Return Of Shura Demon

Return Of Shura Demon
Zhukai Vs Ras Naga Api


__ADS_3

Di depan Zhukai saat ini, berdiri seseorang yang sangat mirip dengannya. Dia tidak lain adalah klon nya sendiri.


Setelah Kai mentransfer Kultivasinya yang saat itu berada di ranah Supreme God ke dalam salah satu klon nya. Ia bisa dengan mudah memindahkan kesadarannya ke dalam Klon itu


Hanya dengan bermodalkan kekuatan Supreme God Realms, sangat mustahil bagi orang seseorang untuk menghancurkan ras naga api yang sudah ada sejak jutaan abad yang lalu.


Tapi bagi Zhukai yang memiliki pengalaman bertarung tidak terhitung jumlahnya, menghancurkan ras naga api bukan hal yang mustahil.


"Meskipun ini sedikit beresiko, tetapi untuk Yizue, aku tidak bisa menunggu lebih lama lagi."


Zhukai duduk di lantai sambil mengalirkan energi spiritual nya untuk menyelimuti seluruh tubuhnya.


Tubuhnya yang sedang duduk bersila dengan sikap lotus melayang di udara. Energi spiritual yang menyelimuti tubuhnya tiba-tiba saja berubah warna.


Energi spiritual Kai yang sangat murni tiba-tiba saja menghitam setelah bergabung dengan niat membunuhnya.


"Bunuh! Bunuh!! Bunuh semuanya, jangan sisakan satupun!!!..."


Untuk sesaat, Kai kehilangan kesadarannya karena niat membunuh yang begitu besar menguasai tubuhnya.


Tetapi di detik berikutnya, kesadaran Kai kembali ke tubuhnya. Dia membuka lebar kedua matanya dengan keringat dingin di sekujur tubuhnya.


"Hampir saja aku kehilangan kendali diri, cara ini terlalu beresiko.."


"Untungnya..." Zhukai menyeringai sambil menarik nafas dalam-dalam.


Setelah dia menggabungkan energi spiritual dengan niat membunuhnya, energi dari Shura Void telah meningkat sangat banyak.


Dengan kekuatan seperti itu, bukan hal yang mustahil lagi untuk menghancurkan ras naga api.


Kai berdiri dan menatap Klon nya yang sedari tadi diam tak bergerak. "Transfer kesadaran!!.."


Saat Zhukai mentransfer kesadarannya ke dalam Klon nya, tubuh aslinya terjadi dan tergeletak tak sadarkan diri di atas lantai.


"Aku harus bergerak cepat sebelum Mo Kun dan yang lain kembali."


Sebelum Zhukai pergi meninggalkan sekte tujuh pedang, notifikasi system terdengar dalam benaknya.


Ding! Ding!


[Karena kebencian yang begitu kuat terhadap ras naga api, Kai Gege memicu misi system. (Balaskan Dendam Feng Yizue)]


[Hadiah penyelesaian : Api suci lain Feng Yizue, segel Fisik Asura terbuka (10/1000), kenaikan 5 tingkat, 300 Poin Shura, dan lotus tiga warna]

__ADS_1


Karana pada saat itu di dalam pikiran Zhukai dipenuhi dengan membunuh dan membunuh. Dia sepenuhnya mengabaikan notifikasi systemnya.


"Ras naga api, sebaiknya kalian bersiap."


Dengan sebuah pedang hitam di punggungnya, tubuh Zhukai berubah menjadi bayangan hitam menghilang dari kamarnya.


Sementara itu di dalam dunia jiwa, Yi, Yui, dan Qi Yue saling menatap satu sama lain dengan wajah khawatir.


"I–Ini, apakah kita sebaiknya menghentikan Kai Gege?" Yi menggaruk pipinya yang tidak gatal sambil bertanya pada pecahan jiwanya yang lain.


"Kurasa kita tidak perlu melakukannya. Bahkan jika kita mencoba menghentikan Kai Gege, itu hanyalah sebuah tindakan yang sia-sia." Qi Yue berkata sambil memberikan pendapat nya.


Yui mengangguk setuju seperti yang Qi Yue katakan, "Apa yang kakak Yue katakan ada benarnya. Apa kalian melihat tatapan Kai Gege saat ini? Itu seperti aku pernah melihatnya di masa lalu, apakah kalian berdua mengingatnya?"


Mendengar ucapan Yui barusan, Yi juga segera menyadari apa yang di maksud oleh Yui tadi.


"Baiklah, aku hanya berharap Kai Gege bisa mengendalikan hawa membunuhnya. Dan untuk penyusup yang pak tua itu kirimkan, aku memiliki sebuah ide menarik." Yi tersenyum jahat.


Di hadapan dua pecahan jiwanya yang lain, sosok Yi tiba-tiba menghilang dari dunia jiwa dan kembali muncul di tempat yang sungguh berbeda.


***


Di wilayah yang sangat jauh dari sekte tujuh pedang berada, itu berada jauh di sebelah selatan benua naga biru.


Bahkan mereka memiliki kekuatan untuk bersaing dengan sekte-sekte besar di benua naga biru.


Wilayah yang terletak di antara dua bukit besar dengan banyaknya herbal-herbal langka yang tumbuh di sana.


Itu tidak lain adalah desa naga, yang menjadi tempat hidup ras naga api.


Di pintu masuk desa naga api, seorang pria muda dari ras manusia keluar dari hutan dengan wajah datar.


"Berhenti, katakan niatmu datang kesini!"


Saat pemuda itu hendak masuk kedalam desa naga api, dia di hentikan oleh seorang ras naga api yang sedang menjaga pintu masuk.


Zhukai masih dengan wajah datar dan menatap pria dari ras naga api dengan tatapan kosong.


"Bangsat!! Aku bertanya padamu sialan!!.."


Slashh!!


Sebelum pria dari ras naga api itu mendaratkan pukulan di tubuh Zhukai, kepalanya sudah terpisah dari tubuhnya.

__ADS_1


"Berisik! bisakah kau berhenti berteriak padaku."


Setelah Kai membunuh pria itu, notifikasi system berdering keras. Tak lama kemudian, puluhan orang tiba-tiba muncul dan mengepung Zhukai dari berbagai arah.


"Berhenti disini!!..."


Tekanan dari puluhan Kultivator di ranah Supreme God menghantam tubuh Zhukai.


Meski begitu, Kai masih bisa berdiri tegak seolah-olah tekanan dari puluhan ahli di ranah Supreme God tidak bekerja padanya.


"Tch, dia cukup tangguh. Bisa berdiri setelah menerima tekanan dari kita, ini membuktikan dia memiliki sedikit kekuatan." ujar seorang wanita dari ras naga api.


"Katakan! mengapa kamu dari ras manusia datang ke desa kami. Jangan berpikir untuk keluar dari sini hidup-hidup setelah kamu membunuh salah satu anggota kami." tanya orang yang tidak lain adalah pemimpin kelompok itu.


Zhukai masih diam. Sebaliknya, dia bertanya balik pada puluhan orang yang mengepungnya saat ini.


"Feng Yizue, apakah kalian mengenalnya?"


Mendengar itu, pria yang merupakan pemimpin kelompok itu mengerutkan keningnya sambil berkata dengan suara dingin.


"Feng Yizue!! Bukankah dia pengkhianat ras naga api. Sungguh memalukan memiliki orang seperti itu menjadi bagian dari ras kami."


"Dia adalah aib bagi seluruh ras naga api yang ada di Three Realms!!.."


Tepat setelah pria itu menyelesaikan ucapannya, lonjakan niat membunuh yang begitu besar menghantam mereka.


Rasa sesak bercampur dengan aliran rasa sakit yang mereka rasakan membuat mereka berlutut sambil memuntahkan seteguk darah segar dari mulut mereka.


"Yizue, bahkan rasmu sendiri dengan enggan mengakui keberadaanmu. Aku tidak tahu bagaimana perasaan mu setelah tahu kerja keras yang kamu lakukan di masa lalu hanyalah hal yang sia-sia."


Zhukai megambil pedang hitam di punggungnya. Setelah niat membunuh menyatu kedalam pedang hitam itu, tubuh salah satu ras naga api yang mengepungnya tiba-tiba meledak!.


Boomm!!!


Potongan-potongan tubuh orang itu berserakan di atas tanah bersama dengan genangan darah yang menyebar.


Zhukai mengalihkan pandangannya pada puluhan orang lainnya kemudian melesat ke arah mereka dengan langkah bayangan.


"Shura Void, Bayangan Penguasa!!.."


***


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2