
Beberapa hari setelah kejadian Icha yang menangis tak ingin di ajak pulang.Hari-hari seterusnya ku jalani seperti biasa. Melakukan aktifitas sebagai guru di taman kanak-kanak dan sesekali mengawasi toko.
Dan jangan lupakan ayah dan anak yang selalu menempel padaku setiap saatnya, Hari ini adalah hari bahagia untuk kami semua.
Hari dimana sahabat terbaik ku akan melangsungkan pertunangan, Ya akhirnya Reyhan dan Reyna akan segera melepas masa pacaran mereka untuk menuju ke hubungan yang lebih serius lagi nanti.
Tepat hari ini mereka akan melangsungkan pertunangan dan dua Minggu lagi akan melangsungkan pernikahannya.
TOK...TOK...!!!
seseorang mengetuk pintu kamar Delia dari luar, " permisi mbak Adel itu di bawah mas Leon sama Icha udah nungguin. " ucap mbok sum
"Suruh mereka naik aja mbok, Aku lagi siap-siap dulu sebentar." Jawab ku dari dalam
Acara pertunangan Reyhan dan Reyna di laksanakan siang ini di rumah Reyna, Semua keluargaku di undang tak terkecuali.
Saat ini Delia sedang bersiap setelah memakai setelah kebaya brokat warna dongker dengan setelah kain batik tak lupa dia menata sedikit rambut dengan di Gelung seluruhnya dengan menyisakan sedikit rambut di pinggirnya. Tak lupa memakai makeup tipis,
"Mamy, Icha kangen... " jerit Icha yang sudah berada di ambang pintu berlari menghampiri Delia yang baru selesai memakai heelsnya.
"Wow anak mami cantik banget, Icha suka sama bajunya nak gerah gak...? mami juga kangen banyak-banyak sama anak imut mami, " Jawab ku sambil menanyakan apakah Icha nyaman memakai dress dengan motif brokat yang senada denganku.
Sedangkan Leon hanya berdiri tak jauh dari Icha dan Delia, pandangannya tak lepas dari kedua orang yang di cintainya.
__ADS_1
"Kapan terakhir aku liat Delia pakai kebaya gini, Hem udah lama banget terakhir waktu kelulusan kita di kampus. Kecantikan kamu gak ada yang berubah sayang." Gumam Leon dalam lamunannya
"Icha suka bajunya kan kembar sama mami hihihi, Icha kayak putri dongeng ya mi. " Icha berseru sambil cekikikan
"Bagus lah kalo anak mami suka,"
Melihat Leon hanya diam di tempat Delia pun mendekati nya dan berseru. "Mas... Hey kamu kenapa kok bengong !" Sambil menepuk pundaknya
"Eh astaga maaf sayang lagian kamu bikin pangling, Biasanya kan kalo keluar nyetelnya pakek celana dan sekarang kamu pakek setelan kebaya sama kain batik yang motif nya sama dengan bajuku kan jadi wow gitu." Ucap Leon yang setikit berlebihan
"Ishhh jangan ngegombal deh mas, Ya udah ayok buruan nanti macet yang lain udah di sana semua. " Ucapku dan mengajak mereka turun ke bawah untuk pergi menuju tempat acara
•
•
•
Saat ini kami sudah duduk di kursi yang di sediakan untuk pihak dari keluarga perempuan. Kedua orang tuaku juga ada disini karena mereka juga teman kedua orang tua Reyna. Tak lupa juga ada pasangan bucin Aldo dan Oliv.
Saat ini acara tukar cincin sedang dilaksanakan, Setelah cincin tersemat jari manis Reyna dan Reyhan para tamu satu persatu mengucapkan selamat termasuk kami dan kelurga.
"Wow gak nyangka kalian udah mau lepas status menuju halal aja. " seru Oliv
__ADS_1
"Selamat ya beb bentar lagi jadi ibuk rumah tangga, " Ucapku sambil memeluk nya
"Selamat bro..." Ucap Leon dan Aldo bersamaan pada Reyhan
"Makasih ya kalian semua bisa dateng, aku udah bahagia disaat hari penting ada kalian para sahabat aku. " Ucap Reyna sambil memeluk Oliv dan Delia
"Iya dong pasti, Kita akan berusaha nyempetin waktu buat dateng." Jawabku
"Kalian kapan nih mau nyusul gue ?" Tanya Reyhan pada Leon dan Aldo
"Kalo gue mah nunggu dapet Ilham dulu wkwk, Lagian tabungan belum cukup tau sendiri lah semua dirintis dari nol. Gue gak mau buru-buru buat apa nanti yang ada bini gue idup susah. " Jawab Aldo yang tiba-tiba menjadi bijak dan benar di saat seperti ini
"Bener yang Lo bilang, Alhamdulillah semua planning gue udah terpenuhi jadi tinggal nikah yang belum. " Seru Reyhan sambil mengapit pinggang Reyna
"Kalo gue nunggu Delia siap, Dia masih belum yakin sama gue. Wajar sih karena gue dulu tiba-tiba menghilang jadi sekarang gue harus ekstra lagi biar Delia mau cepet gue ajak ke KUA langsung. " Jawab Leon dengan sedikit candaan tapi tatapannya tak lepas dari Delia
"Nah Lia denger tuhleon udah serius banget. Lagian buat apa kalian pacaran lama-lama kalian Icha yang udah nempel mulu sama kamu. " Reyna menasehati
"Duh yang udah mau jadi ibu rumah tangga emang beda nasehatnya dalem bener. " Ucap Oliv mencairkan suasana
"Ehh ini kalian semua udah makan belum, Oh iya Ichanya mana kok aku gak liat. " Ucap Reyna sambil mencari sosok Icha
"Icha udah di bawa sama ibu, ayah buat makan duluan tuh. " Jawab Leon menunjukkan ke arah salah satu meja
__ADS_1
"Ya udah kalo gitu kita makan duluan ya. Kalian jangan lupa makan juga. " Ucapku setelah itu kami semua bergegas untuk menikmati hidangan yang di siapkan di acara pertunangan Reyna dan Reyhan.
🍁🍁🍁