
Jantung Fritz berdetak kencang mendengar ucapan Raina, ia tidak ingin percaya jika saat ini Bianca sedang bersama dengan laki-laki lain.
"Fritz, apapun permasalahan kalian tolong jangan libatkan Nicholas di dalamnya. Aku akan pertahankan pernikahanku dengan Nicholas sampai kapanpun!" ucap Raina.
Saat Nicholas meminta waktu seminggu di Madrid, Raina langsung menghubungi salah satu orang kepercayaannya di kantor dan memintanya untuk berangkat ke Madrid untuk mengawasi gerak gerik Nicholas.
Raina mendapat informasi jika Nicholas sudah tiba di hotel tetapi ia tidak sendiri, namun bersama seorang wanita. Mereka berdua cukup lama bernegosiasi dengan receptionist hotel karena mereka butuh satu kamar tambahan dan ternyata tidak bisa. Raina mengartikan jika mereka memang tidak berencana untuk tidur bersama di satu kamar, sekalipun pada akhirnya Bianca dan Nicholas tidak punya pilihan lain selain tidur di kamar yang sama.
Mendengar informasi dari orang suruhannya, Raina benar-benar sedih. Ia mengerti jika Nicholas pergi atas permintaannya tetapi mengapa harus ada Bianca?! Padahal Nicholas baru saja mengatakan ia dan Bianca hanya masa lalu.
Mendengar penjelasan Fritz jika Bianca harus ke Barcelona untuk mencari informasi dan bahwa pernikahan mereka sedang di ujung tanduk, Raina tidak dapat tinggal diam. Ia harus tahu apa yang terjadi dan ia harus melalukan sesuatu untuk menyelamatkan pernikahannya.
"Rai, kamu yakin Bianca ada di Madrid bersama Nicholas?" tanya Fritz tidak ingin begitu saja percaya.
Raina mengeluarkan ponselnya dan memperlihatkan foto yang dikirim orang suruhannya, foto itu memperlihatkan Nicholas dan Bianca sedang berada di lobby hotel. Fritz berusaha untuk tetap tenang, ia yakin Bianca bukan wanita seperti itu yang bisa pergi dan berbuat macam-macam dengan laki-laki lain.
"Fritz, aku bisa bantu kamu apapun itu. Mencari informasi untuk Bianca demi memperbaiki hubungan kalian berdua itu bukan masalah besar buatku. Sekarang kamu jujur sama aku, apa yang bisa aku lakukan. Aku lakuin semua demi menyelamatkan pernikahan kamu dan terlebih demi pernikahanku" bujuk Raina.
__ADS_1
Fritz memang memerlukan informasi mengenai keberadaan Rena dan juga tentang kehamilannya. Ia lalu menceritakan semua apa adanya pada Raina. Fritz yakin dengan pengaruh Raina dan nama besar papanya, Raina pasti bisa membantunya. Ia hanya ingin membawa Bianca kembali ke rumah bersama dengannya seperti dulu.
Raina mendengarkan perkataan Fritz dengan seksama. Raina dapat merasakan penyesalan yang Fritz rasakan bahkan kesedihan yang mendalam. Ia langsung menghubungi orang suruhannya untuk mencari informasi mengenai Rena dan tetap mengamati gerak-gerik Nicholas dan Bianca.
"Oke Fritz, semua udah aku urus. Perkembangan apapun akan aku kasih tau ke kamu ya. Aku berharap diantara Nicholas dan Bianca memang benar tidak terjadi apa-apa. Orang suruhanku juga udah aku minta untuk mengamati mereka berdua. Sejauh ini aman karena Nicholas harus menghadapi konferensi selama tiga hari ini" ucap Raina.
Fritz mengucapkan terima kasih karena Raina telah bersedia membantunya dan ia berharap Raina dapat mengabarinya secepatnya. Sekalipun Fritz sadar Raina melakukan itu untuk Nicholas. Sepertinya Raina yakin jika Nicholas masih menyimpan rasa pada Bianca sehingga ia bersedia membantunya.
****
"Bi, aku udah selesai acara untuk hari ini. Yuk kita jalan-jalan, dari kemarin kamu di kamar terus" ucap Nicholas.
"Bi.. kamu butuh sedikit bersenang-senang. Ayo siap-siap ya, urusan Rena kita pasti dapet informasi yang kamu perlukan sesampainya kita di Barcelona" ujar Nicholas yakin.
Bianca tidak punya pilihan selain menuruti perkataan Nicholas. Ia sudah seharian di kamar tetapi masih belum menemukan informasi apapun. Ia juga mengirim pesan ke Fritz menanyakan apa ada kabar dari Rena tapi jawabannya tetap sama, masih belum ada.
Nicholas dan Bianca berjalan menyusuri kota Madrid. Mereka mengunjungi beberapa taman kota yang cantik, salah satunya bahkan berada di samping danau kecil yang sangat cantik. Nicholas mengajak Bianca ke sebuah tempat yang ia yakin dapat meningkatkan mood Bianca. Sebuah jalanan yang berada di dekat pusat kota, disepanjang jalan itu banyak sekali tenda yang menjual berbagai barang-barang antik. Selain barang antik, hampir semua jajanan khas spanyol dan juga barang-barang fashion ada di sana.
__ADS_1
Bianca tampak senang melihat berbagai barang antik yang sangat cantik, ia juga mencoba beberapa topi dan syal. Nicholas memasangkan syal ke leher Bianca, ia melihat syal itu sangat cocok untuknya. Mereka tidak menyadari jika terdapat sepasang mata yang memgamati mereka sejak awal dan mengambil beberapa foto mereka berdua.
"Nic, ini bagus-bagus semua... tempat ini bener-bener bikin aku jatuh cinta...." ucap Bianca dengan mata berbinar-binar.
Nicholas menatap mata Bianca dalam-dalam, ia bahagia dengan melihat Bianca juga bahagia. Mungkin ini adalah tingkatan tertinggi dalam mencintai seseorang, turut bahagia jika orang tersebut bahagia. Sekalipun ia juga terbawa suasana dan ingin sekali lagi mencicipi bibir mungil di hadapannya, Nicholas menahan dirinya. Ia teringat akan Raina dan juga bayinya.
"eee.. iya Bi, aku yakin kamu bakalan suka sama tempat ini makanya aku pilih tempat ini jadi tempat terakhir yang kita kunjungin" ucap Nicholas berusaha fokus pada Bianca, bukan pada perasaannya saat ini.
Bianca merasakan getaran di hatinya saat Nicholas menatap kedua matanya. Seperti sebelumnya, Bianca juga berusaha untuk mengabaikan perasaannya terlebih saat ini ia merasa pernikahannya terancam kandas dan Nicholas juga akan segera mempunyai anak dari Raina. Bianca sekarang tahu rasa sakitnya dikhianati dan ia tidak ingin menjadi wanita yang membuat wanita lain merasakan sakit seperti yang ia rasakan saat ini.
"Ayo Nic, kita coba jajanan disebelah sana. Wanginya daritadi manggil-manggil aku hehe" ucap Bianca yang mulai merasakan perutnya keroncongan.
Mereka membeli beberapa jenis makanan dan duduk di bangku panjang yang terdapat di pinggir jalan. Sambil makan, mereka berbincang-bincang dan tertawa bersama. Hal ini tentu saja tidak luput dari orang suruhan Raina yang mengambil gambar mereka berdua.
"Nic, boleh aku tahu gimana hubunganmu dengan Raina sekarang? Maksudku... kan kalian akan segera punya bayi" tanya Bianca.
"Sejak kehamilan Raina, hubungan kami semakin baik Bi. Aku..eeee.. aku bahkan belajar untuk mencintai Raina lebih dari sebelumnya. Aku ingin anakku tumbuh dengan keluarga yang harmonis Bi" ucap Nicholas jujur.
__ADS_1
"Ya memang itu yang seharusnya kamu lakuin Nic.. Aku juga berpikir jika aku pisah dari Fritz artinya Karen akan jadi sama seperti aku dulu Nic. Besar tanpa orang tua yang lengkap.. aku gak mau itu terjadi Nic" kata Bianca dengan mata yang sedikit basah.
Nicholas terdiam dan menyeka air mata di mata Bianca dengan tissue. Ia tidak suka melihat pemandangan di hadapannya. Wanita yang ia cintai harus menangis karena laki-laki lain telah menyakitinya.