
💔💔
saat kupertama menatap dalam dirimu
kubegitu yakin ini cinta,
kutatap dirinya rasaku pun juga sama kumencintai dirimu dan mencintai dirinya
tak ingin hidup tanpa rasa bahagia
bahagiaku bila banyak cinta
inginku setia namun hidup rasa hampa bukannya aku jahanam kuhanya mencari senang
hatiku takan bisa kuberdusta cinta ini memang untuk dirimu dan untuk dirinya
💗cukup untuk mewakili perasaan nena yah
----------
"senyumnya manis banget Bamba, udah nggak sabar yah mau dapat surprise dari babang" ucap satria yang tengah mengendarai mobilnya ketika melirik kearah istrinya itu
__ADS_1
"iya bang" ucap Nena
salah satunya itu, tapi aku lagi bayangan bibir manis zyan yang tadi sun aku, apalagi bibir manyun itu yang seolah minta aku buat nggak pergi sama kamu sayang,hehe
"loh ngapain ke dealer bang, kamu mau ganti mobil baru?" tanya nena keheranan
Satria tidak langsung menjawab pertanyaan nena,ia melangkah keluar dari mobil dan memutar untuk membuka pintu kursi Nena,
satria mengulurkan tangannya" ayo masuk bambak!" ujar satria melihat nena yang masih terdiam
Nena merangkul lengan suaminya itu dan berbisik tepat di telinga satria sebelum keduannya masuk kedalam dealer itu" bang, kamu belum jawab pertanyaan aku, kamu mau ganti mobil k------
bisikan nena terputus saat karyawan dealer menyambut keduannya
"ya kami ingin mencari mobil yang sesuai dengan kemauan istri saya ini!"
kemudian karyawan itu menunjukkan berbagai mobil keluaran terbaru yang ada di dealer tersebut
"bang, aku nggak minta mobil" ucap nena lirih ditelinga satria, saat karyawan dealer itu melangkah mendahului mereka
"ini surprise nya, kamu mau yang mana, nggak ada pe-no-la-kan ok" satria mengeja bisikannya untuk mempertegas pada nena bahwa dirinya sekarang hanya ingin menerima kata iya dari istrinya itu
__ADS_1
nena memilih diam, satria sampai bingung pada istrinya tersebut
"ya udah pak saya ambil ini aja" sebuah mobil matic keluaran terbaru dengan lambang H berwarna putih menjadi pilihan satria
setelah Satria melakukan transaksi ina dan itunya, satria mengajak Nena untuk makan siang, nena masih terdiam setelah apa yang satria berikan padanya, ya mobil itu telah resmi menjadi miliknya ya tentu saja atas nama pribadinya nena
keduanya menunggu pesanan makanan masing-masing
"bang seharusnya kamu bilang dulu dong sama aku kalau mau beliin aku mobil!"
"ya nanti bukan surprise dong sayang kalau bilang duluan" ucap Satria yang Kini menyelipkan anak rambut nena ketelinganya yang sempat menghalangi mata Nena
"tapi kan bang, aku nggak pernah minta, lagian aku bisa naik ojol atau taxi online kalau babang nggak bisa jemput atau antar aku" ucap nena
rasa cinta Satria mendengar nena berbicara semakin menumbuhkan rasa cintanya kepada istri yang telah ia nikahi 6 bulan lalu itu, kesederhanaan Nena, cara berbicara nena, sampai dari kecantikan nena yang membuat satria awalnya hanya ingin main2 namun ia yang seakan dipermainkan dalam perasaan takutnya kehilangan Nena
"anggap aja yah ini kado pernikahan kita, kan sebelumnya babang belum kasih kamu apa2 iyakan?" satria memegang erat tangan nena "makasih yah sayang udah mau hadir dalam kehidupan babang, udah mau berjuang bersama, terimakasih kehadiran kamu bener2 memberika rezki yang indah buat babang"cupp satria mencium punggung tangan Nena
"bang malu" mata nena mengisyaratkan kalau pelayanan disampingnya yang membawa nampan makanan keduannya tengah berdiri memperhatikan mereka
keduanya makan dengan perasaan masing-masing, namun tatapan satria selalu memperhatikan ekspresi istrinya yang tengah melahap makan siang itu
__ADS_1
saling melempar senyum itulah yang keduanya lakukan