Secret Love Affair

Secret Love Affair
14


__ADS_3

πŸŽ†πŸŽ† hai readers yang baik hati


MAKASIH yah udah mau mampir dan baca novel winiβ™₯️β™₯️


🎊🎊 jangan lupa like dan komennya yah


________


"sayang sepertinya tubuhmu terlibat sedikit kurus, apa kamu merasa tidak enak badan bambak?" tanya satria yang memperhatikan istrinya yang tengah memakai polesan bedak pada wajahnya


"tidak bang, aku sehat" nena Kembali momoles wajahnya


"apa kamu ingin berlibur sayang, bukankah sudah 3 bulan setelah pernikahan kita, kita belum sama sekali pergi honeymoon?"


"tidak sekarang bang, aku sedang banyak pekerjaan direstoran, bukankah kamu juga begitu?" tanya balik Nena


"ia sih sayang, tapi untuk kamu babang usahakan untuk selalu mengabulkannya jika kamu ingin" cupp, Satria mencium tengkuk nena yang polos itu setelah Nena mengikat rambutnya


"bang, udah ih geli, ayo berangkat"


"ok sayang" cup mencium dikening Nena


keduanya keluar dari apartemen dan melangkahkan menuju mobil, pagi ini satria mengantarkan nena ke restoran tempat ia bekerja


"sayang mintalah cuti kamu juga harus banyak istirahat, kenapa bosmu itu memberi pekerjaan pada seorang istriku ini dihari weekend, menyebalkan!"


"iya bang, tapi sepertinya sulit, hehe" nena memberi alasan pada suaminya itu,


satu kali mulut digunakan untuk mengucapkan kebohongan selamanya kebohongan yang lain pun akan mengikuti, tapi tidak dengan nena sepertinya dia sudah terbiasa mengucapkan kebohongan2 itu, Tanpa ia memikirkan sebab dan akibat yang akan terjadi antara dia suaminya dan zyan dikemudian hari.


"aku masuk yah bang" ucap nena

__ADS_1


"iya sayang, nanti babangmu jemput yah!"


"iya bang, assalamualaikum bang!"


"wa'alaikum salam sayang"


Nena melambaikan tangan pada suami yang akan meninggal parkiran restoran itu


"huuuuuu" tiupan angin membuat lambaian tangan nena terhenti


"merinding" ucap Nena


"hahaha" gelak tawa zyan membuat nena terhentak


"ah kamu zyan, aku kir----


"apa? kamu kira aku makhluk gaib?, hehe"


"mana ada makhluk gaib dipagi hari kaya gini?" ketus Nena


"ada nih aku makhluk gaib ganteng" ucap zyan menggodaku Nena


"gak lucu" ucap nena melangkahkan kakinya meninggalkan Zayn


"ayolah sayang, aku cuma bercanda!"


zyan menarik tangan nena, "yuk sayang ketempat favorite kita" kini zyan menuntut Nena memasuki mobilnya


---------


"hotel, maksud kamu tempat favorit itu hotel zyan? gila kamu!" ucap nena kaget melihat tempat yang mereka datangi hotel

__ADS_1


berbintang 5 yang berada ditengah pusat kota itu


"iya, kamu menyukainya" nena terdiam, pikirannya menolak untuk melangkah tapi tidak dengan kakinya yang terus-menerus berjalan mengikuti langkah zyan


keduanya memasuki kamar hotel tersebut" maaf sayang aku sangat merindukanmu!" ucap zyan yang kini memeluk tubuh nena


"ta..tapi zyan--


nena berhenti berbicara ketika bibir zyan menyatu dengan bibirnya "kamu menyukainya sayang?" zyan melihat nena yang kini mengimbangi ciumannya


perlahan zyan menuntut Nena menuju ranjang hangat itu tanpa melepaskan ciumannyaa


zyan melakukan aksi panasnya dengan memainkan jari tangannya pada area sensitif Nena, desahan demi desahan nena keluarkan, "kamu selalu memberikan kenikmatan itu zyan" ucap nena parau setelah mendapatkan pelepasannya


zyan mencium semua bagian wajah kekasihnya itu


"aku sayang kamu Nena" ucap zyan


Dengan cepat nena memainkan kejantanan milik zyan, bermain bermain handjob, mengisap dan ******* Kini nena melakukannya tanpa ragu, malu bahkan dengan gemulainya nena menunjukkan pada zyan permainanya itu


maaf zyan aku tidak bisa memberimu hak untuk menyentuh lubang kenikmatan milikku dengan tongkat kenikmatanmu, tapi Aku kan berusaha membuatmu tetap merasakan kenikmatan itu


zyan terengah dengan perlakuan Nena yang lihai, desahan yang berat ia keluarkan, cairan cintanya ia tumpahkan pada mulut dan wajah Nena, "hahaha" keduannya tertawa bahagia


"tidurlah sayang, cupp, aku mencintaimu" ucap zyan


tidurlah Nena, terimakasih karena kamu selalu memberikan kenikmatan yang luar biasa padaku meski kamu tidak pernah sedikitpun memberikan celah untukku merasakan kenikmatan itu dilubang surgawimu langsung


sejelek-jeleknya perilaku nena yang telah mengkhianati satria suaminya, tidak pernahkah sedikitpun ia merelakan lubang kenikmatan miliknya disentuh oleh tongkat kenikmatan lelaki manapun, bahkan ia tidak pernah membiarkan zyan kekasihnya untuk melakukan penyatuan dilubang kenikmatan yang hanya akan ia berikan untuk suaminya satria


keduanya tertidur dalam keadaan hati yang bahagia

__ADS_1


__ADS_2