
Boomm!!
Suara ledakan yang begitu keras menggema di bawah tebing, asap tebal menutupi area di mana Cheng Na tadi berdiri.
Pada saat itu juga, sosok pria tampan berdiri tepat di depannya untuk membantunya menahan serangan dari Zhuo Han Qing.
"Haihh, sepertinya sekte Heaven Gathering akan berhutang lebih banyak padaku." Zhukai menguap sambil menahan serangan dari Zhuo Han Qing dengan lengan kirinya.
Sementara itu, Zhuo Han Qing yang merasakan seberapa keras kulit pria di depannya tidak dapat mempertahankan ekspresi terkejutnya.
"Tch, sial!!..."
Zhuo Han Qing mundur beberapa meter jauhnya dan menatap Zhukai dengan sorot mata yang tajam.
Dia memasang kuda-kuda dan meningkatkan kewaspadaannya, "Siapa kau?" Zhuo Han Qing bertanya.
Meskipun dia terlihat tegas dari penampilannya, tetapi dia saat ini sangat ketakutan dan juga panik.
"Pria ini bukan Kultivator biasa. Bahkan belati yang aku lapisi dengan Qi milikku tidak dapat memberikan luka padanya. Bahkan kulitnya sama sekali tidak tergores." Batin Zhuo Han Qing sambil memperhatikan situasinya lebih lanjut.
Swosshh!!
Siluet Zhukai yang berada jauh di depannya tiba-tiba menghilang. "Di–Dimana dia..."
Zhuo Han Qing dengan penuh kepanikan mengecek ke sekitarnya. Tapi persepsinya tidak menangkap sesuatu yang mendekat kearahnya.
"Kemana dia perg–..."
Bangg!!
Sebuah pukulan keras secara telak mengenai sisi kiri wajah Zhuo Han Qing.
Dia terpental ratusan meter jauhnya, tulang wajahnya yang sebelah kiri telah hancur sepenuhnya hanya dengan satu serangan itu.
"Hmm, ini cukup mengejutkan. Aku tidak menduga sepasang gelang Iblis ini akan meningkatkan seranganku seperti ini."
Zhukai menatap dia simbol yang menyala di pergelangan tangannya, dia tidak dapat menahan perasaan tekejut atas pukulan yang baru saja ia lepaskan.
Sementara itu, bawahan Zhuo Han Qing hanya berdiri diam melihat ketua mereka dalam kondisi seperti itu.
Ini bukan karena mereka tidak berani bergerak, tetapi tekanan yang keluar dari tubuh Zhukai membuat tubuh mereka tidak bisa bergerak.
Jauh di dekat tebing, Cheng Na tercenggang melihat seberapa kuat pukulan yang Kai lepaskan pada Zhuo Han Qing.
"Si–Siapa sebenarnya pria muda ini ... Melihat seberapa kuatnya dia, tidak mungkin dia hanya Kultivator biasa yang hanya kebetulan lewat." Cheng Na berkata dam hatinya sambil memikirkan sosok pria yang berdiri di depannya.
Saat Cheng Na sedang merenung, dia tidak menyangka bahwa Zhukai telah berdiri tepat di depannya.
"Hei pak tua, cepat bawa kedua muridmu naik ke atas tebing ini. Ada istriku di sana, dia mungkin akan membantumu merawat mereka berdua." jelas Zhukai.
__ADS_1
"Terima ka– Awas!!..."
Cheng Na berteriak pada Zhukai saat melihat belati terbang menuju ke arah Zhukai.
"Oh, kebetulan sekali ... Aku juga ingi. menguji Armor Iblis ini."
Kai menyeringai, dia tetap berdiri di tempatnya meskipun tahu belati itu terbang itu menuju ke jantung nya.
"Hahaha, bodoh sekali!! Aku sudah melapisi belati itu dengan jimat yang tuan berikan... Matilah sialan!"
Zhuo Han Qing berteriak penuh amarah, wajahnya saat ini terlihat sangat buruk.
Dia kehilangan hampir setengah giginya, sisi kiri wajahnya membengkak. Bahkan ia turus merasakan rasa sakit pada mata kirinya.
Tawa Zhuo Han Qing masih terus bertahan sampai dia melihat belati yang ia banggakan melebur ketika membentur tubuh Zhukai.
"K, Kau monster!!!.."
Zhuo Han Qing berdiri dan melesat kabur meninggalkan bawahannya yang tidak bisa bergerak di sana.
Karena bahkan dengan belati yang telah ia lapisi dengan jimat pemberian tuannya tidak bisa melukai Zhukai, Zhuo Han Qing takut hanya sosok seperti tuannya yang bisa bertarung melawan monster itu.
"Hah! Hah! aku harus secepatnya memberitahu tuan tentang hal ini atau pria itu akan menghancurkan seluruh rencana kami." Zhuo Han Qing berkata sambil terus berlari menjauh.
Sayangnya, dengan kecepatan berlarinya saat ini, Kai bisa menyusulnya hanya dalam beberapa detik saja.
"Siapa yang berkata bahwa kau bisa kabur.."
Sebuah pukulan kembali Kai lepaskan pada Zhuo Han Qing. Pukulan itu tepat mengenai punggung Zhuo Han Qing dan membuat pergerakannya terhenti.
"Arghhhh!!..."
Tulang bagian belakangnya retak, Zhuo Han Qing meronta di atas tanah sambil memuntahkan banyak darah dari mulutnya.
"Summon!!..."
Aura gelap yang sangat pekat berkumpul di atas tanah di samping Zhukai.
Sebuah portal hitam seperti black hole tiba-tiba muncul. Dan dari dalam portal itu, sebuah Undead yang mengerikan berjalan keluar.
"Patahkan semua kaki dan tangannya, tapi jangan sampai membunuhnya. Dan untuk bawahan orang ini, bunuh mereka tanpa ampun..." ucap Zhukai pada Undead di sampingnya.
"Baik tuan.."
Setelah Kai menerima jawaban dari Undeadnya, dia berjalan ke tebing berada tidak jauh di belakangnya.
Kai kemudian mengalirkan sedikit Qi pada kedua kakinya.
Bamm!!
__ADS_1
Zhukai melompat sangat tinggi, bahkan kekuatan lompatannya itu melebihi tebing di depannya.
Setelah ia mendarat dengan sempurna di tebi tebing, Kai melihat ketiga istirnya dan Linlin sedang menunggu kedatangannya.
Sementara itu, Cheng Na dan muridnya sedang beristirahat di bawah pohon besar.
"Kultivator yang terhormat, anda sudah kembali."
Melihat kedatangan Zhukai, Cheng Na seketika bangkit dan memberinya hormat.
"Ya, aku memang menolongmu tapi aku menginginkan satu hal darimu sebagai gantinya."
Cheng Na menelan ludahnya dan bertanya dengan hati-hati. "Apa itu?"
"Tidak terlalu banyak, hanya saja aku ingin kau membawa kami ke sekte mu berada."
Cheng Na mengerucutkan kening dan berpikir, "Kenapa orang sepertinya ingin pergi ke sekte tingkat dua seperti sekte Heaven Gathering?"
Bagiamana pun Cheng Na mencoba memikirkannya, dia tidak bisa menemukan alasan yang tepat untuk pertanyaan yang ada di benaknya.
Pada akhirnya, Cheng Na memberi anggukan setuju. Bagaimanapun juga Kai telah menyelamatkan nyawanya dan juga muridnya.
"Baiklah, apakah kita akan berangkat sekarang?" tanya Cheng Na.
Kai mengangguk, "Ya, tapi sebelum itu tidakkah kita membawa orang itu. Karena dia bisa mengetahui keberadaan kalian, mungkin ada pengkhianat di antara tetua sekte Heaven Gathering yang memberitahukan keberadaan kalian pada orang ini."
Kai menunjuk Undeadnya yang membawa tubuh Zhuo Han Qing yang tidak sadarkan diri.
Kondisinya sangat mengerikan, jika dia terkena satu serangan saja di tubuhnya. Bisa dipastikan Zhuo Han Qing seratus persen akan mati.
Kedua mata Cheng Na melebar, dia tidak pernah sekalipun berpikir bahwa ada pengkhianat di antara tetua.
Tetapi setelah mendengar ucapan Zhukai barusan, Cheng Na berpikir bahwa itu masuk akal.
"Baiklah, kami akan membawanya. Sekali lagi terimakasih telah membantu kami Kultivator yang terhormat."
Setelah Cheng Na setuju dengan sarannya, Kai mengeluarkan dua jimat dari Inventory.
Dan ketika Kai mengaktifkan kedua jimat itu, dua ekor burung elang raksasa muncul di depannya.
"Silahkan naik, aku akan mengikuti kalian dari belakang."
Cheng Na mengangguk, tepat setelah dia membantu murid-murid nya naik ke atas tubuh elang guntur.
Array di sekitar elang Guntur menyala, itu akan melindungi mereka dari tekanan angin yang kuat dan juga menahan serangan dari binatang buas di udara.
"Kita berangkat."
***
__ADS_1
Bersambung...