
Saat ini Delia bersama Leon tengah menikmati makan siang yang tadi sempat di pesan Leon setelah mereka sampai keruangan nya.
Sedangkan yang di bawa oleh Delia dari toko kue akan di makan nanti rencananya,
"Mas kenapa liatin aku Mulu, fokus makan dulu kenapa sih. " Ujar Delia karena dari tadi mata Leon tak lepas menatap Delia, padahal mereka sedang makan saat ini tapi Leon tak bosan memandang nya.
"Kamu makan aja sayang mas cuma mau mandangin calon ibu buat anak-anak mas nanti. " Balas Leon dengan senyum manis nya membuat pipi Delia langsung merona merah
"Udah ihh jangan aneh-aneh lagi makan, mas diem deh makan kalo gak aku pulang nih. " Ancam Delia karena malu sehabis di rayu sang kekasih
"Hehehe iya sayang jangan ngambek oke kita makan. "
Setelah nya hening karena mereka menikmati makan siang.
TOK.. TOK.. TOK..
Bunyi pintu di ketuk dari luar, beruntung mereka sudah menyelesaikan makan.
"Masukkk, " Sahut Leon yang masih duduk manis di sofa yang sama dengan Delia
"Permisi tuan saya mau menyerahkan berkas untuk di tanda tangani, " Ujar sekretaris Leon sambil membungkuk
"Letakkan saja di meja nanti saya periksa. " Timpal nya
"Saya permisi tuan."
Setelah sekretaris nya pergi Leon pun beranjak berdiri untuk duduk ke kursi kebesaran nya untuk memeriksa berkas tadi.
Sedangkan Delia asik dengan benda pipih di tangan nya yang sedang bertukar pesan dengan para sahabatnya. mereka nanti akan menjadi Bridesmaid untuk acara pernikahan Ryan dan Risa, karena ini permintaan langsung calon mempelai.
Mereka sepakat dengan Risa untuk memakai kebaya berwarna hitam yang di padukan dengan aksen warna merah nya sedikit.
Karna sang calon mempelai perempuan nanti akan memakai tema nuansa hitam dan merah,
Setelah menyelesaikan pekerjaan nya Leon masih duduk di kursi kebesaran nya memperhatikan Delia yang asik dengan handphone di tangannya.
Sedangkan Delia tak tahu jika di perhatikan karena asik dengan obrolan mereka sampai tertawa cekikikan yang mana membuat Leon curiga.
__ADS_1
"Sayang kamu asik bener sih chatting sama siapa ? jangan bilang kamu selingkuh dari aku, awas aja bakal aku cari nanti orang nya. " Cecar Leon mendekati Delia sambil merajuk
"Astaga mas lebay banget sih. siapa juga selingkuh dasar aneh kamu, aku lagi chatting sama Oliv dan Reyna tau mas. kami kan bakal jadi breismade buat kak Risa sama bang Ryan nanti, jadi sekarang lagi diskusi. " Jelas Delia yang gemas sendiri dengan Leon yang semakin posesif karena takut di tinggal olehnya.
Padahal jelas-jelas untuk dekat dengan laki-laki lain saja Delia tak sempat. karena keseharian nya sudah sibuk dengan Icha, Leon dan para Abang serta keluarganya.
"Kan aku takut kamu cari yang lain, apalagi mas kemarin buat kesalahan sama kamu. " Timpal Leon dengan lirih merajuk seperti anak kecil, yang mana membuat Delia malah tertawa melihatnya.
"Ampun mas wkwkwk.. kamu mana cocok gitu muka nya yang ada aneh liatnya, kalo Icha tuh baru imut. " Ejek Delia sambil mencubit kedua pipi Leon
"Auhh sayang sakit pipi mas ya ampun. kuat bener kamu narik nya pakek tenaga dalem pasti. " Celetuk Leon bercanda
"Mana ada dasar tukang bual ihh, mas ini udah mau sore pulang yuk. udah selesai kan kerjaan nya " Ujar Delia sambil melihat jam di tangan yang menunjukkan angka 3 sore
"Ya udah yuk pulang. "
Leon pun segera menjalankan mobil meninggalkan area parkir perusahaan.
πππ
Saat ini mobil Leon tengah memasuki wilayah perumahan elit yang di mana rumah masa depan mereka terletak.
"Mas tapi jangan pulang malem banget ya. "
"Hemm, iya sayang paling besok kita sampe rumah nya hehehe. "
"Mas ihh jangan aneh-aneh mau di gebukin se RT kamu hah, " Ancam Delia
"Jangan lah nanti muka mas jadi gak berbentuk gimana ?"
"Ora urus aku mas deritamu wkwkwk. "
"Jahat bener ishh, Yaudah masuk udah sampe kita. "
Sesampainya di dalam rumah tersebut mereka pun masuk dan duduk di ruang tengah, rumah tersebut memang sudah lengkap dengan semua isi nya.
Tapi Leon sengaja belum mempekerjakan pembantu hanya satu orang satpam yang bertugas menjaga rumah tersebut,
__ADS_1
Sedangkan untuk membersihkan rumah ini Leon membayar dua orang OB yang bekerja di perusahaan nya untuk membersihkan rumah 3hari sekali.
"Mas aku gerah ihh tapi kan gak ada baju ganti. " Seru Delia saat ini tengah bersandar di bahu Leon
"Ya udah mandi aja sayang di kamar utama."
"Baju nya mana, masak harus pakek ini lagi sama aja bohong."
"Sini ikut mas. "
Leon pun menarik tangan Delia berdiri mengajaknya naik ke lantai dua menuju kamar utama mereka.
sesampai di dalam Leon masuk dan membawa Delia menuju salah satu pintu di mana tempat itu adalah ruang ganti dimana berapa lemari berjajar sedangkan di tengah ada meja dengan beberapa sekat.
"Coba buka lemari itu, " Tunjuk Leon pada lemari di sisi kiri mereka
"Wow baju siapa ini mas banyak banget. mana masih segel semua merk nya, ehh apa mas selingkuh ya kok ada banyak ini baju perempuan. " Yang awal nya senang Delia tiba-tiba memicingkan mata curiga
"Jangan bilang mau balas dendam karena di kantor tadi. " Timpal Leon
"Hehehe kan takut aja. emang punya siapa ini semua ?"
"Ya punya kamu lah sayang, mas yang siapkan semua nya sampai Daleman nya juga ada hehehe lengkap pokoknya semua kebutuhan kami disini. bukan cuma kamu yang mas dan Icha juga ada di sini tapi Icha di kamar sebelah, " Jelas Leon sambil membuka lemari satu persatu
"Tapi kan kita gak tau kapan bakal tempatin rumah ini !" Gumam Delia gusar
"Maka dari itu segera kasih mas kepastian biar kita bertiga bisa tinggal di atap yang sama dan mas bisa memandang kamu setiap saat. " Ujar Leon dengan senyum teduh nya
Dia tak ingin memaksakan Delia untuk buru-buru tapi setidaknya dengan membawa nama Icha bisa membuat Delia mau segera mengambil keputusan.
"Sabar ya mas kasih Lia waktu sedikit lagi untuk berpikir. karena ini bukan masalah menikah dan setelah nya selesai tapi ini masalah menyatukan dua kepribadian yang berbeda dan harus bisa menyesuaikan diri, " Tutur Delia perlahan
"Iya sayang mas akan selalu menunggu jawaban kamu. "
"Ya udah sana mandi katanya gerah, mas nanti pakai kamar sebelah aja. " Ujar Leon meninggalkan Delia setelah mengambil pakaiannya untuk mandi di kamar sebelah.
Selesai mandi mereka duduk lagi di ruang tengah menikmati kue yang sempat Delia bawa tadi sambil menonton film yang sedang di tampilkan.
__ADS_1
(Buat cuci mataπ)