Return Of Shura Demon

Return Of Shura Demon
Kemarahan Asura


__ADS_3

Tubuh Zhukai bergetar keras saat menghadapi tekanan kuat yang datang kepadanya.


Tekanan itu sebenarnya berasal dari sosok wanita cantik yang saat ini tengah melayang tepat di hadapannya.


Kedua mata cantiknya terpejam dan gaun putihnya mengalami banyak sobekan dan juga terdapat banyak jejak darah di tubuhnya.


Ini terlihat seperti ribuan pedang mencoba menggores ke tubuh wanita itu.


Sedangkan untuk Zhukai, dia menggertakkan gigi nya dengan ekspresi cemas di wajahnya.


"Yue'er!!..."


Kai perlahan berdiri mengabaikan rasa sakit di kedua kakinya akibat tekanan yang dia rasakan.


Tepat ketika Kai melangkahkan kakinya maju, suara Yi yang sangat cemas terdengar di kepalanya.


[Kai Gege, cepat menjauh dari sana!!...]


"Menjauh??.." Kai tersenyum lebar sambil lanjut berkata, "Mengapa aku harus menjauh di saat istriku sedang kesakitan di sini."


Zhukai mengubah fisiknya kedalam fisik Asura yang telah terbuka 20 segel.


Lonjakan energi yang begitu hebat merembes keluar dari tubuhnya. Otot-otot tubuhnya membesar sedangkan sebuah sebuah rune kuno bermunculan di sekujur punggungnya.


"Hmm, Yi'er kau memberitahuku untuk menjauh. Seharusnya kau tahu apa yang terjadi pada Yue'er bukan." ucap Zhukai dengan suara dingin.


Tidak ada jejak senyuman di wajahnya hanya wajah datar tanpa ekspresi.


[Itu benar Kai Gege, Qi Yue sudah mengalami ini empat hari yang lalu. I–]


Boomm!!


Zhukai menghentakkan kakinya pada lantai di dimensi pedang. Ledakan besar tercipta bersama dengan hembusan angin yang kuat.


"Kenapa kau tidak memberitahuku!!..." suara itu begitu dingin.


Sangat terlihat bahwa Kai benar-benar sangat marah mendengar apa yang Yi katakan padanya.


Di dunia jiwa, Yi menelan ludah dengan tubuhnya yang bergetar. Walau begitu, dia masih berkata pada Zhukai tentang apa yang terjadi pada Qi Yue.


[Maaf Kai Gege, aku hanya tidak ingin membuatmu khawatir. Qi Yue sebenarnya sedang mencoba membangkitkan beberapa kekuatannya yang tersegel]


[Dulu saat Kai Gege menemukan pecahan pedang hitam yang ketiga, Qi Yue seharusnya mengalami transformasi pada saat itu juga]


[Sayangnya, karena Qi Yue memilih untuk menemanimu saat itu. Energi dari pecahan pedang hitam terus meluap-luap di tubuhnya]


Begitu Kai selesai mendengar itu, tubuhnya bergetar. Tangannya mengepal dengan rasa sakit di hatinya.


"Maaf Yue'er..."


Kai kemudian melangkah maju, dia segera mengalirkan energi spiritual untuk membuka seluruh garis merdirian di tubuhnya.


"Berikan rasa sakitnya padaku!!.."


Swossh!!

__ADS_1


Gelombang angin yang begitu kuat menghantam Zhukai. Sesaat setelahnya, ribuan pisau yang menyerang Qi Yue berganti menyerang Zhukai.


Dentang!!


Ribuan pedang yang menyerang Zhukai menimbulkan bunyi yang begitu nyaring.


Ini terasa seolah ribuan pedang hitam itu menghantam baja yang begitu keras.


Satu hari berlalu, tetapi ribuan pedang itu masih belum meninggalkan sedikitpun luka di tubuh Zhukai.


Dua hari berlalu, tetapi hal yang sama masih tetap terjadi.


Tiga hari, empat hari, lima hari, enam hari,....


Kai sudah lupa berapa banyak waktu berlalu sejak dia menerima ribuan tebasan pedang itu menggantikan Qi Yue.


Saat ini, tubuhnya dipenuhi dengan bekas darah dan juga banyak bekas sayatan pedang di tubuhnya.


Wajah Zhukai terlihat sangat pucat karena kehilangan banyak darah.


Meskipun Zhukai memiliki fisik yang kuat sekalipun, tetapi baja yang kuat akan tetap terbelah jika menerima tebasan pada tempat yang sama berkali-kali.


Waktu kembali berlalu, saat ini di dalam dimensi pedang, hampir sepuluh tahun telah berlalu semenjak saat itu.


Di dalam dimensi pedang, sosok wanita dewasa membuka kedua matanya.


Tetapi apa yang di lihat wanita itu begitu dia terbangun adalah tubuh suaminya yang penuh dengan darah di sekujur tubuhnya.


Pakaian hitam yang di pakai oleh pria itu kini telah terkoyak dan basah karena Sarah yang terus mengalir keluar dari tubuhnya.


Begitu tatapan matanya melihat Qi Yue yang terbangun, senyum lega terlihat di wajahnya.


"Haa... Akhirnya aku bisa tertidur.."


Gedebuk!!


Zhukai tergeletak di lantai tidak sadarkan diri dan darahnya terus mengalir keluar.


Qi Yue segera berdiri dan berlari kearahnya.


"Hubby!!..."


Qi Yue berteriak secara keras, dia memeluk Kai kemudian mengalirkan Qi miliknya secara gila..


Sayangnya, luka yang Kai alami terlalu parah. Bahkan dengan bantuan Qi miliknya, aliran darah yang keluar dari tubuh Zhukai tidak berhenti.


"Aaa... Jika terus seperti ini, Kai Gege akan mati kehabisan darah."


Saat Qi Yue dalam keadaan putus asa, dia mendengar suara Yi dan Yui dalam benaknya.


"Hei, cepat hancurkan array yang mengunci dimensi pedangmu. Jika seperti ini, aku dan Yui tidak akan bisa masuk kesana."


Qi Yue tersentak kaget kemudian menggunakan darah miliknya untuk menghancurkan array yang mengunci dimensi pedang hitamnya.


Pada detik itu juga, Yi dan Yui muncul secara tiba-tiba dan segera berlari kepada Zhukai

__ADS_1


Deg–..


Jantung kedua wanita itu berhenti berdetak begitu melihat Zhukai tergeletak dalam pangkuan Qi Yue.


Kondis Zhukai benar-benar sangat buruk, darah di tubuhnya terus mengalir melalu sayatan pedang yang telah menembus kedalam tulangnya.


"Bagaimana Yi, apakah kamu memiliki cara untuk menyembuhkannya?" Qi Yue bertanya, matanya membengkak karena terus mengalirkan air mata.


Yi menatap Yui kemudian memberi Qi Yue anggukan, "Tenanglah, aku dan Yui memiliki cara tapi itu membutuhkan mu."


"Cara ini mungkin sedikit beresiko, tetapi jika kita berhasil, Kai Gege tidak hanya sembuh tetapi juga tubuh Asura akan membuka segel ke 100." lanjut Yi.


"Itu artinya...."


Seolah mengerti apa yang Qi Yue maksud, Yi tersenyum. "Ya, itu seperti yang kau pikirkan. Di masa lalu, Kai Gege hanya bisa membuka segel ke 700 sebagai Shura. Tetapi itu sudah membuatnya tidak terkalahkan bahkan dengan musuh yang berada satu tingkat di atasnya."


"Dengan terbukanya segel ke seratus, ada kemungkinan Kai Gege akan menemukan pecahan jiwa kita yang lain."


Jantung ketiga wanita itu berdetak semakin cepat, mereka bertiga segera membentuk lingkaran dengan Zhukai berada di tengah.


"Bahkan jika aku mengalami luka parah, aku tidak akan membiarkan mu mati lagi demi kami sayang." ketika Yi selesai dengan ucapannya, dia memulai salah satu teknik yang telah hilang di masa lalu.


"Sky holding heaven!!.."


Boomm!!


Energi yang begitu besar dari ketiga wanita itu segera terserap masuk kedalam tubuh Zhukai.


Tubuh Kai mengeluarkan cahaya terang bersama dengan rune-rune di tubuhnya yang ikut bercahaya.


Bekas sayatan pedang di tubuh Zhukai perlahan menutup, aliran darah yang mengalir jika terhenti.


Saat rune-rune kuno di punggung Zhukai kehilangan cahayanya, Yi, Yui, dan Yue memuntahkan seteguk darah segar karena serangan balik yang mereka dapatkan.


"Ha! Ha! Ha!... Syukurlah ini berhasil." Yi tersenyum sambil menahan rasa sakitnya.


Mereka bertiga saling memandang dan tersenyum satu sama lain. "Entah mengapa, aku sangat senang bahkan dengan rasa sakit ini. Apakah kalian merasakan hal yang sama sepertiku?" Yi bertanya pada Yui dan Yue dengan senyum di wajahnya.


"Ya seperti yang kamu pikirkan."


Saat ketiga wanita itu selesai berkata, Yi dan Yui pamit pada Yue untuk segera kembali.


"Baiklah Qi Yue, aku dan Yui akan kembali terlebih dulu. Tolong jaga Kai Gege sampai dia bangun."


"Ya, kalau begitu sampai jumpa."


"Sampai jumpa..."


Ketika sosok Yi dan Yui meninggalkan dimensi pedang, suara system berdering di kepala Zhukai yang masih tidak sadarkan diri.


[Segel Fisik Asura telah terbuka (100/1000)]


[Mulai saat ini, Kai Gege bisa menggunakan salah satu Asura. (Kemarahan Asura)]


****

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2