Sebuah Penantian

Sebuah Penantian
Bertemu Reyhan


__ADS_3

Sedangkan Delia seorang sedang mengikuti seminar yang di adakan sebuah badan amal dan semacamnya.


Di sana juga tanpa sengaja Delia bertemu salah satu sahabat nya yaitu Reyhan yang mengikuti acara tersebut.


Saat acara selesai kini saat nya mereka menikmati hidangan yang di siapkan oleh penyelenggara acara.


"Kamu kesini sendirian Lia ?" tanya Reyhan saat mereka sudah duduk di meja yang di siapkan


"Awal nya sih sendiri tapi tiba-tiba di kasih kejutan sama Leon dan Icha mereka nyusul aku kesini. " jawab ku sambil sesekali menyantap makanan


"Dia kayak nya cinta mati tuh ke kamu sampe gak bisa jauh sebentar aja "ucap reyhan sambil menggeleng kepala


"Entah lah dia yang bucin bukan aku, tapi kalo untuk di ajak serius aku masih bimbang. " ujar ku


"Kenapa bukan nya kamu juga cinta sama Leon jadi apa lagi yang bikin hati mu bimbang."


"Entah lah Rey tapi seperti ada yang mengganjal di hati ku, entah apa itu aku pun tak tahu. " ujar ku sedikit murung


"Hemm semoga semua nya baik-baik aja, aku sama yang lain cuma bisa kasih kamu support " ujar Rey sambil sesekali melihat handphone nya


"Reyna kenapa gak kamu ajak ke sini Rey...?" tanya ku mengalihkan pembicaraan

__ADS_1


"Dia kan kerja Lia gak bisa ambil libur, karena bulan depan dia akan ambil cuti seminggu." ucap Reyhan sambil tersenyum mesem


"Kok ada yang aneh nih ya, jangan bilang ada rahasia yang aku gak tau. " ucap ku mendelik melihat gelagat Reyhan


"Hehehehe... sebenernya besok kita mau tunangan dan satu bulan setelah nya kita mau melaksanakan pernikahan " ujar Reyhan yang sudah cengengesan dan salah tingkah


"Parah banget kalian kenapa aku baru tau sekarang, jahat banget ishh. " ujar ku jutek


"Salah sendiri tiap di ajak kumpul gak bisa kemarin, " Reyhan mencibir Delia


"Kamu tau sendiri kemarin itu aku masih berkabung Rey jahat bener dah kamu. "


Di saat Delia akan menjawab perkataan Reyhan, dia di kejutkan dengan dering telpon nya.


"Sebentar aku angkat telpon dulu ya Rey " ucap ku sambil menunjuk layar telpon


Setelah itu aku sedikit menjauh dari kerumunan tersebut agar bisa mendengar dengan jelas.


"Ya hallo mas ada apa...?"


"Mas udah di luar sayang acara nya udah selesai kan"

__ADS_1


"Iya udah kok mas, tunggu ya biar aku keluar "


Aku pun segera mendekat ke Reyhan untuk berpamitan pulang lebih dulu, setelah itu aku keluar dari tempat acara menuju parkiran.


Sesampainya di dekat mobil Leon pintu depan pun terbuka dan keluar lah Icha sambil berlari menghampiri ku.


"Icha hati-hati sayang nanti jatuh.. " ucap ku sedikit berteriak sambil menghampiri mereka


"Hihi Icha rindu sama mami " ucap Icha saat sudah berada di gendongan ku


"Mami juga rindu anak mami yang cerewet ini " ujar ku sambil mencium nya bertubi-tubi


EKHEMM !!


"Papi juga mau dong di cium kenapa cuma Icha aja. " ujar Leon yang sudah berada di sisi ku setelah itu mencium kening ku


"Udah kerjaan kamu mas...? " tanya ku sambil memandang nya


"Udah kok, sekarang kita pulang ya biar sore nanti kita pulang. aku udah pesen tiket nya. " ucap Leon sambil mengiring kami masuk ke mobil


🥀🥀🥀🥀🥀

__ADS_1


__ADS_2