
Pita menuruni lift perusahaannya, ia berniat untuk pergi kesebuah taman kanak-kanak yang berjarak tak jauh dari perusahaannya bekerja, setelah memintanya izin pada atasannya dengan alasan tidak ada yang menjemput anaknya Aulia., pita berlalu dari dalam perusahaan,
Saat berada di dalam parkiran mobil ia melihat satria yang baru saja keluar mobil bersamaan beberapa pegawai penting lainnya, ya mereka baru saja selesai meeting dengan perusahaan lain.tidak ada tegur sapa antara pita dan Satria keduannya sama sama saling mengacuhkan.
Pita melihat seorang gadis cilik tengah digandeng oleh gurunya menghampiri dirinya yang baru saja turun dari mobil,
"bunda..." teriak aulia berhamburan memeluk Pita, anak berumur 5 tahun itu sangat senang saat mengetahui jika bundanya langsung yang akan menjemputnya.
"hallo anak bunda?" ucapnya pada pita "trimakasih sudah menjaga Aulia sebelum saya datang bu,?" ucapnya pada guru aulia
"ya Bu sama2" jawab guru aulia
Didalam perjalanan Aulia tak henti hentinya mengatakan rasa senangnya karena bukan bi juju yang menjemputnya melainkan pita langsung.
"makasih yah bunda, udah jemput Aulia" ucapnya
"ya sayang, Aulia boboan yah!" sebentar lagi kita sampai?" pinta pita
"bunda kita mau kemana?" tanya aulia
"kita mau kerumah tante nena sayang!"
"tante nena yang jahat itu Bun, Aulia takut..!"
"Nggak Sayang, tante nena nggak jahat, bunda salah sayang tante nena baik, malah baik banget..!"
"benar bunda, kalau gitu tante nena mau nggak beliin lia boneka?"
"tentu, pasti tante nena mau beliin lia boneka, yang penting lianya nggak boleh nakal?"
"Lia janji Bun, Lia nggak akan nakal"
__ADS_1
"anak pinter sekarang bobo yah"
Lia mengangguki ucap bundanya, anak itu tertidur sampai mobil yang dibawa pita memasuki depan rumah nena,
"assalamualaikum..!" ucap pita sembari menggandeng aulia disebelah kirinya
tak butuh waktu lama, seseorang membuka pintu rumah nena,
"hai na!" ucap pita "kasih salam sayang sama tante nena!" ucap pita pada aulia
"hallo tante, aku Aulia" ucapnya memperkenalkan diri
"hai Aulia" nena berjongkok mengimbangi tinggi badan Aulia, ia mengelus puncak kepala Aulia
nena mempersilahkan pita dan Aulia duduk, rumah itu sepi, ayah sudah bersama ibu di toko kue, hari ini ayah mengambil cuti Bekerja Karena ingin mengikuti jalannya persidangan putrinya,
"mau minum apa sayang?" tanya nena pada Aulia
"susu Tante!" jawabnya
"ok Tante"
"kamu mau minum apa pit?" tanyanya
"apa aja na, jika tidak merepotkanmu"
"tentu" nena bergegas menuju dapurnya, tak lama kemudian ia membawa segelas susu, segelas orange jus dan beberapa kue sebagai pelengkap.
"kamu mau keluar na?" tanya pita saat pertama ia melihat nena yang sudah menenteng tas Selempangnya.
"iya, hari ini sidang perceraianku ?"
__ADS_1
"Sidang...!! pita terkejut mendengar ucapan nena
"ya ini tahap ketiga sidang perceraianku dan satria!" jelasnya
"apa ini semua salahku na, tolong maafkan aku.." ucap pita menangis "kamu tahu na? satria sangat mencintai kamu, bahkan satria meminta Aulia dariku agar hidup bersama kalian!'
"apa, apa yang sedang satria fikirkan? aku tidak pernah berusaha untuk mengambil Aulia dari kamu pit?"
"satria..dia menyalahkanku dengan Kondisi kamu saat ini na. Dia meminta pertanggungjawaban ku dengan cara menginginkan Aulia untuk Tinggal bersama kalian"
Nena tidak habis fikir dengan jalan pemikiran satria, begitu tega dirinya begitu egois dirinya sampai hati untuk memisahkan anak dari ibu kandungnya.
"keputusanku sudah benar pit, mungkin jalan perpisahan bagi kami itu yang terbaik, aku bisa mengambil kesimpulan dari apa yang kamu katakan padaku. Satria, dia begitu menyayangi Aulia, akan ku pastikan Aulia kamu dan satria, kalian pasti akan bersatu seperti dulu lagi pit" tegas nena
Pita menggenggam erat tangan Nena "tapi na, jangan lakukan itu, jangan kamu pertaruhkan kebahagiaanmu demi kami"
"akupun sama, kini aku tengah memperjaungkan kebagaianku, karena yang kupikir jika aku dan Satria berpisah kami akan mendapatkan kebahagiaan kami masing masing"
Pita memeluk erat Nena "trimakasih na, maafkan Aku yang tidak pernah bisa melihat kebaikanmu"
Aulia meletakkan ponsel Pita yang sedari tadi ia pergunakan untuk melihat acara anak2 diponsel itu, Aulia ikut berhamburan memeluk nena dan Aulia bundanya.
.
..
..
jangan lupa like komen dan votenya yah
ikutin juga akun dan grup chattku "wini"
__ADS_1
baca juga yah novel wini yang lainnya
- pernikahannya dengan indah..