
Zhukai menghela nafas, dia kemudian mengeluarkan sebuah kertas hitam dan menulis kata pada kertas hitam itu dengan darahnya.
"Aktifkan!!.."
Whuss!!
Kertas hitam itu tiba-tiba mengeluarkan asap hitam yang sedikit tebal, dan ketika asap itu menghilang. Seekor burung besar tiba-tiba muncul di depan Zhukai dan kedua gadis itu.
"Kalian berdua dari sekte Heaven Gethering bukan?" tanya Zhukai pada kedua gadis itu.
Mereka berdua mengangguk, "Ya tuan, kami memang berasal dari sekte itu."
"Baguslah, kalau begitu naiklah merpati petir ini. Burung ini akan mengantar kalian ke sana dengan cepat, dan ketika kalian sampai di sana merpati petir ini akan menghilang."
Meskipun mereka berdua sedikit ragu, tetapi karena fakta bahwa pria itu baru saja menyelamatkan nyawa mereka. Tidak ada salahnya percaya dengan ucapannya.
Begitu kedua gadis itu naik ke atas merpati petir, Kai tersenyum dan berkata. "Selama tinggal!"
Mendengar ucapan selamat tinggal, gadis berambut perak itu tiba-tiba teringat akan sesuatu.
"T, tunggu aku belum mengucapkan terima–..."
Whuss!!
Sayangnya merpati itu sudah melesat terlebih dulu bahkan sebelum wanita itu menyelesaikan ucapannya.
Melihat siluet merpati petir menghilang dari pandangannya, Zhukai bergumam sambil berjalan menuju ke sumber aura jahat yang ia rasakan.
"Yi'er ... Jika aku tidak salah ingat, bukankah di masa lalu kamu juga berasal dari sekte itu?"
[Benar Kai Gege, karena kamu baru saja mengingatkan kami. Kami bertiga cukup merindukan tempat itu]
Mendengar suara itu, Kai tersenyum sambil terus melangkah menuju ke arah di mana sumber energi jahat itu berada.
"Ya, setelah aku menyelesaikan ini. Aku pasti akan membawa Kalian bertiga ke sana."
[Ahh...] Yi, Yui, dan Qi Yue yang ada di dunia jiwa cukup terkejut.
Mereka bertiga tersenyum dan menjawab itu dengan perasaan senang.
[Terimakasih ... Suami]
Hanya dalam kurun waktu kurang dari tiga menit, Kai menghentikan langkahnya saat melihat gua besar yang berada tepat di depannya.
"Hmm, aura jahat itu memang berasal dari dalam gua ini."
Zhukai bergumam sambil melihat ke dalam gua menggunakan mata iblis Shura.
Zhukai kemudian melangkah maju untuk memasuki gua itu. Sayangnya ketika kakinya melewati mulut gua, sambaran petir yang begitu kuat tiba-tiba menghantam tubuhnya.
__ADS_1
Zzrrttt...
Ctarrr!!
Tubuh Kai terdorong mundur tiga langkah, dia cukup terkejut dengan petir yang barusan menyerangnya.
"Oh, aku tidak menduga ada array di mulut gua ini. Bahkan mata iblis Shura tidak bisa merasakannya." Zhukai bergumam.
Meskipun sambaran petir itu tidak bisa melukainya, tetapi karena suara ledakan itu yang begitu besar.
Sumber aura jahat yang berada di dalam gua mungkin sudah menyadari keberadaan Zhukai sekarang.
Dan benar saja, tepat ketika suara ledakan itu berakhir. Terdengar suara seorang pria dari dalam gua.
Bersamaan dengan itu, aura jahat yang ada di sekitar gua menjadi semakin pekat. Bahkan Kai sedikit terkejut melihat seberapa pekat aura jahat itu.
Dan ketika sosok yang berada di dalam gua keluar, dia menatap Zhukai dengan tajam sambil berkata.
"Oh, aku tidak menyangka seroang Kultivator kuat akan mendatangiku. Dan juga aroma ini..."
"Apa kau, baru saja membunuh bawahanku!."
Lonjakan niat membunuh merembes keluar dari sosok yang sangat mengerikan dari dalam gua.
Dia tidak memiliki bentuk fisik, hanya sekumpulan asap hitam yang melayang dengan dua mata merah di wajahnya.
Sementara itu, pemilik aura jahat yang melihat Zhukai mengabaikan peringatannya menjadi sangat marah.
Dia tertawa dan menyerang Zhukai menggunakan niat membunuhnya.
"Oh, mencoba menyerang ku menggunakan niat membunuh? Kau salah orang idiot!."
Duar!!
Hanya dengan satu pukulan, array yang ada pada mulut gua seketika hancur.
Bahkan aura jahat yang berada di dalamnya sangat terkejut, "Ha, tidak mungkin! bagaimana kau bisa menghancurkan array ini hanya dengan satu pukulan..."
Zhukai menyeringai, dia memutar lengannya dan berkata. "Mengahncurkan dalam satu pukulan? Apa kau berpikir array lemah ini bisa menahan seranganku?"
Zhukai mengeluarkan aura intimidasi untuk menakuti aura jahat itu, dia kemudian bertanya pada Yi tentang sosok aura jahat yang ada di dalam gua.
[Jika aku tidak salah, aura jahat itu adalah Undead Demon. Makhluk misterius yang tercipta dari kumpulan emosi jahat dari setiap ras yang ada]
[Undead Demon tidak memiliki bentuk fisik, dia bukan roh jahat karena Undead Demon memiliki pikiran sendiri]
"Jadi maksudmu, dia seperti roh jahat yang berevolusi?" Zhukai kembali bertanya.
[Tepat seperti yang kamu pikirkan Kai Gege]
__ADS_1
Zhukai tersenyum seketika, dia mengeluarkan pedang hitam dari Inventory nya. Kemunculan pedang hitam di tangan kanan Zhukai seketika mengejutkan Undead Demon.
"P-Pedang itu, bagaimana bis kau menggunakannya..." Undead Demon berteriak.
Aura jahatnya secara perlahan di serap oleh pedang hitam, "T–Tidak!! Energiku..."
Undead Demon berlari dengan cepat menuju ke dalam goa. Karena Kai memiliki pedang hitam di tangannya, tidak mungkin baginya untuk bisa menang melawan Zhukai.
"Mencoba kabur?" Kai mengerutkan kening, dia seketika membuka toko system dan mencari sebuah artefak di dalamnya.
"Ketemu!!..."
Artefak yang Kai cari tidak lain adalah Rantai Yin-Yang, itu adalah musuh alami roh jahat yang bahkan roh jahat terkuat sekalipun tidak dapat melepaskan diri dari rantai itu.
"Tangkao dia!"
Whuss!!
Dua rantai berwarna hitam dan putih muncul secara tiba-tiba dari dalam tanah. Dua rantai itu seketika melesat ke dalam gua untuk mengejar Undead Demon yang melarikan diri.
Sementara itu, Undead Demon yang berada jauh di dalam gua terus mempercepat kecepatannya.
Dia terus menatap ke belakang untuk memastikan apakah Zhukai mengikutinya atau tidak.
Setelah dia tidak merasa sedikitpun aura dari pria di mulut gua, ekspresinya perlahan kembali normal.
"Heh, aku kira dia akan mengikutiku ke dalam gua. Siapa yang akan menyangka dia akan bertindak begitu berhati-hati seperti itu."
Beberapa detik setelah Undead Demon menyelesaikan ucapannya, dua rantai berwarna hitam dan putih tiba-tiba melesat dan mengikat seluruh tubuhnya.
"Khuakk!!! Sialan! apa ini–..."
Swosshh!!
Tubuh Undead Demon di tarik keluar oleh rantai Yin-Yang. Tak lama kemudian, setelah Undead Demon kembali ke mulut gua, dia bisa melihat seorang pria duduk di sana seolah menunggunya datang.
Pria itu tersenyum lebar dan berkata padanya, "Bukankah aku sudah memberitahumu, setelah kau bertemu denganku. Tidak mungkin kau bisa melarikan diri."
Melihat seringai itu, tubuh Undead Demon bergetar. Dia benar-benar tidak menduga bahwa Zhukai memiliki Rantai Yin-Yang.
"Tidak, aku harus memohon padanya untuk mengampuni hidupku. Jika tidak, kerja keras yang aku lakukan selama ini akan menjadi sia-sia."
Sebelum Undead Demon memohon untuk hidupnya, Zhukai sudah berkata terlebih dulu. Apa yang Kai katakan padanya benar-benar membuatnya sangat terkejut.
"Tenanglah, aku tidak akan membunuhmu. Sebagai gantinya, jadilah bawahanku. Aku juga akan memberimu sebuah tubuh."
***
Bersambung...
__ADS_1