
Pagi hari ini Delia tengah bersiap dengan setelan celana kulot andalannya berwarna hitam dengan dipadukan blouse berwarna baby pink. Tak lupa juga menghias sedikit wajahnya dengan makeup,
Setelah itu menuruni tangga menuju ke ruang makan untuk sarapan terlebih dulu sebelum pergi mengajar.
"Abang jadi mau anterin Lia dulu ?"
"Jadi sayang lagian abang gak kerja."
"Mentang yang punya perusahaan bebas nih ceritanya, eh tapi kan aku juga gitu hehehe."
"Kamu kan emang gitu dek, udah sarapan dulu setelah itu kita berangkat."
Saat mereka tengah menikmati sarapan dari luar terdengar suara deru mobil yang masuk ke pekarangan rumah.
"Pagi semua nya ada yang kangen orang ganteng gakkk " Teriak orang itu saat memasuki rumah
"Masih pagi jangan teriak di rumah oranggg." Balasku dengan teriakan yang lebih kencang
"Ishh bukannya di sambut juga. Ini sama aja kayak kena sambit sama suara jeleknya kamu. " Ucap Satria ya orang tersebut adalah dia yang baru pulang dari luar kota
"Salah sendiri teriak-teriak gak jelas, untung udah selesai makan kalo gak bisa keselek aku karna Abang."
Sedangkan Bryan hanya diam mendengarkan perdebatan kedua adiknya sambil menikmati kopi hitamnya.
"Abang kangen sama si bawel ini. Kenapa kamu ini pipi tambah gemoy aja heh." Ujar Satria sambil mencubit pipi Delia memberikan ciuman bertubi
"Ishh abang sakit, aku bukan anak kecil lagi di ciumin gini lepas. " Berontak Delia berusaha melepas pelukan Satria
"Siapa semalem yang bilang masih kecil dan minta temenin tidur hem." Sela Bryan mencibir Delia yang di balas dengan cengiranya
"Wah kamu minta temenin tidur bang Bry,, kenapa gak ajak abang juga." Satria memicingkan mata sambil memberenggut
"Heh abang masih mimpi apa gimana. Kan abang baru sampe ini di rumah."
"Hehehe iya lupa kalo gitu nanti disana kamu harus tidurnya sama Abang awas kalo gak."
"Eh iya kita jadi kan bang ke sana, bang Ryan mana belum keliatan ?" Tanya Satria saat tak melihat batang hidung Ryan
"Dia harus kerja dulu setengah hari. kan kita berangkat juga sore dari sini, toh Delia juga mau ke sekolah bentar jadi kamu juga masih bisa istirahat sebentar."
"Oke kalo gitu kalian nanti hati-hati. Kalo gitu aku mau istirahat dulu bentar."
Pamit Satria setelah memberikan ciumin di kening Delia sambil membelai kepalanya.
__ADS_1
🍃🍃🍃
Saat ini Delia sedang mengajar sambil mengawasi anak muridnya menggambar.
Setelah tadi sampai di sekolah dia segera bergegas masuk kelas karena jam nya mengajar.
Sedangkan Bryan menunggu Delia di ruang kerjanya sambil sesekali mengecek pekerjaannya melalui laptopnya.
TRING !!
Bunyi pesan masuk dari handphone Bryan
💌
"Bang kita jadi kan berangkat ke sana, aku udah pesen tiket bisnis nya untuk kita berempat." Pesan dari Ryan
💌
"Iya,,, Satria juga baru sampai tadi pagi di rumah, abang sekarang lagi temenin Delia di sekolah. "
Setelah itu Bryan meletakkan kembali handphone di meja dan membuka laptop kembali sambil menunggu Delia.
Tak terasa jam pulang sekolah pun terdengar para murid kecil Delia berhamburan keluar setelah di jemput orangtua mereka.
Ngomong-ngomong soal Icha, Delia jadi teringat akan Leon.
Yang sampai sekarang pun belum ada kabarnya disana.
Tak ingin berlarut dengan pikiran buruknya Delia memutuskan untuk segera ke ruangannya menghampiri Bryan untuk di ajak mampir sebentar ke toko kue nya.
Setelah tadi berkunjung ke toko kue, saat ini Delia bersama Bryan sedang di perjalanan untuk pulang kerumah.
🍃🍃🍃
Sesampai dirumah Delia segera keluar dari mobil. Memasuki rumah dan menuju kamar untuk segera berkemas karena setengah jam lagi mereka semua akan berangkat menuju bandara.
"Gimana dek udah selesai ?." Tanya Bryan saat memasuki kamar Delia
"Eh Abang, udah kok nanti sebagainya beli disana aja ya kalo ada yang gak kebawa." Ucapku sambil cengengesan
"Iya bawa yang perlu aja. "
"Abang, Delia, udah semua kan kita berangkat." Satria menyela saat sudah masuk ke kamar adiknya
__ADS_1
"Udah kok bang. "
"Yaudah yok udah di tunggu sama bang Ryan dibawah." Ucap Satria sambil mengangkat koper Delia turun ke bawah.
Setelah berpamitan pada mbok sum mereka semua memasuki mobil menuju bandara yang di kendarai sopir pribadi.
Sesampainya di bandara mereka semua bergegas memasuki bandara untuk berangkat ke tempat tujuan yang di rahasiakan mereka dari Delia.
🍃🍃🍃
Sedangkan di belahan bumi lain saat ini Leon tengah berdebat dengan wanita yang tak lain adalah mantan istri nya.
"Ayo aku anter kamu buat ke rumah sakit."
"Aku gak mau Leon. "
"Mau kamu apa sih Rena,"
"Aku capek Leon udah cukup selama ini aku sabar buat berobat, sampai tunanganku meninggalkan aku sendiri. Aku Terimakasih karena kamu masih mau menolongku tapi disini aku sadar kamu juga punya kehidupan sendiri. Hidupmu masih panjang sedangkan aku tinggal sebentar lagi, jadi buat apa aku berjuang lagi."
Leon terdiam mendengar penuturan Rena sang mantan istri, sebenarnya baik Rena atau pun Leon dan keluarganya masih menjaga komunikasi mereka dengan baik.
Sampai saat mereka tau bahwa Rena mengalami sakit parah, mereka selalu mengawasi Rena. Maka dari itu saat Leon harus berangkat untuk perjalanan bisnis dia juga menyempatkan untuk menemani Rena karena hidupnya hanya sebatang kara.
"Jadi kamu mau menyerah sampai disini ? Berarti sia-sia aja dong yang aku dan keluargaku lakukan untuk kamu, sampai aku harus berbohong pada Delia." Ucap Leon dengan tegasnya
"Aku minta maaf soal itu, tapi aku kan udah minta sama kamu buat telpon dia lagi biar aku jelasin. Tapi kamu sendiri yang gak mau. " Jawab Rena dengan mata memicing
"Aku gak mau dia tambah salah paham."
"Dengan kamu cuma berdiam gini justru akan tambah buat Delia salah paham. "
"Itu bukan urusan kamu Rena."
"Terserah yang penting aku udah ingetin kalian buat jujur."
"Udahlah itu bukan urusan kamu, sekarang kamu bersiap biar aku antar ke rumah sakit dan aku gak mau di bantah." Ucap Leon saat melihat Rena masih diam
Sedangkan di pesawat yang sudah mengudara saat ini, Delia tengah bersandar di bahu Bryan dengan mata terpejam menikmati perjalanan panjangnya.
Walaupun saat ini Delia tak tau tujuan mereka akan pergi kemana dan apa yang akan terjadi setelah mereka menginjakkan kaki di tempat itu nanti.
Bersumbang 😴
__ADS_1