Sebuah Penantian

Sebuah Penantian
BAB 26 Flashback Kebersamaan


__ADS_3

Tanpa terasa tiba lah hari di mana sekolah akan mengadakan liburan ke villa keluarga ku,semua persiapan telah di siapkan mulai dari bis sampai semua keperluan selama di villa selama 2hari.


disini juga para sabahat ku ikut serta bersama,kami memakai mobil pribadi sendiri sedangkan para abang ku mereka tidak bisa ikut serta karena terhalang dengan perkejaan mereka yang harus ke luar kota.


di sini lah kami semua sedang berkumpul di halaman sekolah sambil berkoodinasi dengan para guru yang lain untuk mengatur para murid dan wali nya untuk memasuki bis.


saat aku akan berbicara tiba-tiba ada yang meneriaki nama ku. " mami deliaaaaaaa..." saat aku berbalik rupanya itu adalah chacha bersama pengasuh nya.


"hey sayang kamu udah dateng sama siapa ikut ke villa nya...?" ujar ku karena melihat nya hanya di dampingi pengasuh nya


"oma sama papi aku sibuk terus jadi cuma sama nany aja chacha pergi nya." ucap nya sambil memandang ku yang seperti sebentar lagi akan menangis


"hey jangan sedih dong kan ada mami disini." ucap ku sambil menggendong nya


Para sahabat delia hanya bengong dan bingung menyaksikan interaksi antara delia dan seorang anak kecil yang memanggil nya mami.


seolah mengerti dengan tatapan para sahabat nya delia pun menjelaskan pada mereka dan mengenal kan chacha. " jangan bengong sini kenalin nama nya chacha murid ku yang paling gemesin." ucap ku sambil mendekati mereka


"lucu banget sih kamu,yank kita buat satu dong." ucap oliv


"boleh nanti kita buat selusin kayak gini." aldo menimpali sambil cekikikan


"dasar pasangan gila,gak ada bener nya." omel ku setelah mengajarkan chacha untuk menyalam mereka satu persatu

__ADS_1


"gemesin loh dia apa lagi pipi nya gemesin pengen gigit." ucap reyna


"jangan lah beb nanti dia nangis." ucap reyhan


"ya udah chacha ikut mami aja ya di mobil bareng sahabat mami biar nany naik bis sama yang lain." ucap ku sambil mengajak nya masuk ke mobil dan di ikuti dengan yang lain.


Setelah itu kami semua berangkat menuju villa keluarga yang menempuh perjalanan 3jam mengiringi 2bis yang membawa murid yang lain.


selama perjalanan chacha hanya duduk di pangkuan ku memandang jalanan sedangkan para sahabat ku yang lain sedang sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing dan yang bertugas menyetir mobil saat ini adalah aldo dan akan bergantian dengan reyhan nanti.


karena bosan aku mengajak chacha untuk berbincang. "chacha senang enggak bisa liburan ke villa..?" tanya ku sambil menciumi pipi tembam nya


"suka mami tapi sayang papi sama oma gak bisa ikut." ucap chacha sambil cemberut


"emang oma sama papi chacha kemana." ujar ku sambil mengelus kepalanya


"gak boleh gitu sayang mungkin emang papi lagi beneran sibuk...kan ada mami delia disini.ya udah sekarang chacha tidur aja kita masih jauh perjalanan nya nanti kalo udah sampe mami bangunin." ucap ku sambil mengelus kepala nya yang bersandar di dada ku.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Saat sedang menidurkan Chacha sekelebat bayangan masa lalu tiba-tiba muncul di ingatan ku.yang membuat ku lagi-lagi mengingat nya dan itu membuat hati ku sesak.


"ihh leon jangan jahil deh aku lagi bikin tugas." ucap ku karena di ganggu saat lagi fokus mengerjakan tugas

__ADS_1


"ayolah lia temenin aku dulu ke gedung sebelah ada perlu nih." sambil terus mengguncang tubuh ku


"kamu kalo masih ganggu,aku gak akan mau ngomong sama kamu lagi." ucap ku sambil melotot


"jangan gitu lah lia jahat banget sih,ayolah sebentar aja nanti aku bantu ngerjain tugas."


"kamu cowok kan kenapa harus aku temenin sih.takut di ganggu sama fans kamu,lagian suka banget tebar pesona." ucap ku jengkel sambil membereskan perlengkapan ku


"nah gitu dong kan aku tambah sayang hehehe...itu juga alasan nya aku males di ganggu mereka."ucap nya sambil mengapit leher ku mengajak keluar kelas


dan di saat lagi makan di kantin bersama teman kami dia selalu memperhatikan ku. "kamu kalo makan selalu ada aja sisa nya Lia." ucap Leon sambil membersihkan sisa makanan di bibirku


"makasih leon tambah sayang deh aku wkwk."


"sayang aja nih gak lebih." ucap nya sambil menarik turun kan alis nya


"aku gak mau lah jadi korban bully fans mu sorry aja."


"awas loh nanti rindu wkwkwk..."


Semua kenangan ini membuat ku tanpa sadar tersenyum sendiri dan meneteskan air mata...kapan semua itu bisa terulang lagi apakah masih bisa aku berharap ada keajaiban.


Karena terlalu asik melamun tanpa sadar kami telah sampai di tujuan di mana villa keluarga ku berdiri dan semua guru beserta murid lain dan wali nya sudah keluar semua dari bis dengan instruksi guru yang mengarahkan mereka pada kamar masing-masing untuk beristirahat.

__ADS_1


Karena nanti malam kami akan mengadakan acara barbeque dan sekedar berinteraksi sesama guru murid dan wali nya agar lebih akrab.


🥀🥀🥀🥀🥀🥀


__ADS_2