi
"entah berita apa lagi yang muncul mengenaiku". gumam Wiwin pelan melihat ponselnya yang sengaja dimatikan berhari-hari lamanya.
Bayu melirik Wiwin sekilas lalu kembali fokus dengan kemudinya.
Wiwin menarik nafas dalam-dalam lalu menghidupkan ponselnya.
"semoga tidak ada hal buruk". gumam Wiwin penuh harap.
Wiwin memejamkan matanya menunggu ponselnya bekerja lalu ia melihat berita terkini.
"Astagah..! beritaku makin viral? " pekik Wiwin
Bayu menoleh ke Wiwin lagi tapi kembali fokus dengan kemudinya.
"beritahu aku! " pinta Bayu.
"sebentar Bayu.. aku lihat dulu".
Bayu bisa melihat tangan Wiwin gemetar lagi mengotak-ngatik hp nya sendiri.
Bayu merampas ponsel Wiwin hingga Wiwin terpekik.
"hei.. kenapa ponselku di tarik? aku belum selesai melihatnya". protes Wiwin.
.
.
.
__ADS_1