
Petter hanya tertawa mendengar teriakan Viona yang memakinya, sambil terus berjalan menarik tangan Assena.
Assena menatap dalam Petter yang tertawa begitu lepas, ia tidak berontak saat tangannya ditarik yang entah kemana Petter membawa langkah kaki mereka.
Ia hanya tertarik melihat wajah Petter yang tertawa itu. Begitu ceria secerah mentari pagi, terlihat tidak ada beban dalam tawa Petter.
Seperti terpana, ia hanya menatap dan menatap wajah lelaki yang terus membawanya melangkah.
Petter menghentikan langkahnya dan Assena yang membutut di belakangnya akibat dari pegangan tangan Petter, juga reflek ikut terhenti. "Ayo duduk!!" titah Petter.
Ternyata baru di sadari Petter membawanya ke taman sekolah.
Mereka duduk di bangku taman dengan menghadap sebuah kolam. Kolam itu nampak terawat bersih dan jernih, terlihat ikan berwarna-warni di sana. Bunga teratai juga tumbuh menghiasi kolam. Di tepi kolam juga nampak berjejer bermacam bunga bermekaran. Pemandangan yang indah di taman itu, pepohonan mengelilingi taman, hingga terasa begitu sejuk. Angin semilir bertiup menyentuh kulit begitu dingin menyegarkan ditengah cuaca yang panas.
"Kenapa membawaku kemari?" Tanya Assena terduduk sambil melihat pemandangan sekitarnya.
"Karena tadi suasannya panas sekali saat melihatmu bersama Viona, jadi aku membawamu ke taman untuk menyejukan suasana hatimu." Ucap peter tersenyum lebar sedikit memiringkan tubuhnya menghadap Assena.
Deg
Entahlah, berhadapan dengan Petter selalu membuat jantungnya berdetak 10 kali lipat. Pipinya memerah seketika.
Melihat Assena yang nampak canggung dan menunduk. "kenapa? apa kau tak suka? disini sejuk, pemandangannya bagus." Ucap petter pelahan menggenggam tangan Assena.
__ADS_1
Assena menggangkat wajahnya menatap Petter memperhatikan kedua bola mata Petter yang hitam, indah memancarkan kelembutan didalamnya.
"Kenapa menatapku seperti itu?" Ucap Petter mengernyitkan dahi.
Tatapan mereka bertemu seperti mengunci, lama terdiam saling menatap.
"Ah tidak, disini sejuk dan sangat indah." Ucap Assena memutus tatapan itu dengan mengalihkan menatap sekitar.
Tapi Petter masih enggan mamalingkan tatapannya. Ia terus menatap membuat Assena menjadi tidak merasa nyaman dan canggung itu.
Perlahan tangan Petter terulur menyentuh anak rambut yang tidak ikut dalam ikatan rambutnya hingga beruntaian di wajah Assena karena tertiup angin, lalu jari tangannya bergerak menyelipkannya di belakang telinga Assena.
"Eh.." Membuat Assena menoleh.
"Kau begitu manis." Senyum Petter masih menatap Assena dengan lekat.
Tiba-tiba..
"Hey! Ternyata kau disini, aku mencari mu kemana-mana." Ucap Jasmine yang begitu mengagetkan mereka berdua.
Dengan cepat Patter menarik tangannya.
"Ya ampun lihat, ternyata kalian sedang berduaan disini." Sambungnya mengerucutkan bibir karena sudah merasa lelah mencari Assena.
__ADS_1
"Ah hahaha maaf yah sudah membuatmu mencari, aku tadi mengajak Assena kemari." Seru Petter sedikit tertawa.
Lagi dan lagi selalu kepergok kalau lagi berduaan seperti ini. Menghancurkan suasana saja.
"Sebentar lagi masuk, ayo Sena!" Ucap Jasmine menarik tangan sahabatnya ini bergegas meninggalkan taman.
"Hei kau Petter! kau tidak akan masuk ke kelas mu apa? kenapa masih diam disitu." Seru jasmine menoleh ke belakang karena mendapati Petter masih mematung di tampatnya.
"Ah, oh iya. Aku juga harus masuk." Ucap Petter menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal.
Assena hanya menoleh sedikit melihat Petter.
Petter menyusul di belakang, lalu berbelok arah karena kelasnya berbeda dengan Assena dan Jasmine.
"Sampai jumpa lagi." Ucap peter terus berjalan sedikit menoleh ke arah mereka dan tersenyum.
"Yaa sampai jumpa lagi Petter." Teriak Jasmine.
"Sena kenapa kau bisa ada di taman dengan Petter, aku lihat akhir-akhir ini kau dekat sekali dengannya. Ada hubungan apa antara kalian?" Tanya Jasmine penasaran.
Langkah Jasmine terhenti tiba-tiba. "Oh apa jangan-jangan.." Ucap Jasmine matanya membulat dengan lebar menutup mulut dengan kedua telapak tangannya seperti terkejut.
"Kalian pacaran???" Sambungnya lagi menghadapkan tubuhnya dengan memegang bahu Assena.
__ADS_1