
Keesokan harinya Delia pun bangun pagi seperti biasa, Segera bersiap memakai kemeja hitam dengan blazer putih dipadukan dengan kulot hitamnya, Tak lupa memoleskan sedikit makeup tipis diwajahnya.
Delia pun bergegas turun kebawah untuk berpamitan pada yang lain untuk berangkat kerja sekalian pulang ke rumahnya.
Sesampainya di meja makan di sana semua orang sudah berkumpul kecuali bang Bryan dan Ryan yang sudah berangkat lebih dulu.
"Maaf ya telat. " Ucapku saat sudah duduk di kursi sebelah bang Satria
"Gpp sayang langsung makan aja biar gak telat. " Ucap ayah yang sedang menikmati secangkir kopi
"Kamu berangkat sendiri apa sama abangmu Delia ?" Tanya ibu di sela makannya
"Aku males bawa mobil, nanti suruh supir aja anterin ke rumah ya aku ikut bang Sat aja." Jawabku setelah mengunyah nasi goreng dan menunggu persetujuan bang Satria
"Ya udah nanti bareng abang aja, Sekalian mau ikut ke yayasan abang udah lama gak kesana. " Jawabnya setelah menyelesaikan makan dan menghabiskan minum
"Emang gak kerja kamu satria !" Ujar om Hans
Sedangkan ibu dan Tante Hana sudah beralih ke dapur belakang untuk beres-beres.
"Gak Om lagi senggang gak terlalu banyak kerjaan, Meeting juga gak ada hari ini. " Jawab bang Satria sambil berdiri dari duduknya
"Ya udah kalo gitu kita pamit ya assalamualaikum, " Ucapku sambil menyalam mereka di ikuti bang Satria
Setelah itu kami pun bergegas masuk mobil meninggalkan pekarangan rumah.
•
•
•
Sesampainya di depan pekarangan TK bang satria pun bergegas memarkirkan mobilnya, Dan kami pun keluar menuju ruanganku.
Sesampainya di dalam aku menyuruh bang Satria untuk duduk terlebih dulu karena aku akan bergegas masuk ke kelas untuk mengajari para murid mungilku.
"Abang mau disini dulu apa langsung kerja ?" Tanyaku saat ini berdiri menghadapnya
__ADS_1
"Bentar, Kayaknya Abang gak ke kantor deh mau disini aja. Nanti biar kamu pulang sama abang." Jawab bang Satria setelah mengecek jadwal kerja dari bawahannya
"Owh oke kalo gitu aku masuk kelas dulu ya." Pamitku setelah mencium sekilas pipinya
Sesampainya di dalam kelas aku segera di sambut dengan suara cempreng dan kegaduhan dari para kurcaci mungilku.
"Assalamualaikum anak-anak mainnya stop dulu sekarang waktunya belajar oke. " Ucapku secara perlahan sambil menggiring mereka untuk duduk manis di kursi masing-masing.
"Wa'alaikumsalam buk Delia. " Jawab mereka semua
Disana juga sudah ada Icha yang memberikan senyum termanisnya sebagai penyemangat untukku.
Sebelum memulai kelas aku pun membimbing mereka untuk membaca doa bersama setelah itu memulai kelasku.
•
•
•
Tanpa terasa saatnya bel sekolah berbunyi tanda jam istirahat.
"Iya buk... "
aku pun segera menghampiri Icha "Sayang sekolah tadi siapa yang anter, Bawa bekal gak ?" Tanyaku saat sudah di depannya
"Icha di anter papi tapi Nanny ikut kok dia tunggu di luar, Icha bekalnya sama Nanny." Jelasnya sambil menunjuk keberadaan pengasuhnya
"Ya udah ikut mami ke ruangan aja yuk nanti biar makan sama mami, Ada Daddy satria juga disana." Ujarku sambil membawanya keluar kelas dan mendekati pengasuhnya untuk meminta izin membawa Icha
Setelah itu kami segera bergegas keruanganku setelah memesan makanan di kantin sekolah.
"Daddy Icha kangennnn " Sesampainya kami diruangan Icha segera berlari menghambur ke pelukan bang Satria
"Ya ampun anak Daddy cantik banget, Daddy juga kangen. " Sambil mencium pipi Icha bertubi yang dibalas cekikikan olehnya karena geli
"Udah papi ampun hihi. "
__ADS_1
"Sebentar ya bang nanti ada yang anter makanan buat kita. " Ujarku menyela
Saat pesananku sampai kami pun bergegas makan sambil menyuapi Icha,
Saat ini kami sedang di parkiran setelah jam pulang sekolah berbunyi. Aku sedang menemani Icha menunggu jemputannya.
"Mami gak ikut ke rumah Oma ?" Tanya Icha
"Enggak dulu ya sayang mami ada kerjaan lain, Besok kita ketemuan lagi oke. " Ujarku secara perlahan agar icha mengerti
"Oke mami Icha tunggu, "
Obrolan kami pun terhenti di saat mobil jemputan Icha datang. Setelah itu pun berpisah di parkiran,
Drttt... Drtt... Drtt...
Saat Delia memasuki mobil handphonenya pun berbunyi ada telpon masuk.
"Siapa dek ?" Tanya Satria saat menyalakan mobil
"Bentar bang aku angkat telpon dulu. " Ujarku disaat kami akan keluar dari pekarangan sekolah
"Ya hallo Rey kenapa ?" Tanyaku dari sambungan telpon
"Owhh oke kita kumpul di toko gue aja. "
"Ya udah gue matiin ya papay. "sambungan telpon pun terputus
"Kenapa dek ?" Tanya bang Satria saat mobil sudah keluar dari pekarangan sekolah
"Bang kita ke toko kue aku ya anterin, di ajak kumpul sama geng rempong."
"Oke Reyhan sama Aldo ada gak ?"
"Pasti adalah mereka mana mau pisah sama pawangnya."
"Yaudah Abang ikut kamu aja ngumpul hehehe."
__ADS_1
Setelah itu bang Satria pun berbelok arah menuju ke toko kue ku yang tak terlalu jauh dari sekolah.
🍁🍁🍁