Right Person, Wrong Time (Perselingkuhan Dengan Cinta Pertama)

Right Person, Wrong Time (Perselingkuhan Dengan Cinta Pertama)
Nicholas dan Raina


__ADS_3

Nicholas menyalakan shower dan membasuh tubuhnya dengan air hangat. Pikirannya sangat kacau memikirkan Bianca, wanita yang ia cintai sejak dulu. Ia berpikir jika saja Bianca bukan istri orang, ia pasti berjuang untuk Bianca tetapi ia tau ini adalah jalan hidup mereka..


Nicholas lalu memikirkan Raina, wanita yang sudah menemaninya saat terpuruk. Memang ia tidak secantik dan selembut Bianca tetapi Nicholas tau ia sudah memilih Raina dan tidak adil jika ia terus memikirkan Bianca.


"Ya, aku harus melangkah maju dan mengubur perasaanku pada Bianca" ucap batin Nicholas.


***


Selepas mandi, ia melihat Raina tidak ada di kamar. Nicholas lalu pergi ke ruang keluarga dan melihat Raina masih duduk di sofa dengan ponselnya. Ia lalu menghampiri Raina dan duduk bersebelahan dengan Raina.


"Kamu masih marah?" tanya Nicholas.


Raina diam tidak menjawab Nicholas, wajahnya tampak muram.


"Ya udah, buat tebus kesalahan aku besok kita jalan-jalan ya? bebas kemanapun kamu mau deh" bujuk Nicholas.


"Bener?!" tanya Raina, mulai merasa antusias.


"Iya bener lah, kemana pun yang kamu mau" jawab Nicholas.


"Oke, gimana kalo kita ke Bali? 2 malem aja cukup, abis itu kan kamu birthday tapi syaratnya gak boleh nyalain handphone ya. Kamu harus benar-benar sama aku aja fokusnya" jawab Raina bersemangat.


"Siapppp... kamu booking flight sama hotel ya nanti masalah kerjaan aku titip dulu ke assistant aku" ucap Nicholas. Walaupun ia tidak mencintai Raina, ia selalu berusaha menyenangkan hati Raina dan tidak mau mengecewakannya apalagi setelah support yang Raina berikan kepadanya selama ini.


Wajah Raina kembali berseri dan langsung mengatur segala keperluan liburan mereka.


****


Setibanya mereka di Bali, Nicholas lalu mematikan ponselnya dan menyimpannya dalam koper. Setelah itu mereka langsung pergi kuliner dan mencari makanan-makanan khas Bali. Setelah perut kenyang dan mereka lelah berjalan-jalan, mereka memutuskan untuk check in ke hotel.


Hotel tempat mereka menginap sangat mewah dan modern. Hotel itu bahkan mempunyai pantai sendiri khusus untuk pengunjung tamu hotel.

__ADS_1


"Duh beib udah lama kita ga liburan gini yaa.." ucap Raina lalu merebahkan diri ke atas ranjang.


"Iya beib, tahun ini kita belum liburan sama sekali ya. Abis kerjaanku lagi banyak banget sih" ujar Nicholas lalu duduk di sofa.


"Yah bersyukur ya beib kerjaan kamu lancar, papa juga happy pasti usahanya kenalin kamu ke rekanan-rekanannya sukses" ucap Raina.


"Iya papa banyak bantu aku" ujar Nicholas.


Nicholas selalu merasa dalam bayang-bayang papa mertuanya. Memang usahanya sukses berkat bantuan papanya Raina tetapi egonya sebagai laki-laki merasa terusik ketika Raina berkata seperti itu.


"Aku mandi dulu ya beib, lengket rasanya seharian di luar" ucap Nicholas dan beranjak dari sofa menuju kamar mandi.


"Ikuttt...." ucap Raina manja.


"Gak usah ah, aku duluan aja baru kamu hehe" jawab Nicholas.


"Ikut ah pokoknya beib" ujar Raina lalu mengikuti langkah Nicholas ke kamar mandi.


"Beib, nanti malem aja ya jangan sekarang. Aku masih cape soalnya" ucap Nicholas.


"Huhhh.. ya udah" jawab Raina kecewa.


Mereka lalu mandi dan memesan makanan lewat room service karena ingin santai malam ini. Selepas makan, mereka menonton TV dan Nicholas pun tertidur saat sedang menonton. Lagi-lagi Raina kecewa karena ia ingin bermesraan dengan suaminya malam ini tetapi Nicholas malah tertidur.


****


Keesokan harinya Raina masih tetap cemberut dan Nicholas kembali meminta maaf pada Raina tetapi Raina masih kesal. Nicholas berjanji malam ini ia tidak akan tertidur lagi dan memenuhi janjinya.


Ketika malam tiba, Nicholas memeluk Raina yang sudah terlebih dahulu berbaring di atas ranjang. Ia menciumi rambut istrinya, Raina lalu membalikan tubuhnya dan mencium bibir Nicholas. Nicholas lalu menyusuri tubuh Raina dengan tangannya lalu Raina mengerang karena perlakuan Nicholas.


Mereka kemudian melepaskan pakaian mereka lalu saling mencium dan saling meraba. Malam ini mereka berdua hanyut dalam kenikmatan. Raina merasa puas dan senang, lalu mereka tertidur lelap.

__ADS_1


****


Nanti siang Nicholas dan Raina akan segera pulang. Jadi selepas sarapan pagi di hotel, Nicholas dan Bianca memutuskan untuk berenang di kolam hotel.


Kolam renangnya pun tidak kalah mewah, sangat besar dan berkelok2 bentuknya dan dibagian ujung terdapat infinity pool dengan railing dari kaca dan menghadap langsung ke laut.


Mereka lalu duduk santai di samping kolam renang sambil meminum cocktail dan berbincang-bincang ringan sambil bercanda.


Tentu saja beberapa pasang mata tampak menatap mereka berdua. Nicholas sangat tampan dan tubuhnya yang sangat atletis saat ini hanya memakai celana ketat untuk berenang dan bertelanjang dada. Sementara itu istrinya nampak tidak terlalu cantik, tubuhnya pun tidak istimewa.


Raina yang merasa suaminya dilirik wanita lain sontak kembali merasa rendah diri. Nicholas yang menyadari itu kemudian mengambil handuk jubahnya lalu memakainya dan memegang erat tangan Raina. Ia tidak ingin Raina merasa kecil hati dan ia ingin wanita-wanita yang meliriknya tau ia sudah bersama seseorang yaitu Raina.


Melihat perlakuan suaminya Raina lalu tersenyum dan berkata "Gini resiko punya suami ganteng tapi istrinya jelek ya hehe" ucap Raina.


"Hushh ngomong apa kamu, biar mereka tau aku ada yang punya" jawab Nicholas.


"Iya kamu punya aku pokoknya!" ucap Raina.


Nicholas terdiam lalu mengajak Raina kembali ke kamar untuk check out dan menuju bandara.


***


Begitu pesawat mereka landing, Nicholas meminta ijin kepada Raina untuk menyalakan kembali ponselnya yang sudah ia simpan di kantong celananya. Ia takut ada urusan penting di kantor yang harus ia urus. Raina pun memberi ijin untuk Nicholas menyalakan ponselnya, mengingat mereka sudah sampai dan liburan sudah selesai.


Nicholas membuka ponselnya dan melihat ada beberapa pesan yang masuk. Beberapa dari assistantnya dan pegawai di kantor, dari rekanan bisnisnya dan juga dari Simon.


Ia membuka pesan satu per satu dari paling bawah hingga akhirnya ia membuka pesan dari Simon yang hampir membuat jantungnya seakan berhenti berdetak. Simon mengabarkan kalau Karen anak Bianca terjatuh dari tangga kemarin dan saat ini dirawat di rumah sakit.


"Beib, aku harus pergi nanti kamu langsung pulang aja ya. Ada supir kantor udah nunggu di depan, nanti aku naik taksi aja. Sorry beib, aku duluan ya..." ucap Nicholas lalu setengah berlari mencari taksi.


Raina merasa bingung dengan tingkah Nicholas. Ia bahkan belum sempat bertanya ada apa dan Nicholas mau kemana tetapi ia langsung pergi begitu saja.

__ADS_1


__ADS_2