
Setelah membicarakan kesepakatan mereka, Tuan Jack mengundang Helmi untuk makan malam bersama tanpa menolak Helmi menyetujui ajakan rekan bisnisnya karena sungkan menolak.
"Saya lihat anda semakin berubah Tuan" Jack mulai membuka pembicaraan agar suasana tak menjadi canggung, biasanya ia tidak berani mengajak Helmi berbicara atau sekedar mengobrol karena ia tahu Helmi pasti mengabaikannya, namun saat tahu bagaimana sikap Helmi yang tak sedingin dulu akhirnya Jack memberanikan diri membuka suara
"Berubah bagaimana? apa sekarang wajahku menua hingga terlihat berubah?" tanya Helmi cengengesan, Jack hanya tertawa hambar karena pria dingin kini tak lagi dingin.
'Hahaha, bukan seperti itu Tuan, sikap anda yang banyak berubah bukan wajah anda, wajah anda tidak pernah berubah malah sekarang anda semakin mempesona saat bibir anda tersenyum seperti tadi"
Memang benar apa yang di katakan Jack ia akan terlihat tampan saat tersenyum ia tidak menyangkal itu karena sang istri pun selalu berkata sepeti tadi
Setelah meminum jus nya Helmi berniat pamit namun ia kembali duduk karena kepalanya tiba tiba merasakan sedikit pusing
"Shittt!!!" umpat Helmi memegangu kepalanya yang tiba yiba terasa berdenyut hebat
" Tuan apa anda tidak apa apa?" tanya Jack yang takut terjadi sesuatu pada rekan bisnisnya karena sehabis mereka makan tiba tiba saja Helmi seperti merasakan kesakitan.
"Tidak apa apa, biarkan saya---- ucapannya terhenti karena sedetik kemudian tubuhnya ambruk dengan mata terpejam.
__ADS_1
"Tuan," Jack panik karena kini Helmi tidak sadarkan diri di kursi tempatnya duduk tadi, ia takut jika Helmi berpikir ini ulahnya karena setahunya Helmi tidak memiliki riwayat penyakit apapun.
Saat Jack mengambil ponselnya untuk memanggil anak buahnya, namun sebuah tangan mengambil ponsel yang di pegangnya.
"Pergilah," titah Angel lalu menyuruh para anak buahnya untuk membawa Helmi.
Jack tidak tinggal diam, ia menyusul para Bodyguard yang membawa Helmi ke arah Lift, lalu menghadangnya.
"Turunkan dia, aku tidak tahu siapa kalian" teriak Jack menggema hingga mengundang banyak mata memandang ke arahnya.
"Ckkk! apa kau tidak tahu siapa aku? semua orang akan menganggap mu gila, dia adalah kekasihku tanyakan saja pada para pengunjung aku yakin mereka pasti tahu siapa aku," sinis Angel yang merasa kesal karena membuang waktunya yang sangat berharga.
🦋
Ali terus mondar mandir menunggu kepulangan suaminya, jam sudah menunjukkan pukul 1 dini hari tapi sang suami masih belum pulang juga, ia benar benar tidka bisa tertidur karena ulah sang suami yang tidak mengangkat teleponnya atau sekedar membaca dan membalas pesannya.
Perasaan nya menjadi gelisah pikirannya melayang kemana mana, ia takut sesuatu terjadi pada suaminya, apalagi ini malam hari ia takut suaminya terkena rampok atau begal mengingat sekarang banyak kasus perampokan dan begal pada pengendara mobil atau motor di malam hari, meskipun di tempat ramai.
__ADS_1
"Ya Allah, tolong jaga suamiku, jauhkan dia dari marabahaya" batin Ali berdoa untuk keselamatan suaminya, ia benar benar takut suaminya terluka.
Hingga pukul 2 dini hari ia masih belum bisa tidur karena suaminya yang tak kunjung pulang, hingga sebuah pesan dengan nomer asing mengiriminya beberapa Foto.
Nafas Ali tercekat, pupil matanya melebar melihat bagaimana posisi intim suaminya dan temannya sekaligus mantan pacar suaminya yang sedang berada di sebuah hotel tanpa memakai busana apapun.
Apalagi posisi Angel yang berada di atas tubuh sang suami dan tangan suami yang sedang memegang bokong Angel dan ada juga foto dimana sang suami seperti memainkan buah simalakama milik Angel hingga membuat sang empunya memejam menikmati setiap permainan.
Cklek
Helmi datang tepat pada pukul 3 dini hari netranya langsung menangkap sosok sang istri yang hanya duduk tanpa bangkit menghampirinya atau sekedar menatapnya.
"Sayang,," panggilnya halus, memeluk tubuh sang istri lalu mencium aroma sampo di rambut istrinya. "Kenapa belum tidur? hm?" tanyanya lagi saat tak mendapat respon dari sang istri.
"Aku tidur duluan yah mas, ngantuk" ucap Ali melepas lilitan tangan sang suami yang melilit tubuh kecilnya, ia pergi meninggalkan suaminya yang menatapnya dengan penuh keanehan.
"Mungkin dia sedang merajuk karena aku telat pulang" batin Helmi yang masih tidak sadar apa yang terjadi dengan istrinya.
__ADS_1
"Kenapa bisa aku tertidur di dalam Hotel, sepertinya besok aku harus menemui Jack dan meminta penjelasan padanya" tekad Helmi saat mengingat orang yang terakhir kali ia temui.