
jangan lupa dong buat like, komen dan votenya trus ikutin akun 'winiCa' yah
💔💔💔
tidak pernah ada sebuah kesalahan ataupun kebohongan yang akan berbuah manis, terkecuali kita berusaha untuk semaksimal mungkin memperbaikinya
*******
satria sudah berada dialamat yang ayah nena infokan yaitu rumah bibi nena adik dari ibu kandung nena.
"assalamualaikum" ucap satria mengetuk pintu rumah bibi Nena
satria mengucap salam sampai 3 kali, dan untuk ketiga kalinya Seseorang membuka pintu
"waalaikum salam" ucap seorang wanita berusia 50 tahunan yang sudah berdiri dihadapannya
bi sumi memperhatikan tamu tampan yang kini berada dihadapannya
"ganteng sekali, akhir akhir ini saya lagi beruntung kedatangan tamu2 ganteng, hehe" batinnya
"assalamualaikum bi!" sapa satria Kembali membuyarkan lamunan bi Sumi
"eh,,eh waalaikum salam" gelagap bi sumi
"ini rumah bi sumi yah?" tanya sopan satria
"ah iya bener, saya bi Sumi" tangannya menyentuh dadanya sendiri "aden ada keperluan apa yah sama saya?" tanyanya
"perkenalkan bi, saya satria suaminya Nena!" satria mengulurkan tangannya
__ADS_1
"ah iya,, APAAAH SUAMII...." bi Sumi menekan kata katanya
"kenapa bi?" tanya heran satria
"ini suami, berarti yang bersama dengan nena benar kekasihnya Nena, aduh bi sumi pusing pala berbie memikirkannya?" batin bi Sumi
"bi,,bi," satria mencoba menyadarkan bi sumi
"ah iya maaf ya den satria, nena lagi keluar sama pacar----, duh mulut main asal ucap aja, lagi keluar,,iah,,iah nena lagi keluar" bohong bi sumi
satria merasa ada yang aneh deh ucapan Bu Sumi yang gelagapan
"apa ada orang yang bernama zyan datang kesini bi?" tanya satria
"i..ia ada den, lagi sama Nena!" ucapnya masih dengan gelagapan
bi sumi mengangguk dan menuntun satria menemui Nena,
"itu den Nena dan zyan" bi sumi menunjuk keberadaan nena dan zyan dari kejauhan dengan jari telunjuknya
"makasih yah bi" satria sedikit berlari untuk mendekati nena
"nenaaaaaaaa" teriak satria
orang yang tengah memeluk nena perlahan melepaskan pelukannya, keduannya berdiri memandang seorang pria tinggi berbalut kemeja Kuning gading dan celana jeans biru tua berlari kearah mereka
"sudah ku katakan zyan aku bahagia hidup bersama dengan satria, lihat bagaimana perduli nya dia padaku!" nena menghampiri satria berlalu dari pandangan zyan
"Nena,,sayang,,aku mencintaimu, bagaimana keadaanmu disini!! cupp" satria memeluk, mencium bibir dan Kening nena kilas membuat zyan mengepalkan tangannya
__ADS_1
Nena melepaskan pelukan satria perlahan dan menggenggam tangan satria "aku baik bang!"
zyan menghampiri keduannya dan menarik tangan Nena hingga sedikit berjauhan dengan satria
"apa yang kamu lakukan zyan" ucap Nena
plaaak
Nena menampar pipi zyan
zyan menatap nena dengan senyumnya "kamu mau tampar aku sampe 1000 kali pun aku terima, asalkan jangan sampai kamu berniat untuk meninggalkan aku, Sampai kapanpun!!" zyan menekan kata katanya
buuggghhh
satu tinjauan tangan satria menyentuh wajah zyan, darah segar mengalir dari sudut bibirnya "brengsekkkk Lo, jadi selama ini lo masih berharap cinta dari istri gue" maki satria mencengkeram kemeja zyan dan menghempaskannya asal keatas rerumputan yang basah
"apa yang kalian berdua lakukan, hentikan!!" jerit tangis nena
zyan dan satria tidak menganggapi ucap Nena, keduannya masih bersikukuh pada keegoisan masing masing dan saling menatap dengan tatapan tajamnya
zyan menyentuh ujung bibirnya yang berdarah dan mendekati satria "silahkan Lo pukul gue sepuas yang Lo mau sat, cuma satu yang gue pinta sama Lo, lepasin nena dari hidup Lo, biarkan dia bahagia dengan gue, gue mohon!!" ucap zyan bersimpuh di hadapan zyan
nena menangis melihat perselisihan antara dua pria yang pernah mengisi hatinya
satria menyentuh pundak zyan dan menuntunnya agar berdiri mengimbangi dirinya,
"sampai kapanpun gue nggak bakalan lepasin nena, apalagi untuk Lo" satria bersiap mengangkat tangannya lagi untuk mengajar zyan tapi tangannya tertahan oleh isak tangis nena yang pecah
"hentikannnnn,,
__ADS_1