Sebuah Penantian

Sebuah Penantian
First Time


__ADS_3

Sesuai permintaan Leon di bandara mereka menyempatkan diri untuk ke apartemen Leon lebih dulu untuk membersihkan diri yang menempuh perjalanan sekitar satu jam.


Sesampainya di sana supir Leon segera memarkirkan mobil di basemant sebelum kami semua turun dari mobil.


Ini kali pertama Delia menginjakan kaki ke apartemen kekasih hatinya. Dan Delia pun baru tahu kalo Leon memiliki apartemen disini.


Setelah itu kami semua pun bergegas memasuki lift untuk menuju lantai atas dimana tempat Leon tinggal,


Tak lupa juga supir Leon tadi membantu kami membawa beberapa koper yang kami bawa dari bandara tadi.


Sesampainya di depan pintu apartemen Leon,


"Makasih pak Udin udah di bantu, bapak bisa pulang aja ke rumah naik taksi biar saya nanati bawa mobil sendiri. " Ujar Leon sambil memberikan berapa lembar uang untuk pak Udin


"Baik den kalo gitu saya permisi. " Ujarnya


"Ehh sebentar pak, sekalian kabarin sama mama bilang kalo saya sama Icha mungkin malam ini tidur nya di apartemen ya. " Kata Leon lagi saat pak Udin akan pergi


"Siap mas kalo gitu saya pamit. " Ucapnya sambil setengah membungkuk hormat


Tak lama setelah pak Udin pergi kami pun bergegas masuk ke apartemen.


Saat di dalam aku segera menuju sofa di ruang tengah dan menyandarkan punggung ku yang terasa kaku,


Sedangkan Leon memilih ke dapur meninggalkan aku dan Icha.

__ADS_1


"Aku baru tau kamu punya apartemen gini mas. " Ujarku saat Leon mendekat membawa minuman


"Udah lama kok sebelum kita ketemu lagi, apartemen ini tempat aku di saat lagi mau menenangkan diri. " Ujarnya dengan senyum manis


"Aku capek sayang pijitin kepala ku dong sebentar sebelum aku ketemu calon mertua. " Ucapnya Leon saat kepala nya sudah bersandar di paha ku


"Gak usah grogi kamu kan udah pernah ketemu ibu sama ayah berapa kali saat kita kuliah dulu, " Seru Delia sambil memijat kepala Leon dengan pelan


"Wajar aja aku grogi kan udahlama gak ketemu orang tua kamu. "


"Lagian entah mereka masih mau ketemu sama aku atau gak setelah buat anak mereka galau berapa tahun ini " Ujar Leon lagi dengan sedikit mengejek Delia


"Jahat banget sih mas gak usah di inget " Karena malu Delia sampai menutup wajah dengan tangan nya


"Ishh papi kenapa manja sama mami, kan aku gak bisa peluk. " Omel Icha yang merasa terlupakan oleh Leon dan Delia


"Icha sih imut banget jadi papi gak sadar ada anak papi disini. " Leon menjahili Icha


"Mami liat papi nakal whaaa, Icha aduin sama daddy nanti papi nakal biar di jewer. " Adu Icha pada delia yang sudah ingin menangis dengan mata air yang akan mengalir


Sedangkan Leon hanya tertawa di saat melihat Icha yang sudah menangis karena keisengannya.


"Kamu kebiasaan banget sih mas anak nya udah nangis gini bukan nya di bujuk malah di ketawain. " Ujar Delia yang pusing dengan kelakuan Leon


"Aku kangen tau udah berapa hari gak denger Icha nangis wkwkwk. "

__ADS_1


"Ishh mas udah dong jangan gitu, buruan bujuk Icha nya. " Dengan melotot Delia memarahi Leon


Sesaat Leon berusaha meredakan tawa nya karena melihat pipi Icha yang sudah mengembung seperti bakpao dengan mata merah nya.


setelah itu baru dia berusaha membujuk Icha dengan Delia sebagai penonton.


"Sayang maafin papi ya "


"Gak mau Icha gak sayang papi lagi " sambil memalingkan wajah Icha menjawab dengan galak


"Jangan gitu dong. kalo Icha gak sayang papi terus papi sayang siapa Hem ?" Tanya Leon dengan mencolek dagu Icha yang ngambek


"Gak usah pegang Icha gak kenal "


"Mami anak nya gak sayang sama papi lagi nih, nanti kita cari anak lain aja ya yang mau sayang sama papi " Seru Leon pada Delia sambil melihat reaksi Icha


Mendengar sang papi ingin mencari anak lain Icha pun segera berbalik dan berkata.


"Gak boleh cari anak lain " jeritnya dengan air mata yang sudah siap mengalir lagi


"Udah dong sayang jangan nangis terus nanti sakit. Kita kan mau tempat kakek sama nenek jadi jangan nangis lagi ya. "Bujuk Delia sambil membawa Icha ke pelukannya


"Maafin papi sayang Icha gak akan ada ganti nya bagi papi dan mami. "


"Maaf ya jangan nangis lagi nanti anak papi imutnya ilang, Sekarang Icha mandi aja sama papi yuk biar mami mandi di kamar sebelah. abis itu kita pergi tempat nenek, kakek siapa tau ada Daddy Icha disana juga. " Jelas Leon setelah itu mereka bergegas untuk mandi di kamar masing-masing

__ADS_1


🍁🍁🍁


"


__ADS_2