Secret Love Affair

Secret Love Affair
65


__ADS_3

Nena berlari menjauhi ruangan persidangannya, ia tidak memperdulikan tatapan orang2 di sekitarnya yang tengah memandangi langkah kakinya yang semakin cepat.


Air matanya tumpah ia menatap jam di pergelangan tangannya hanya tersisa 30 menit untuk kepergian zyan. Nena hendak memesan sebuah taxi online ataupun ojeg online untuk mempercepatnya sampai bandara. Nena tidak berniat membawa mobilnya mengingat hatinya yang masih syok dengan pesan yang zyan berikan padanya, ia mengkhawatirkan jika dirinya mengendarai mobil malah hanya akan membahayakan dirinya sendiri. Nena hendak memesan taksi online saat ia hendak mengambil ponsel dari dalam tasnya ia merasa keheranan karena tasnya lupa ia bawa.


Nena berhenti di depan kantor persidangan ia berniat untuk kembali masuk ke ruang persidangan untuk mengambil tasnya, saat akan membalikan badannya untuk kembali mengambil tas yang pastinya sudah dipegang ayah, seseorang mengklakson kan mobilnya di depan Nena, seorang pria tampan yang baru ia temui beberapa kali itu membukakan kaca pintu mobilnya.


"na, kamu mau kemana?" tanya irgi


Irgi mengetahui jika nena sedang menjalani persidangannya, ia menanyakan kepada ibu nena sedikit memaksa, karena ia sangat ingin mengetahui tentang nena.


Seseorang di belakang mobil Irgi tengah menatap keduanya ia sudah mengikuti Nena dan berusaha untuk mengejarnya namun Nena sudah terlebih dahulu masuk ke dalam mobil orang lain, yang ia anggap itu adalah zyan.


"apa kamu ingin bercerai denganku karena kamu lebih memilih pria itu" lirih satria didalam mobilnya "Aku sudah berusaha jadi yang terbaik untuk kamu, tapi jika kamu memilih pria yang kini bersamamu aku bisa untuk berhenti mencintaimu walau itu sulit" batin Satria


Satria menatap ke mobil yang ada di depannya matanya sedikit berkaca ia pun mengikuti mobil Nena dan Irgi.

__ADS_1


Di dalam mobil irgi hanya sesekali mencuri pandang pada Nena hatinya ingin bertanya mengenai apa yang tengah terjadi pada Nena yang tengah menangis, tapi ia urungkan.


"Mungkin Nena sedang menangisi atas perceraianya, atas apa permasalahan yang tengah melanda rumah tangganya" batin irgi


suara nena memecah keheningan didalam mobil irgi,


"gi,, kamu bisa anterin aku ke bandara?" tanya Nena


Irgi mengangguk "tentu!" jawabnya


Irgi mendengarkan ucapan nena dengan kecepatan penuh ia mengendarai mobilnya menuruti ucapan Nena, ia menerobos jalanan yang mulai macet seringkali irgi mendapat makian dari beberapa klakson mobil yang ia lewati namun dirinya tidak memperdulikan yang terpenting saat ini adalah perintah nena untuknya.


Satria terus mengikuti mobil nena dan Irgi hatinya masih ingin membenarkan jika Nena memang memilih pria itu dibandingkan untuk meneruskan rumah tangga dengannya namun hatinya sedikit menyangkal jika memang yang dihadapannya adalah mobil zyan, karena yang ia tahu zyan tidak pernah menggunakan mobil yang berwarna hitam itu.


"Bandara!" tanya Satria dari dalam hatinya "apa nena ingin pergi dari sisiku, apa benar ia sudah tidak ingin berumah tangga denganku dan ingin pergi dari kehidupan ku?" tanya Satria pada dirinya sendiri

__ADS_1


Satria menatap nena dan seorang pria yang bukan zyan, yang ia fikirkan turun dari mobil itu "siapa pria itu, itu bukan zyan?" batin satria, tanpa fikir panjang satria mengikuti mobil hitam itu untuk memakirkan mobilnya.


.


..


..


jangan lupa like komen dan votenya yah


ikutin juga akun dan grup chattku "wini"


baca juga yah novel wini yang lainnya


- pernikahannya dengan indah..

__ADS_1


__ADS_2