
Setelah Icha puas bermain, Bang Ryan langsung mengajak kami ke salah satu toko pakaian anak-anak untuk membelikan beberapa gaun untuk Icha.
Dan setelah itu bang Ryan pun mengajak kami untuk pulang karena melihat Icha yang mulai mengantuk karena tak berhenti menguap.
Sesampainya di rumah kami pun memasuki kamar masing-masing dengan Icha dalam gendonganku.
•
•
Pagi ini hari terlihat lebih cerah, Dengan Delia yang sudah rapi dengan setelah kemeja panjang hitam dan celana kulot putihnya dengan memakai makeup tipis dia pun menuruni tangga menuju ke ruang makan.
Disana sudah ada Icha yang rapi dengan pakaian sekolah nya bersama bang Ryan, bang Satria dan bang Bryan. Ya hari ini icha akan pergi sekolah bersama ku karena Leon tak bisa menjemput.
Maka dari itu sebelum Delia bersiap ia lebih dulu memandikan dan membantu Icha bersiap tadi.
"Pagi semua,,, " Sesampainya di meja makan aku menyapa mereka terlebih dulu memberikan ciuman selamat pagi
"Pagi mami, Mami cantik banget kaya Icha ." Kata Icha sambil menatapku dengan mata berbinar
"Pagi sayang " Ucap para abangku kompak
"Icha lebih cantik kok dari mami, Iya kak Daddy. " Ucapku sambil senyum mengangkat sebelah alis
"Hem anak Daddy paling cantik dan imut." Jawab bang Bryan mewakili yang lain
__ADS_1
"Ya udah sekarang kita makan dulu nanti pada telat ke kantor sama sekolah. " Ujar bang Satria sambil bersiap makan tak lupa bang Bryan memimpin doa terlebih dulu.
Selesai sarapan kami semua pun keluar dari rumah menuju ke garasi untuk berpisah masuk ke mobil masing-masing keluar dari pekarangan rumah.
Selama di perjalanan aku menyetel lagu anak-anak agar Icha tak bosan karena perjalanan ke sekolah cukup jauh dari rumah besar.
"Icha nanti mau ikut mami ke toko kue mami gak ?" Tanyaku di sela mengemudikan mobil
"Mau mam Icha ingin makan roti coklat dan brownies keju boleh kan !" Dengan berbinar Icha berkata sampai bergoyang di kursinya
"Kamu seneng banget ya nak, Boleh kok mau apa aja nanti bilang sama mami. " Tak lupa aku membelai puncak kepalanya dengan sayang
"Oke Icha mau makan semua hehehe."
Tanpa terasa sampailah kami di depan gerbang sekolah. Setelah mobil terparkir aku pun mengajak Icha keluar mengantarnya ke dalam kelasnya.
"Siap mami cantik. "
•
•
Saat ini aku sedang mengajak Icha untuk memilih beberapa pastry untuk di bawa ke ruangan ku.
"Mami Icha boleh pilih apa aja ?" Tanyanya sambil mendongak ke arahku dengan mata yang mengerjab lucu
__ADS_1
"Boleh nak pilih aja, Sebentar ya mami ke sana dulu. " Ucapku menghampiri salah satu pelayan di tokoku
"Nisa nanti tolong buatin Ice chocolate sama Lemon tea terus antar ke ruangan saya. " Pesanku padanya
"Iya mbak siap... " Ucapnya sambil sedikit membungkuk
"Mami Icha udah pilih semua, " Ujarnya setelah menghampiriku dengan membawa keranjang kecil yang berisi pastry pilihannya
"Mbak saya permisi ya " Ucap Nano pelayanku
"Makasih ya nan, Ya udah yuk kita ke atas aja sayang. Nanti minumannya di anter sama orang ke atas. " Ucapku sambil mengajak nya ke lantai atas di mana ruanganku berada. Sebelum itu mengambil keranjang yang ada di tangan Icha lebih dulu.
Sesampai di atas aku membuka pintu dan mengajak Icha duduk di sofa yang ada di ruangan ku. Sebelum itu menyuruh Icha terlebih dulu mencuci tangan
"Mami disini ada tempat tidurnya juga ya." Ucapnya saat kami keluar dari kamar mandi
"Iya ruangan ini sekalian tempat istirahat mami, Icha mau tidur kah ?" Tanyaku membelai rambutnya
"Gak Icha mau makan kuenya aja dulu. "
"Ya udah Icha makan aja, Mami mau periksa kerjaan dulu ya sebentar. " Pesanku setelah itu meninggalkanya yang sedang asik makan
Selesai Delia mengecek keuangan toko, Delia pun sedikit merenggangkan otot tubuhnya dan melirik ke arah Icha.
Rupanya anak itu sudah terlelap di sofa dengan sisa kue yang menempel di bibir dan tangannya. Delia pun segera berdiri untuk membersihkanya dan menidurkan Icha di ranjang yang ada di sudut ruangannya.
__ADS_1
🍁🍁🍁