
Tap tap tap...
Karmila duduk di depan meja rias dengan bedak di tangannya dan sedang mengaplikasikan bedak tersebut ke wajahnya.
"Jadi turun menarik perhatian, Jadi mungkin kalau aku terlihat seperti anak SMA pada umumnya maka tidak akan menarik perhatian lagi," ucap Karmila pada dirinya sendiri.
Makasih telah mengaplikasikan bedak ke wajahnya, Karmila kemudian meletakkan berak tersebut dan mengambil alat make up lainnya untuk diaplikasikan secara natural ke wajahnya.
Setelah selesai, Karmila memakai seragam sekolahnya dan turun ke lantai bawah untuk sarapan sebelum berangkat ke sekolah.
"Lho sayang,," Ibu Karmila begitu terkejut melihat putrinya dan keterkejutan perempuan itu dibarengi raut wajah bahagianya sebab Dia senang bahwa putrinya kini sudah terlihat seperti anak sekolah pada umumnya.
"Mulai sekarang aku akan mengikuti keinginan ibu melihat Putri Ibu berangkat ke sekolah seperti gadis-gadis pada umumnya," ucapkan Mila yang jelas tahu bahwa selama ini ibunya sangat menginginkan dirinya pergi ke sekolah tanpa memakai kacamata besar dan bersikap seperti anak yang mudah ditindas.
"Bagus sekali, ibu senang kalau sekarang kau sudah sadar bahwa penampilanmu yang sebelumnya itu membuat semua orang merasa risih melihatmu," ucap Ibu Karmila sembari meletakkan sarapan di depan putrinya dibarengi dengan dua orang laki-laki yang datang secara bersamaan.
__ADS_1
Dua laki-laki yang terdiri dari anak kecil dan seorang pria dewasa itu juga terkejut melihat Karmila, dan mereka semua bercakap-cakap sambil sarapan bersama.
Setelah Karmila selesai sarapan, gadis itu kemudian berangkat ke sekolah dan meminta ayahnya untuk mengantarnya ke sekolah sebab Dia mengetahui bahwa di depan rumah sudah ada mobil Gabriel yang terparkir.
Maka setelah mendapat persetujuan dari ayahnya Mereka kemudian naik ke mobil ayahnya dan berangkat meninggalkan rumah tanpa memperdulikan mobil Gabriel yang terparkir.
"Kenapa Kakak tiba-tiba mau diantar oleh ayah?" Tanya pria kecil yang berada dalam mobil.
"Hm,, kakak hanya pesan saja naik taksi, tapi maafkan Aku Ayah karena Ayah jadi harus memutar karena harus mengantarku terlebih dahulu sebelum ke kantor," ucap Karmila.
Maka kemudian, mobil terus melaju di jalanan sampai akhirnya Karmila kini tiba di sekolahnya dan turun dari mobil.
Ia berjalan memasuki sekolah, dan benar sekali Dia tidak menarik banyak perhatian kecuali dari beberapa orang yang memperhatikannya dengan seksama dan merasa penasaran dengan Karmila yang baru pertama kali dilihat.
Tak jauh dari tempat Karmila, Gabriel berdiri memandangi Karmila dan pria itu menghela nafas sembari bergumam, "Dia sangat cantik rumah pasti banyak laki-laki yang akan tertarik padanya. Tapi kenapa dia tiba-tiba mengubah penampilannya?"
__ADS_1
Gabriel merasa semakin bersalah pada gadis itu sebab karena dialah segala kekacauan terjadi dan gadis yang selalu berpenampilan culun itu harus mengubah penampilannya demi menghindari anak-anak memperhatikannya.
Maka dengan perasaan yang kosong, Gabriel mengikuti Karmila dan menjaga jarak dari gadis itu.
"Hei,, siapa gadis itu?" Bisik salah seorang gadis ketika Karmila memasuki kelas Lalu duduk di tempat duduknya hingga membuat semua yang ada di kelas itu kebingungan sebab mereka tidak mengenali Karmila lagi.
Sementara Karmila, dia dengan tenang mengeluarkan buku-buku pelajarannya dan duduk di sana sembari menunggu bel masuk kelas berbunyi.
Seorang gadis yang merupakan teman sebangku Karmila yang kini telah datang menghentikan langkahnya di depan meja ketika dia melihat Karmila yang sudah tidak ia kenali lagi.
"Siapa kau?" Tanya gadis itu langsung membuat Karmila mengangkat wajahnya dan mereka berdua kemudian saling bertatapan.
"Aku Karmila." Jawab Karmila.
@info
__ADS_1
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️