Return Of Shura Demon

Return Of Shura Demon
Seleksi Perwakilan Sekte Tujuh Pedang


__ADS_3

"Oh, jadi itu kau saudaranya Mo. Ada urusan apa kau menemui ku sepagi ini?" Zhukai berkata dengan malas.


Terlihat dia baru saja selesai berlatih dan ingin beristirahat sebentar.


Tapi sebaliknya, Mo Kun segera menarik lengan Zhukai sambil menjelaskan alasan kedatangannya.


"Kita tidak punya banyak waktu saudara Kai, tetua memanggil seluruh murid inti untuk menjelaskan satu hal penting." ujar Mo Kun sambil berlari.


"Ha, tidak bisakah aku tinggal di kamarku saja. Bukankah selama ini dia tidak peduli dengan apa yang aku lakukan." Zhukai yang masih memiliki wajah mengantuk berkata dengan suara pelan.


"Tidak, bukan hanya tetua Xia saja yang ada di sana. Ketua sekte dan beberapa tokoh penting lain juga ada di sana."


Zhukai mengerutkan keningnya karena terkejut. "Apa! bisakah kau jelaskan apa yang sedang terjadi."


Mo Kun menghela nafas panjang kemudian menjelaskan semua yang ia ketahui pada Zhukai.


"Jadi maksudmu, gadis kecil itu ingin memilih perwakilan untuk mewakili sekte tujuh pedang dalam kompetisi sekte?" Zhukai berkata setelah dia menangkap maksud yang di jelaskan Mo Kun baru saja.


Mo Kun mengangguk, "Ya itu benar."


Zhukai berpikir sejenak, "Hmm, ini kesempatan yang bagus untuk meningkatkan reputasi sekte tujuh pedang. Setelah aku berhasil menaikkan reputasi sekte, adalah hal yang mudah bagiku untuk mendistribusikan teknik dan juga pil pada tetua."


Setelah membuat keputusan itu, Zhukai dan Mo Kun segera mempercepat langkah mereka dan tiba di halaman murid lebih cepat dari yang Mo Kun perkirakan.


"Aku tidak tahu kau secepat ini saudara, apa yang sebenarnya kau lakukan selama tiga bulan ini?" Mo Kun bertanya dengan wajah sedikit kagum.


"Hehe tidak ada, hanya latihan yang biasa ku lakukan setiap hari."


Memang benar, apa yang Kai katakan sama sekali tidak salah.


Selama tiga bulan menetap di kamarnya, Kultivasi Zhukai tidak hanya naik secara cepat. Tetapi ia juga berhasil mengubah dua puluh lima persen Qi di tubuhnya menjadi true energi.


Dengan bantuan Shura's Ring, itu lebih memaksimalkan latihan yang sedang Kai lakukan saat ini.


Kultivasi Zhukai saat ini setidaknya berada di Langit Ke-lima dari ranah Holy God.


Sedangkan Kultivasi rata-rata murid inti sekte tujuh pedang berada di Tingkat Pertama dari Ranah Holy God Venerable.


Meski Kultivasi mereka lebih tinggi satu tanah di bandingkan dengan Zhukai, tetapi Kai bisa mengalahkan mereka hanya dalam tiga tarikan nafas.

__ADS_1


Saat Zhukai sedang menikmati perbincangan dengan Mo Kun, dia tiba-tiba mendengar suara seorang gadis memanggilnya.


"Ini kamu, kemana saja kamu selama tiga bulan ini. Aku bahkan tidak menemukanmu ketika sedang berada di kelas pedang." ucap gadis itu yang tidak lain adalah Ouyang Jin.


Setelah menerima ejekan dari Zhukai, Ouyang Jin sedikit marah dan berniat memberi Zhukai pelajaran.


Sayangnya, dia tidak pernah bertemu Zhukai selama tiga bulan ini. Jadi, Ouyang Jin sempat memiliki pikiran bahwa apa yang Zhukai katakan itu hanyalah omong kosong belaka.


"Eh, saudara Kai, apa kamu mengenal gadis ini?" tanya Mo Kun dengan sedikit keringat muncul di wajahnya.


"Aku tidak begitu mengenalnya, tetapi aku pernah bertemu dengannya saat pertama kali aku tiba di halaman murid inti." jelas Zhukai.


"Hei, ada apa denganmu? mengapa sikapmu tiba-tiba saja berubah seperti itu?"


Mo Kun kemudian berbisik pelan setelah mendengar pertanyaan Zhukai, "Saudara, apa kau benar-benar tidak tahu siapa gadis ini?"


Kai menggeleng, "Tidak, memangnya apa yang aneh dari gadis ini?"


Saat Mo Ku. ingin menjelaskan pada Zhukai tentang Ouyang Jin, dia mendapatkan tatapan tajam serta tekanan intimidasi yang begitu kuat dari Ouyang Jin.


"Oh, teman seperguruan. Bisakah kita bicara sebentar." Ouyang Jin tersenyum dengan mata terpejam.


"Ah, tiba-tiba aku teringat ada suatu hal yang perlu ku lakukan. Saudara Kai, aku pergi dulu semoga kamu beruntung haha.."


Dalam sekejap mata, Mo Kun tiba-tiba menghilang dari pandangan Zhukai dan Ouyang Jin.


Meski di halaman murid saat ini cukup terdapat 15 murid inti, tetapi tidak ada satupun dari mereka yang mengajak Zhukai ataupun Ouyang Jin berbicara.


Mereka tidak mengenal Zhukai karena tidak pernah bertemu semenjak Zhukai mendapat promosi menjadi murid inti.


Sementara untuk Ouyang, Jin, meski tidak ada yang sadar. Tetapi Kai sangat tahu bahwa mereka semua dengan sengaja mencoba menghindari kontak dengan Ouyang Jin.


Karena di kehidupan pertamanya Kai sudah terbiasa mendapatkan perlakukan seperti itu, dia tahu hanya dalam sekali pandangan.


"Jadi, apakah ada hal yang ingin kamu bicarakan dengan ku."


Mendengar pertanyaan Zhukai yang tiba-tiba, Ouyang Jin tiba-tiba tersentak kaget sesaat.


"Em, anu ... Apakah kamu memiliki masalah dengan pelatihan pedang? Aku bisa mengajarimu beberapa." ucap Ouyang Jin dengan wajah malu.

__ADS_1


"Ah, ternyata gadis ini hanya ingin mencari teman." Zhukai sedikit tertawa melihat sikap malu gadis itu.


"Terimakasih untuk tawarannya, tapi aku tidak memerlukannya."


Mendengar jawaban itu, Ouyang Jin sedikit kecewa. Dia memaksakan senyum di wajahnya kemudian berkata pelan, "Ahh, begitu ya... Maaf telah menawarimu hal yang tidak berguna seperti itu."


Ouyang Jin dengan cepat membalik tubuhnya dan berniat pergi. Sayangnya, Zhukai mengangkat tangan kanannya dengan erat kemudian menarik tubuh wanita itu.


"Kyaa... A–Apa, apa yang ingin kamu lakukan?" wajah Ouyang Jin memerah dengan dua taring kecilnya sedikit keluar.


"Ini memang sedikit terlambat untuk mengatakannya, tapi ... maukah kamu menjadi temanku?"


Deg–..


Tepat setelah Zhukai menyelesaikan ucapannya, Ouyang Jin tiba-tiba menundukkan kepalanya mencoba menahan air mata untuk tidak keluar dari wajahnya.


Selama dua tahun menjadi murid dalam sekte tujuh pedang, Ouyang Jin sama sekali tidak memiliki satupun teman karena dia berasal dari ras yang berbeda.


Hanya dengan mendengar satu kalimat itu keluar dari mulut Zhukai, itu sudah membuatnya sangat bahagia.


"T–Terimakasih..."


"Eh, mengapa kamu menangis?"


"T–Tidak ada, siapa juga yang menangis." Ouyang Jin menjauh dan segera menyeka air mata di wajahnya.


Sementara itu di atas panggung yang terdapat tetua dan ketua sekte, Chen Xia berdiri dari kursinya setelah mendengar bahwa seluruh murid inti sudah ada di halaman.


"Baiklah, karena kalian semua sudah berkumpul di sini. Sudah saatnya bagi kita untuk menentukan perwakilan murid yang akan mewakili sekte tujuh pedang dalam kompetisi sekte tiga hari lagi."


"Sekte kita akan memilih lima orang yang akan mewakili sekte kita dalam kompetisi sekte nanti."


"Dan untuk menentukannya, setiap orang harus menunjukkan kekuatan mereka dan membuktikan bahwa mereka layak mewakili sekte tujuh pedang."


Selesai menyelesaikan apa yang dia katakan, Chen Xia mulai memanggil nama-nama murid inti sekte tujuh pedang untuk baik ke atas panggung.


"Kami akan memberi kalian semua tekanan gravitasi. Lima orang yang bisa bertahan terkahir adalah yang akan mewakili sekte dalam kompetisi sekte tiga hari mendatang."


***

__ADS_1


Bersambung..


__ADS_2