
Chen Xia yang dari tadi diam menatap Zhukai dengan marah, "Kau pikir apa yang kau lakukan tadi. Bukankah aku sudah memintamu untuk tidak menyinggung kekuatan besar di benua naga biru."
"Dan juga, apa kau tahu siapa pria tadi!."
Zhukai diam tak menjawab, dia menatap balik Chen Xia dengan wajah datar kemudian mengabaikannya dan berjalan masuk.
Memang bisa di pahami mengapa Chen Xia sangat marah kepada Zhukai. Jika Kai benar-benar membuat marah sekte ilahi, sekte tujuh pedang pasti akan di hancurkan menjadi reruntuhan.
Di dunia ini, di mana yang kuat adalah yang berkuasa. Kekuatan lemah seperti sekte tujuh pedang hanya bisa diam dengan semua penghinaan yang mereka dapatkan.
Jika mereka tidak ingin menjadi bahan hinaan lagi, apa yang harus mereka lakukan adalah tumbuh menjadi lebih kuat.
Kai tidak marah ataupun kesal ketika Chen Xia memarahinya, itu memang adalah kesalahannya karena tidak mendengarkan peringatan dari Chen Xia.
Tapi bagaimana bisa, dia yang merupakan reinkarnasi Shura diam saja ketika sekte tempat dia berada di hina oleh tokoh tak dikenal seperti Han Shen.
"Sekte ilahi, jika aku mengingat dengan benar di kehidupan pertama ku. Mereka hanyalah sekte menengah yang berada di bawah sekte tujuh pedang."
"Haahh, setelah aku berhasil membuat sekte tujuh pedang tumbuh lebih kuat. Akan ada saat di mana kami akan mengambil sumberdaya yang seharusnya milik kami."
"Han Shen bukan? Kekek, lebih baik kau berdoa agar tidak bertemu denganku di kompetisi sekte nanti. Jika tidak..." Zhukai terkekeh sambil memimpin teman-temannya memasuki Akademi Fangxuan.
Setelah mereka masuk lebih dalam, ada setidaknya ribuan atau bahkan puluhan ribu Kultivator kuat dari berbagai sekte yang berkumpul di sana.
"Perhatian!! untuk semua perwakilan dari masing-masing sekte untuk segera berkumpul di halaman utama Akademi. Sedangkan untuk tetua yang mendampingi, silakan mengikuti ku."
Setelah ucapan keras dari seorang tetua Akademi Fangxuan, Chen Xia menghela nafas panjang sambil menatap murid-murid sekte tujuh pedang.
"Aku dan Lin (tetua wanita yang ikut bersama Chen Xia) hanya bisa mendampingi kalian sampai di sini. Semoga kalian semua beruntung saat kompetisi nanti." ucap Chen Xia sambil tersenyum lembut pada murid-muridnya.
Sementara itu, saat Kai dan yang lain hendak menuju ke halaman utama, Chen Xia meminta yang lain untuk pergi terlebih dulu meninggalkan dirinya dan Zhukai seorang diri.
"Hmm, apa ada sesuatu yang kau perlukan dariku." Zhukai berkata datar sambil menggaruk kepalanya.
__ADS_1
Chen Xia memegang dadanya dengan kedua tangannya kemudian menatap Zhukai dengan ekspresi sedih.
"A–Aku minta maaf sudah membentakmu tadi, aku hanya takut–..."
Belum sempat Chen Xia menyelesaikan ucapannya, Zhukai sudah terlebih dulu menutup mulut gadis itu dengan jarinya.
"Aku tahu! Itu juga kesalahanku karena bertindak tiba-tiba. Jika tidak ada hal lain lagi, aku akan pergi menyusul yang lainnya." Zhukai berbalik sambil melambaikan tangannya.
"Ya, aku dan yang lainnya memiliki harapan besar kepadamu."
Setelah Chen Xia berpisah dengan Zhukai, dia segera mengikuti tetua Akademi Fangxuan menuju ke ruangan yang sudah di sediakan oleh Akademi Fangxuan untuk masing-masing sekte.
Dari sana, mereka bisa melihat dengan jelas bagaimana kompetisi sekte berlangsung nanti.
Sementara itu, setelah Zhukai tiba di halaman utama, dia melihat ribuan orang dengan Kultivasi di ranah Holy God Venerable di mana-mana.
Di antara mereka, ada beberapa orang yang sudah mencapai ranah God of Destiny. Jelas mereka yang sudah mencapai ranah God of Destiny berasal dari sekte besar.
Saat Zhukai sibuk mengamati mereka semua, seorang pria tua muncul turun dari atas langit sambil membawa tekanan yang sangat kuat.
Di antara ribuan orang yang berdiri di halaman, hanya ada sedikit orang yang bisa bertahan dari tekanan pria itu. Mereka semua adalah para jenius yang sudah berada di ranah God of Destiny.
Saat pria itu melihat ada lebih dari dua puluh orang yang bisa menahan tekanannya, dia tersenyum puas.
"Sepertinya ada banyak jenius muda pada kompetisi kali ini."
Tetapi saat pria tua itu melihat ada seorang Holy God Venerable menahan tekanannya, mulutnya terbuka lebar dengan tatapan tidak percaya.
"Eh, seorang Holy God Venerable bisa menahan tekanan yang aku berikan!? Sepertinya akan ada kuda hitam di kompetisi nanti." pria tua itu terkekeh sambil menarik kembali tekanannya.
"Ekhem!! Pria tua ini di panggil Shen Zun, aku akan menjelaskan sedikit peraturan dan juga hadiah untuk pemenang kompetisi."
"Selama kompetisi berlangsung, setiap peserta tidak diperbolehkan menggunakan pil terlarang atau artefak yang dapat meningkatkan Kultivasi seseorang."
__ADS_1
"Penggunaan senjata jiwa di perbolehkan, lawan dinyatakan kalah saat menyerah atau kehilangan kesadaran diri."
"Kami hanya mengambil tiga peringkat teratas yang akan mewakili benua naga biru di Turnamen antar benua nanti."
Setelah berbicara panjang lebar tentang peraturan turnamen, Shen Zun melemparkan kertas kecil yang tidak lain adalah nomor peserta.
Dalam kompetisi nanti, seluruh peserta akan di bagi menjadi lima grup yang berbeda. Jadi, akan ada kemungkinan untuk seseorang sesama sekte untuk bertemu.
"Grup A nomor 17! yah tidak peduli aku di grup yang mana, aku pasti akan memenangkan kompetisi ini. Kuharap Mo Kun dan yang lain cukup beruntung tidak tereliminasi di awal pertandingan." Zhukai tertawa kecil sambil berjalan ke ruang tunggu yang berada tidak jauh dari sana.
Sementara itu, setelah Shen Zun membagikan nomor peserta untuk setiap perwakilan sekte, dia segera terbang meninggalkan halaman utama.
Setelah Shen Zun meninggalkan halaman utama, lima orang tetua Akademi Fangxuan terbang ke udara dan membacakan mantra kuno.
"Formasi Naga Azure, terbentuk!!.."
Tubuh Kelima tetua itu mengeluarkan cahaya emas. Saat kelima cahaya emas dari tubuh lima tetua menyatu, itu membentuk bayangan naga yang begitu besar di atas langit.
Bahkan tetua dari sekte besar sangat terkejut saat melihat naga besar itu.
Ggrroaarrr!!
Raungan naga emas itu seketika membentuk gelombang angin di udara hingga membentuk sebuah lapisan pelindung tebal yang mengitari setiap sudut halaman utama.
Kelima tetua Akademi Fangxuan kembali turun setelah membentuk lapisan pelindung di sekitar halaman utama.
Wajah mereka menjadi sangat pucat dengan banyak keringat yang mengucur dan membasahi tubuh setiap tetua.
Bersamaan dengan munculnya lapisan pelindung tebal, lima arena yang akan menjadi tempat bertanding setiap grup melayang tinggi di udara.
Setelah melihat itu, seorang pria paruh baya bertubuh kekar melayang di udara dengan wajah penuh bekas luka.
"Aku, Ning Cangnan mengumumkan Kompetisi Sekte dimulai!!.."
__ADS_1
****
Bersambung...