Return Of Shura Demon

Return Of Shura Demon
Yama Mulai Bergerak


__ADS_3

Note : Untuk nama teman lama Zhukai dari ras naga Api, dia sebenarnya Bernama Feng Yizue. Author minta maaf karena salah tulis kemarin. 😊


****


Melihat sosok teman lamanya yang telah mati jutaan abad yang lalu, Kai tidak bisa menahan air mata mengucur keluar dari matanya.


Sementara itu, Luna yang telah mengalami perubahan wujud dengan bingung menatap ke sekelilingnya, tapi begitu pandangan matanya berhenti pada Zhukai, dia tiba-tiba membuka mulutnya dan tersenyum lebar.


“Hmmmoiii..” Dia berlari kearah Zhukai kemudian memeluknya sambal mengeluskan wajahnya ke tubuh Zhukai.


Melihat tindakan Luna, Zhukai mengerutkan keningnya dan mendorong tubuh Luna sedikit menjauh darinya, “L, Luna! Kamu sebaiknya memakai pakaian terlebih dulu.”


“Hmoooiii?” Luna menatap Zhukai dengan ekspresi bingung, dia juga menundukkan kepalanya untuk melihat bahwa tubuhnya terlihat sangat berbeda.


“Yui’er bisakah kamu meminta Linlin dan juga Zheng Yan untuk datang kesini!” Kai berkata sambil terus mencoba menahan Luna untuk tidak memeluknya.


[Baik Kai gege, aku juga akan meneleportasikan kakak Zheng Yan dan juga Linlin ke tempat Kai gege berada.]


Kai menganggukkan kepalanya, dia kemudian mengeluarkan sebuah gaun berwarna merah cerah dari dalam Inventory nya. Gaun itu cukup besar untuk di pakai oleh Luna, meski begitu Kai tidak terlalu peduli dan mulai memakaikan gaun merah itu untuk Luna.


“Luna, angkat kedua tanganmu! Aku akan memakaikan gaun ini untukmu.”


Luna memiringkan kepalanya seolah tidak memahami apa yang Kai katakana tadi. Tapi tak lama setelahnya, Luna tersenyum dan mengangakat kedua tangannya dengan patuh seperti yang Kai katakan. Setelah dia selesai memakaikan pakaian untuk Luna, Zheng Yan dan Linlin muncul secara tiba-tiba tak jauh dari tempat kai dan Luna duduk.


“Hmooooiiii!!!.” Melihat kedatangan Zheng Yan dan Linlin yang tiba-tiba, Luna tersentak kaget dan menatap kedua orang itu dengan tajam.


“Hoa, hoa … Ityu, tanduk!!” Melihat dua tanduk kecil di kepala Luna, Linlin membuka mulutnya dan berkata dengan senang.


“Iya, kamu benar Lin kecil, itu adalah tanduk.” Zheng Yan tersenyum dan mengelus kepala Linlin dengan lembut.


Melihat tindakan Zheng Yan mengelus kepala Linlin, Kai membuka lebar mulutnya karena tidak mau mempercayai apa yang matanya lihat saat ini.

__ADS_1


“Eehhh, apakah kamu … kamu baru saja memuji Linlin. Kapan kamu belajar cara memuji seseorang?” Kai berkata dengan ekspresi serius.


Tetapi untuk Zheng Yan yang mendengarnya, itu lebih seperti Kai mengejeknya. “Cih, beraninya kau mengejek nona muda ini…” Zheng Yan membusungkan dadanya.


“Pfftttt… Nona muda? Apa kamu tidak menyadari seberap tua usiamu saaat ini dasar nenek-nenek-“


Bang!!


Tepat setelah Kai melontarkan ejekan pada Zheng Yan, dia menerima sebuah pukulan keras yang tepat mengenai dagunya.


“Beraninya kamu.. Jika kau mendengar kau mengejekku sekali lagi, aku akan benat-benar membunuhmu sialam!!”


Zhukai tertawa canggung, dia kemudian menyeka sedikit darah di bibirnya dan berkata. “Hahaha, aku hanya bercanda, aku tidak menyangka kamu akan marah seperti itu.”


“Sudah cukup, cukup katakan saja apa yang ingin kau katakana. Jangan menyita lebih banyak waktuku bermain dengan Lin kecil-“ Zheng Yan menghentikan ucapannya saat merasakan Linlin tidak ada di sampimnya.


Tapi setelah dia melihat Linlin bermain dengan Luna, Zheng Yan tidak bisa menahan rasa cemburu dalam hatinya.


Zheng Yan menatapnya dengan pipi menggembung dan matanya yang sedikit berair. “Hmmpphh, ini salahmu bodoh!”


“Hahaha, lupakan saja. Ada sesuatu yang lebih penting yang ingin aku tanyakan padamu.”


Zheng Yan menatap Zhukai dengan sedikit senyum ejekan, “Hee, bukankah Shura Demon memiliki pengetahuan tentang segalanya. Kenapa sekarang kamu bertanya padauk?”


Kai tidak memperdulikan apa yang Zheng Yan ucapkan, dia benar- benar ingin yahu apakah jiwa misterius yang bangkit dalam tubuh Luna dalah milik teman lamanya. Feng Yizue.


Begitu Zheng Yan melihat ekspresi serius di wajah Zhukai, dia akhirnya menyadari bahwa Kai sedang tidak meiliki niat untuk bercanda. Dia kemudian memutar matanya dan berkata dengan suara yang sedikit tersendat-sendat.


“J, Jadi A-apa yang ingin kamu tanyakan.”


Zhukai menghela nafas kemudian bertanya pada Zheng Yan, “Apakah jiwa seseorang yang telah meninggal jutaan abad lamanya bisa kembali bereinkarnasi?”

__ADS_1


Mendengar itu, Zheng Yan memejamkan matanya seolah berpikir tentang apa yang katakan. “Hmm, jujur saja, aku tidak memiliki banyak pengetahuan tentang reinkarnasi. Kau harusnya tahu bukan, aku telah lama tersegel di tempat terkutuk itu. Banyak ingatan demi ingatan yang ada di kepalaku telah menghilang. Jadi, untuk pertanyaanmu barusan, aku hanya bisa memberimu satu jawaban.”


Zheng Yan menghela nafas, dia kemudian berkata. “Jika memang seperti yang kamu katakan tadi, memang ada kemungkinan jiwa yang seseorang yang telah mati akan Kembali bangkit. Tapi kemungkinannya sangat kecil atau bahkan bisa aku katakana itu adalah hal yang mustahil.”


“Tapi, meskipun itu adalah hal yang mustahil, tapi memang ada beberapa kejadian seperti yang kamu katakan di masa lalu. Dan untukmu, aku tidak tahu bagaimana kau bisa bereinkarnasi, tetapi seperti yang aku katakan tadi, ada kemungkinan kecil bahwa jiwa seseorang akan bisa bereinkarnsasi.”


Tepat setelah Zheng Yan menyelesaikan ucapannya, dia tiba-tiba menyadari sesuatu. “Tunggu dulu, kau tidak mungkin bertanya hal seperti itu secara tiba-tiba. Apakah mungkin…”


“Ya, kamu benar … Gadis remaja itu, aku pikir dia adalah reinkarnasi dari teman lamaku, Feng Yizue.” Jelas Zhukai.


“Pfffttt, Hahahah … apakah kamu mau mencoba untuk membodohiku? Ckckck itu tidak semudah seperti yang kamu pikirkan.”


“Tidak, aku benar-benar seius kali ini.” Zhukai mengerutkan keningnya Ketika melihat Zheng Yan tidak mempercayai apa yang ia katakan.


“Hei, Feng Yizue adalah seorang pria. Bagaiamana bisa dia bereinkarnasi menjadi seorang Wanita. Meskipun banyak dari ingatanku telah menghilan tetapi aku masih mengingat sosok Feng Yizue dengan sangat jelas.” Ujar Zheng Yan yang masih menyimpan tawa.


“Ah, benar juga. Aku juga baru mengetahui bahwa Feng Yizue adalah seorang wanita saat berada di Vena Naga Api.” Batin Zhukai, dia kemudian menjelaskan semua kejadian saat dia berada di Vena Naga Api.


Baru ketika Kai telah menceritakan secara panjang lebar pada Zheng Yan, dia bisa melihat wajah terkejut dan juga kesedihan Zheng Yan saat ini.


“Jika yang kamu ceritakan tadi benar adanya, maka memang ada kemungkinan bahwa jiwa misterius di tubuh Luna adalah jiwa Feng Yizue.” Ucap Zheng Yan.


Mendengar kepastian dari perkataan Zheng Yang, Kai tiba-tiba merasakan rasa hangat jauh di dalam lubuk hatinya.


“Ya, aku juga berharap bahwa jiwa misterius itu adalah Feng Yizue.”


Sementara Kai yang ada di dunia jiwa sedang melatih Yun Zhao dan mencaritahu jiwa misterius di tubuh Luna. Kabar kematian Li Cangtian sudah sampai di telinga Yama.


"Hahahaha, Shuraa dia masih hiudp? Kekeke, cepat kirim orsng untuk mencari keberadannya. JIka kalian berhasil menemukannya, aku kan memberikan kalian hadiah." tegas Yama dengan niat membunuh yang sangat pekat keluar dari tubuhnya.


***

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2