Rahasia Gadis Culun

Rahasia Gadis Culun
pengangkatan


__ADS_3

.


.


waktu berlalu begitu cepat hingga tanpa terasa usia kandungan Sya dan Wiwin sudah masuk trisemester kedua.


Sya kini sedang mengoceh bersama dengan Wiwin karna sang suami sedang sibuk bekerja supaya bisa ambil cuti panjang di trisemester akhir Sya dan Wiwin nanti.


pekerja rumah tangga mendatangi Wiwin dan berbisik.


"ehh..? "


"bawa masuk aja bi". pinta Wiwin


"baik Non". jawab bibi Ani.


"kenapa win? " tanya Sya heran.


"biasa Sya dari mertua aku". jawab Wiwin tersenyum cerah


"mertua mu maksudnya orangtua Bayu? " tanya Sya dibalas anggukan oleh Wiwin.


"woww..! apa yang kamu lakukan memangnya Win?" tanya Sya penasaran.


"aku ini wanita pemikat, aku bisa membuat siapapun menyayangiku dengan tulus.. hahaha". gelak tawa Wiwin


Sya menonyor kening Wiwin.


"sok sekali kamu Nyonya Bayu Dirgantara". ledek Sya


Wiwin mencebikkan bibirnya lalu tersenyum ke arah Ani yang membawakannya kue pemberian Yeni.


"apa mertua mu yang membuatkanmu kue? " tanya Sya penasaran


"bukanlah.. mertuaku tidak bisa masak hanya ART yang masak". jawab Wiwin memberi kode ke Ani untuk memotong kuenya dan dipindahkan ke piring.


Ani langsung berlalu meninggalkan Wiwin dan Sya menuju dapur.


"lalu siapa yang masak? " tanya Sya


"paling minta masakin sama Chef". jawab Wiwin tersenyum lebar.


"tapi kenapa kamu senang sekali? padahal tau mertuamu hanya meminta orang lain memasak untukmu." tanya Sya


"hei.. mereka itu sangat sibuk Sya.. bahkan Bayu saja kesepian sebagai anak mereka satu-satunya, aku pernah ke rumah Dirgantara.. ya Tuhan Sya.. sepi sekali Sya... apalagi waktu di meja makan... aaaiiih... mengingatnya saja membuatku merinding.. "


"sepi? " beo Sya


"iya.. aku merasa sedang berada di gunung Es dan kondisiku tidak pakai baju dingin begitulah yang aku rasakan saat bersama mereka di hari pertama makan bersama di rumah mereka".


"lalu sekarang? " tanya Sya


"tentu saja hubungan mereka sudah baik dengan Suamiku.. haha.. aku ini sangat unik dan memikat Sya, aku bisa membuat mertuaku menyayangiku dengan membuat mereka dekat dengan suamiku"


"apa mereka masih seperti gunung es kalau kalian bertemu? " tanya Sya


"tidak.. mereka sudah hangat dan dekat pastinya, bahkan mas Bayu mulai mempertimbangkan permintaan papa yang ingin menghabisi masa tua nya di rumah".


"maksudnya? " tanya Sya tak mengerti.


"mas bayu akan menjadi presdir hotel Dirgantara Sya". jawab Wiwin dengan malas.

__ADS_1


Sya memang pintar tapi kalau diberi tebak-tebakan tidak akan mengerti.


"hah? jadi siapa asisten mas Kevin? "


"ya itu urusan suamimu lah". kekeh Wiwin


Sya memanyunkan bibirnya.


"baguslah.. aku ikut senang mendengarnya, besok adalah hari pelantikan bang Mano jadi Presdir CW Group".


"iya ... apa dia benar sudah bekerja keras belajar dengan Kevin? " tanya Wiwin


"hmmm..! apa aku harus datang ya? " gumam Sya pelan


"ya datanglah.. bagaimana pun dia abang iparmu juga". jawab Wiwin


"ya.. tapi ngomong-ngomong rumahmu bagus juga! siapa yang membuat ide seperti ini? " tanya Sya


"ide nya aku, Arsiteknya suamimu... hehe". cengir Wiwin.


Sya mendengus saja mendengarnya, "suamiku itu memang sangat hebat".


"ya.. suamiku juga sangat hebat". jawab Wiwin tak mau kalah.


Ani kembali membawakan kue yang tadi.


"ayo makan Sya! " ajak Wiwin dibalas anggukan oleh Sya.


.


.


Kevin dan Sya datang ke Perusahaan CW Group, Sya tidak menyamar menjadi wanita culun lagi melainkan jadi Syamita yang cantik seperti biasa.


tidak ada alasan bagi Sya untuk tetap berpenampilan culun, karna awal mula Sya jadi culun untuk mendapatkan cinta sejatinya dan alasan berikutnya karna tidak mau dikenali Haris.


Sya sudah mendapatkan cinta sejatinya dan juga terbebas dari Haris yang masuk ke RSJ jadi tidak ada alasan lagi bagi Sya harus berpenampilan culun.


semua karyawan CW Group memberi hormat pada Kevin dan Sya yang berjalan dengan mesra,


Kevin merangkul pinggang Sya sambil mengelus perut buncit istrinya.


.


.


"abang? apa abang gugup? " ledek Kevin melihat Mano yang berdiri tidak tenang.


"sialan kau.. pakai bertanya lagi". gerutu Mano mengusap-ngusap dadanya.


Kevin terkekeh,


"bagaimana keadaan istrimu? " tanya Mano melirik Sya sekilas


"baik.. dia cuma kelelahan aja waktu itu". jawab Kevin


"selamat ya bang Manohara". ucap Sya dengan senyuman tipisnya.


Mano memutar bola matanya dengan jengah, "aku tidak punya tenaga untuk melawanmu Sya..! jangan ganggu aku".


Mano meninggalkan Sya dan Kevin sambil mengatur nafasnya yang naik turun.

__ADS_1


Sya dan Kevin saling pandang lalu terkekeh geli, mereka pun menemui Bama sebagai Presdir pertama CW Group.


"kapan kalian makan malam di rumah nak? " tanya Bama mengusap kepala Sya.


"nanti malam boleh pa". jawab Sya tanpa berpikir.


Kevin hanya menggeleng gemas kepalanya, mau protes pun percuma karna Sya itu keras kepala.


Reyhan mendekati Sya dan Kevin memberi sebuah mainan kunci ke mereka.


"apa ini? " tanya Sya dan Kevin serentak.


Reyhan pun tertawa kecil melihat Sya dan Kevin yang sangat lucu.


"itu pemberianku sebagai presdir utama Go-Food". jawab Reyhan dengan bangga


"ck... Restaurantmu belum ada kemajuan sepesat itu kan? kenapa nada bicaramu meninggi sekali? "


Reyhan hanya berdecak sebal akan mulut pedas kakak keduanya itu, Sya melerai mereka berdua karna acara sebentar lagi akan di mulai.


.


.


semua pemegang saham CW Group akhirnya memutuskan mengangkat Manohan Dirgantara menjadi presdir utama CW Group, butuh waktu hampir 5 bulan bagi Kevin dan Mano bisa meyakinkan para pemegang saham kalau Mano pantas berada di posisi itu.


bagaimanapun Mano pernah masuk penjara karna perbuatan jahatnya jadi wajar para pemegang saham tidak yakin dan tidak percaya tapi berkat kegigihan Kevin lah yang membuat mereka akhirnya setuju.


"terimakasih untuk kepercayaan semua keluarga yang mendukung saya.. saya tidak bisa berbicara panjang lebar tapi untuk kedepannya akan saya buktikan kalau saya pantas di percaya oleh adik kedua saya"


Bama, Sya dan Kevin, serta Bayu bertepuk tangan meriah akan sambutan singkat Mano.


semua orang tentu percaya itu sebab Kevin sendiri yang memperjuangkan posisi itu untuk abangnya, sementara Kevin sudah jadi presdir SYA Group dilantik 3 bulan yang lalu.


acara pun tetap berlangsung meriah walau tidak ada orang lain tapi karyawan CW Group berkumpul jadi satu dari yang tertinggi sampai yang pegawai paling bawah semua ada di ruangan yang sama sedang menikmati hidangan CW Group.


Sya tertawa cekikikan saat Reyhan pergi kesana-kemari mempromosikan restaurantnya.


"kenapa kamu senang sekali membuli abang ipar dan adik iparmu sayang? " tanya Kevin dengan gemas.


"sejak kecil aku tidak punya saudara mas.. apalagi teman aku hanya punya bibi Ida dan bertemu dengan wiwin di masa SMP, kami selalu bertengkar mas tapi umur pertemanan kami sangat panjang"


"waktu berteman dengan Bela aku sama sekali tidak pernah bertengkar dengannya tapi tanpa di duga hatinya begitu picik hingga berani bermain dibelakangku.. terkadang sebuah pertengkaran itu malah membuat kita makin saling mengenal satu sama lain mas.. aku suka kami bertengkar tanpa ada hal yang di tutup-tutupi".


Kevin tersenyum mendengarnya lalu memeluk gemas Sya yang makin lebar saja tawanya melihat Reyhan masih mondar-mandir


"tapi bagaimana keadaan Bela ya mas? " tanya Sya penasaran


"aku tidak tau dan tidak mau tau.. aku harap dia tidak akan berani muncul dihadapanmu lagi, jika dia sudah berada di titik awal aku yakin dia sudah berubah apalagi dia tidak lagi muncul di depanmu"


"kenapa mas bisa begitu yakin? " tanya Sya


"selama ini bang Mano tidak mau meminta maaf padaku karna dia merasa kesalahannya terlalu besar jadi penjara adalah yang terbaik untuknya, aku belajar darinya"


Sya mengerti maksud kata-kata Kevin yang membandingkan masalah Mano dengan Bela.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2