
"Mendengar ucapan Zhukai, tidak hanya Guan Jing yang jatuh dalam keterkejutan. Tetapi seluruh murid luar yang mendengar itu tersentak kaget sampai tidak bisa berkata-kata.
"Saudara Zhukai, jangan mengatakan candaan seperti itu. Kamu baru saja menjadi murid sekte tujuh pedang kemarin, bagaimana bisa kamu bisa menjadi murid inti kurang dari satu hari!?" ucap Guan Jing sedikit tertawa.
Ia sebenarnya ingin mempercayai apa yang Kai katakan. Sayangnya, semakin Guan Jing memikirkannya, ucapan Zhukai semakin tidak masuk akal.
"Bercanda? Apa untungnya aku berbohong padamu, lihatlah pakaian ini.." Zhukai mengeluarkan pakaian berwarna merah dari inventory nya.
Melihat pakaian merah yang baru saja Kai keluarkan, semua murid luar teridam dan halaman murid luar jatuh dalam keheningan tanpa terdengar suara sedikitpun dari seseorang.
"I–Ini benar-benar pakaian murid inti, bagaimana bisa kamu memilikinya secepat ini?" tanya Guan Jing pada Zhukai karena penasaran.
"Kau haru sekuat diriku untuk bisa melakukan, aku akan menunggumu di gerbang murid inti. Jika kau bisa menjadi murid inti kurang dari setahun, aku akan memberimu sebuah kejutan."
"Hal yang sama juga berlaku buat kalian semua."
Zhukai menatap teman-teman seperguruannya sambil memberi mereka motivasi. Karena Zhukai berhasil menjadi murid inti kurang dari satu hari, semua orang pasti merasa iri dengan pencapaiannya.
Itu juga pasti akan menganggu mereka pada saat berkultivasi maupun berlatih. Tetapi dengan tawaran yang Kai berikan, itu setidaknya akan memberi mereka semangat untuk terus berlatih.
"Sebelum aku pergi, ini adalah hadiah untuk kalian semua."
Kai membuka Inventory dan mengambil 68 botol yang berisi 30 pil Kultivasi. Sedangkan untuk Guan Jing, Kai memberinya tiga butir pil yang memiliki warna yang berbeda.
"Tetaplah bekerja keras, bahkan jika bakat mu lebih buruk dari yang lain. Aku yakin kamu pasti akan bisa melampaui mereka semua dan menjadi seorang penguasa." Kai menepuk pundak Guan Jing dan mengucapkan selamat tinggal pada teman-teman seperguruannya sambil melambaikan tangan.
Saat siluet Zhukai perlahan menghilang, Guan Jing mengepalkan tangannya sambil bergumam penuh tekad.
"Menjadi penguasa, aku tidak tahu apakah aku mampu melakukannya atau tidak. Tapi ... Karena itu yang saudara Zhukai katakan, aku akan bekerja keras untuk mewujudkannya."
Guan Jing berbalik dan berniat beristirahat, tetapi tatapan matanya dan wanita tadi, Ling Lulu saling bertatapan.
Ah...
Seketika, wajah mereka berdua memerah. Ling Lulu yang kembali ke akal sehatnya dengan malu bertanya pada Guan Jing.
"Emm, jika kamu tidak keberatan, kamu bisa duduk di sini." ucap Ling Lulu sambil menepuk lantai kosong yang ada di sampingnya.
"Ah, anu ... Terimakasih."
***
Sebelum Zhukai pergi ke halaman murid inti, dia terlebih dulu pergi ke lapangan kosong yang berada tak jauh dari halaman murid luar.
__ADS_1
Dia duduk bersila di bawah salah satu pohon dengan mata terpejam. Kai kemudian menggunakan kesadaran jiwanya untuk membuka segel yang menutup dunia kecil di Shura's Ring.
Ketika segel itu terbuka, tubuh Zhukai secara tiba-tiba tersedot masuk ke dalam dunia kecil di dalam Shura's Ring.
"Hufftt, meski aku belum melihatnya tapi aku bisa merasakan sedikit aroma dari pil pembentukan jiwa." ucap Zhukai saat dia mengeluarkan sebuah botol yang berisikan pil yang diberikan oleh tetua pertama.
"Seperti yang aku duga." Kai menyeringai, "Ini memang pil pembentukan jiwa, tidak hanya satu tetapi ada tujuh pil pembentukan jiwa di sini."
Zhukai menelan tujuh pil sekaligus, saat pil tersebut masuk ke dalam tubuh Zhukai dan hancur menjadi serpihan, energi jiwa yang begitu besar tiba-tiba meledak dan mengalir di setiap tubuh Zhukai.
Energi itu juga memicu energi spiritual di dalam tubuh Zhukai dan membuatnya bergejolak.
Boommm!!
Boommm!!
Karena Kai menelan tujuh pil pembentukan jiwa sekaligus, energi jiwa secara terus menerus menghantam kepala Zhukai yang membuat Kai sedikit menggertakkan giginya.
Tapi tak lama, aliran rasa sakit yang terus menghantam kepalanya akhirnya mereda. Itu di gantikan dengan energi hangat yang membuat sekujur tubuh Zhukai terasa sangat nyaman.
Rasa nyaman itu terus bertahan hingga akhirnya berhenti setelah sepuluh hari berlalu.
Saat Zhukai membuka kedua matanya, dia merasakan aliran energi spiritual yang luar biasa terus merembes keluar dari pori-pori kulitnya.
Boommm!!
Holy Lord Langit Kesembilan!!.
"Perasaan penuh dengan energi ini sungguh luar biasa. Meski kualitas pil pembentukan jiwa bukan kualitas terbaik, tetapi dengan transformasi Shura. Itu bisa memaksimalkan efek pil ini."
Zhukai perlahan berdiri, dia meregangkan otot-otot nya dan kemudian mengganti pakaiannya menjadi pakaian yang tetua pertama berikan.
Setelah selesai memakai pakaiannya, Zhukai berjalan kearah pintu segel dan keluar dari dunia kecil.
"Dunia kecil itu memang sangat berguna.." Zhukai bergumam sambil berjalan menuju ke halaman murid inti.
Berbeda dengan halaman murid luar dan murid dalam, halaman murid inti berada tepat di samping halaman tetua.
Sedangkan untuk jumlah murid inti, mereka semua berjumlah kurang dari 15 orang.
Tetapi bakat mereka semua sangat mengerikan bahkan mampu menyaingi jenius dari sekte besar.
Di antara semua murid inti tersebut, Nalan Ruyue juga termasuk ke dalamnya karena bakat berwarna ungunya.
__ADS_1
"Ini lebih kecil dari yang aku pikirkan." Melihat halaman seluas seratus meter di depannya, Zhukai sedikit mengerutkan kening.
Saat dia hendak melangkah masuk, tubuhnya di hantam oleh benda keras dari belakangnya.
Bam!!
Kai terjatuh di tanah dalam posisi tengkurap sementara di atas punggungnya, terlihat seorang gadis kecil yang terlihat berumur sepuluh tahun-an.
Gadis kecil itu memiliki dua tanduk kecil di kepalanya, dia juga memiliki wajah yang cukup imut dengan taring kecil di bibirnya.
"Gadis kecil, bisakah kamu turun dari atas punggungku." Zhukai berkata sambil menoleh ke belakang.
Dalam posisi itu, Kai bisa melihat ****** ***** yang di pakai oleh gadis kecil itu dan juga paha mulusnya.
"Kya?~ ... Maaf-maaf, aku akan segera turun."
Gadis kecil itu segera turun dan merapikan pakaiannya, dia segera meminta maaf begitu Kai berdiri.
"Eh, gadis ini ... Dia berasal dari ras Demon Spirit." Zhukai bergumam pelan.
Dia segera menyadarinya karena sudah sangat akrab dengan aura dan penampilan dari ras tersebut.
Sama seperti ras Ancient God, ras Demon Spirit juga termasuk ke dalam salah satu ras paling kuat di semesta.
Meski begitu, Kai sangat terkejut melihat keturunan dari ras Demon Spirit ada di sekte rendah seperti sekte tujuh pedang.
"Eh, apakah kamu baru saja mengatakan sesuatu!?" Gadis kecil itu bertanya.
"Tidak-tidak, kurasa kamu salah mendengar barusan."
"Ah, siapa kamu? ini adalah pertama kalinya aku melihatmu di sini. Apakah kamu baru saja di promosikan menjadi murid inti?"
Kai mengangguk, "Ya, aku baru saja menjadi murid inti siang tadi."
"Oh, kalau begitu itu menjelaskan semuanya. Aku Ouyang Jin, salah satu dari 15 murid inti." Gadis kecil itu mengangkat tangannya mencoba untuk berjabat tangan.
Zhukai tersenyum tipis sambil menjawab jabatan tangan itu, "Aku Zhukai!."
****
Bersambung...
*Maaf ya, buat besok hari raya jadi ga ada update.
__ADS_1