Rahasia Gadis Culun

Rahasia Gadis Culun
28


__ADS_3

Bel jam pulang sekolah Karmila keluar dari sekolah dan bersama dengan teman-teman perempuannya yang satu kelas dengannya.


"Bagaimana kalau kita mampir dulu ke toko, aku ingin membeli sebuah tas baru." Ucap salah seorang gadis langsung membuat gadis yang lainnya menggugurkan kepala mereka dengan semangat.


"Benar!! Ayo kita pergi berbelanja ke rumah aku juga mendapat uang jajan dari ibuku dan berencana membeli sebuah jepit rambut yang lucu dan imut."


"Iya, Ayo pergi bersama-sama, ikutlah juga dengan kami Karmila," kata salah seorang gadis sembari merangkul Karmila langsung membuat Karmila menganggukkan kepalanya.


"Bagus! Kalau begitu ayo kita berbelanja," semua garis merah tentang senang lalu mereka cepat-cepat meninggalkan sekolah dengan Gabriel yang memandangi semua gadis-gadis.


'Sangat aneh bila gadis-gadis itu semuanya sangat menyukai Karmila, Apakah jangan-jangan mereka memiliki niat lain?' ucap Gabriel dalam hati sembari menaiki mobilnya lalu dia diam-diam mengikuti para gadis itu.


Di gerbang sekolah, saat mereka akan hendak berbelok untuk mendapatkan sebuah taksi, tiba-tiba saja rafaela bersama teman-temannya datang hingga mengejutkan Karmila dan semua gadis-gadis yang bersama-sama dengannya.

__ADS_1


"Hei,, Jadi kalian sudah berteman dengannya?" Ucapan rafaela yang benar-benar terkejut apalagi ketika dia melihat dua garis yang selalu bersamanya saat ia masih berada di sekolah lamanya kini begitu akrab bersama dengan Karmila.


Karmila yang melihat kedatangan rafaela sangat terkejut, Dan Dia merasa bahwa sebaiknya dia pergi saja dari tempat itu.


Tetapi, dia belum mengatakan apapun saat salah satu garis yang bersama-sama dengannya tiba-tiba saja maju ke depan dan berkata, "kami memang sudah akur satu sekelas, tidak seperti dulu ketika kau selalu menjelek-jelekkan Karmila di depan kami semua. Ahh,, Sepertinya kau pindah ke sekolah yang cukup bagus, lihat seragam itu sangat cocok denganmu!"


Rafaela dan teman-teman gengnya yang mendengarkan ucapan sang gadis begitu terkejut karena komentar gadis tersebut pada seragam mereka jelas saja bukanlah komentar yang sebenarnya namun ada makna tersirat di dalamnya yang jelas-jelas mengatakan bahwa sekolah mereka bukanlah sekolah yang bagus Apalagi tentang seragam mereka.


"Sial!! Beraninya kau berkata seperti itu?!" Merasa sangat marah dengan gadis yang baru saja berbicara.


Semoga gadis yang ada di sana langsung mengganggukan kepalanya lalu tanpa aba-aba terjadi perkelahian di pinggir jalan yang menarik perhatian orang-orang.


Karmila yang melihat itu sangat terkejut, sampai Dia terpaku di tempatnya dan tidak tahu harus berbuat apa.

__ADS_1


Tetapi kau mah tak lama kemudian Gabriel datang melerai perkelahian itu, tetapi jika hanya sendirian maka dia tidak bisa memisahkan para gadis yang saling menjambak rambut satu sama lain.


Untungnya ada pria-pria lain yang datang memisahkan mereka hingga 2 kelompok itu berhasil dilerai.


"Ahh,, wajahku!!" Garam love ketika dia menyadari terasa begitu perih di wajahnya dan saat ia menyentuh wajahnya, dia bisa merasakan adanya basah di sana yang ternyata ialah darahnya sendiri.


"Kalian!!! Hiks,, hiks,, wajahku!!" Rafaela sangat ketakutan menyadari bahwa ada luka di wajahnya yang mungkin saja akan meninggalkan bekas.


"Rasakan itu!!!" Teriak salah seorang gadis sembari mengikat tangannya yang mana Di sana terdapat kuku palsu yang begitu tajam yang menjadi penyebab terlukanya wajah rafaela.


Hal itu membuat rafaela sangat marah sehingga dia kemudian berlari untuk menyerang gadis itu demi membalaskan dendamnya tetapi para pria yang ada di sana langsung menghentikannya dan kemudian petugas sekolah datang melerai mereka.


@info

__ADS_1


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️


__ADS_2