Return Of Shura Demon

Return Of Shura Demon
Terobosan Zi Lin Yue


__ADS_3

Di dalam salah satu penginapan yang berada di kota Heinan, Zhukai membuka lebar mulutnya karena terkejut melihat dua sosok wanita yang saat itu berdiri tepat di depan pintu masuk.


Saat pandangan dan kedua wanita itu saling bertatapan, ekspresi terkejut juga terlihat di kedua wanita itu.


"Aaa... Ada hantu!!..." Ouyang Jin berteriak ketakutan kemudian bersembunyi di belakang Nalan Ruyue.


Sementara untuk Nalan Ruyue, dia juga sama takutnya dengan Ouyang Jin karena menganggap sosok di depan mereka saat ini adalah hantu Zhukai.


"Apa yang–..." Zhukai berhenti, dia kemudian menyeringai lebar sambil menatap kedua wanita itu.


Dia secara diam-diam mengambil sebuah topeng pengubah wajah dari Inventory nya. Meskipun benda itu sangat tidak berguna di hadapan para Kultivator, tetapi karena Ouyang Jin dan Nalan Ruyue di Landa ketakutan saat ini. Mereka berdua tidak bisa berpikir jernih.


Akhirnya, dengan menggunakan topeng pengubah wajah. Kai mengubah wajah tampannya menjadi sosok yang sangat menyeramkan.


"KENAPA~ KENAPA TIDAK ADA YANG MENOLONGKU SAAT ITU!!...


Dengan menggunakan sedikit Qi, Kai mengubah suaranya menjadi sangat mengerikan.


Akhirnya, kedua gadis itu terjatuh di lantai dan menangis seperti anak kecil yang ketakutan.


"Hiks... Hiks, maafkan aku!. Jika saja aku memiliki sedikit kekuatan untuk membantumu saat itu. Maka... Huaaa..."


Tangisan dari Ouyang Jin dan Nalan Ruyue semakin keras. Karena Kai takut itu akan menarik perhatian yang tidak di perlukan, Kai menggunakan kekuatannya untuk membuat pelindung tipis yang membuat suara tangisan mereka tertahan.


"Heii... Berhentilah menangis, aku hanya bercanda. Lihat ini, aku masih hidup. Jadi berhentilah menangis oke~..." ucap Zhukai dengan susah payah membuat mereka berhenti menangis.


"Kenapa kau masih disini? bukankah aku sudah minta maaf tadi... Huaaa..." Ouyang Jin menangis semakin keras dan itu juga membuat Kai mengerutkan keningnya.


"Berhenti menangis!!.." Kai membentak dengan suara keras kemudian lanjut berkata, "Aku masih hidup! tidakkah kalian berdua bisa minat dengan jelas."


Dengan ucapan itu, kedua wanita itu perlahan berhenti menangis dan mulai menatap Kai dengan ekspresi datar.


"Senior, apakah ini benar-benar kamu!? T–Tapi bukankah waktu itu–..."


Ouyang Jin berhenti berbicara, "Jadi kamu tidak mati saat ledakan itu terjadi, lalu kemana kamu pergi setelah itu?"

__ADS_1


Zhukai menghela nafas, "Akan panjang jika aku menceritakannya sekarang. Yang lebih penting, bagaimana bisa kamu dan Ruyue menjadi perwakilan benua naga biru?"


Memang bertemu dengan mereka berdua sangat membuat Kai terkejut. Karena dia tidak tahu apa yang terjadi sejak dia pergi dari benua naga biru, dia menjadi penasaran setelah tahu bahwa perwakilan dari benua naga biru adalah Ouyang Jin dan Nalan Ruyue.


"Sebenarnya bukan hanya kami berdua yang mewakili benua naga biru, ada satu lagi orang yang mewakili benua naga biru. Sayangnya dia..." mulut Ouyang Jin tertutup rapat seolah dia tidak berani melanjutkan ucapannya.


Karena alasan mengapa Mo Kun bisa terluka sangat parah saat ini adalah karenanya. Bahkan ketika Ning Cangnan memberitahu nya bahwa itu bukan salahnya, Ouyang Jin masih merasa sangat bersalah bahkan sampai saat ini.


Karena Ouyang Jin tidak bisa berkata lebih jauh, Nalan Ruyue menghela nafas kemudian menjelaskan tentang apa yang terjadi sehari sebelum Kai datang.


Saat Kai mendengar seluruh cerita tentang Lu Xiao yang hampir membunuh Mo Kun. Amarahnya terus naik hingga membuat urat-urat di tubuhnya berkontraksi.


"Lu Xiao!! Jadi bajingan itu ternyata bagian dari Klan Lu. Hmph, karena kau berani melukai temanku. Aku pasti akan membalas ini tak lama lagi. Bahkan jika kau adalah keturunannya dari salah satu Klan terbesar di tanah suci, aku pasti akan membuatmu merasakan apa yang temanku rasakan!." Zhukai berkata dingin dengan niat membunuh yang berkumpul di sekitarnya.


Dia menatap Nalan Ruyue kemudian menyuruhnya untuk menunjukkan di mana kamar Mo Kun berada.


Ketika Kai naik ke lantai dua, secara kebetulan Zheng Yan sedang berdiri di depan pintu seolah menunggu seseorang datang.


Begitu dia mendengar suara langkah kaki yang semakin mendekat, dia mengalihkan pandangannya untuk melihat siapa yang datang.


Tapi ketika dia melihat ada dua gadis yang berdiri di samping Zhukai, dia mengerutkan kening sambil bergumam kesal.


Zheng Yan kembali masuk ke kamarnya dan mengunci pintu itu dengan rapat.


"Eh, d-dia ... apakah baru saja gadis gila itu sedang menungguku?" Zhukai tersenyum, kemarahannya pada Lu Xiao menghilang sesaat.


Nalan Ruyue yang memimpin di depan berhenti berjalan dan membuka pintu kamar Mo Kun.


"Hmm, jadi aura familiar yang aku rasakan adalah milik Mo Kun. Ini menjadi masuk akal."


Kai kemudian berjalan masuk kedalam kamar itu. Tetapi begitu dia melihat tubuh Mo Kun tergeletak di atas kasur dengan aura kehidupan yang sangat kacau, kemarahannya kembali memuncak.


Dia berjalan kearah Mo Kun dan meletakkan telapak tangannya di kening pria itu.


"Ini mungkin akan sangat berbahaya, tapi untuk menolongnya dari keadaan ini. Hanya ini satu-satunya cara yang bisa aku lakukan."

__ADS_1


Sebelum Kai memulai pembangkitan sepenuhnya pada Jiwa pedang Mo Kun. Dia menyuruh kedua wanita itu untuk keluar.


Nalan Ruyue dan Ouyang Jin keluar dari kamar Mo Kun seperti yang Kai perintahkan.


Setelah merasakan kedua wanita itu tidak ada di sana, Kai menghela nafas panjang kemudian mengalirkan true energi nya kedalam tubuh Mo Kun.


Untuk membangkitkan jiwa pedang secara sempurna, Mo Kun membutuhkan true energi dalam jumlah yang sangat banyak.


Tapi sepertinya yang Kai katakan tadi, resiko melakukan itu sangatlah besar. Jika Mo Kun tidak memiliki tekad dalam jalan pedang, melakukan hal itu hanyalah hak yang sia-sia.


"Jangan kecewakan aku ... teman!."


***


Malam hari di kediaman utama Klan Zi, Zi Lin Yue yang tertidur lelap secara tidak sengaja terbangun dari tidurnya.


Dia menatap lembut kepada ibu dan kakaknya kemudian berjalan menuju ke jendela yang tertutup oleh sehelai kain tipis.


"Hmm, kuharap tidak ada sesuatu yang terjadi pada turnamen besok." Zi Lin Yue bergumam pelan sambil menatap bulan bundar yang bersinar cerah di langit.


Saat Zi Lin Yue ingin kembali ke kasurnya, liontin pada kalungnya tiba-tiba bercahaya setelah terkena cahaya bintang.


Liontin kalung yang ia gunakan tidak lain adalah pemberian dari Zhukai sebelum dia pergi ke Three Realms.


"Mengapa kalung ini tiba-tiba bercahaya!?" Zi Lin Yue mengangkat liontin itu.


Saat dia merasakan adanya kecocokan antara Qi miliknya dengan energi yang kaku g itu keluarkan. Dia kemudian memejamkan kedua matanya dan mencoba memurnikan energi kalung itu.


Tak lama berlalu sejak Zi Lin Yue menyerap cahaya dari liontin kalungnya. Cahaya itu perlahan semakin meredup.


Sedangkan untuk Zi Lin Yue, tubuhnya tiba-tiba bercahaya hingga ledakan terjadi pada dirinya.


Boomm!!


Absolute King tahap Puncak!.

__ADS_1


****


Bersambung...


__ADS_2