Secret Love Affair

Secret Love Affair
37


__ADS_3

setelah kupahami kubukan yang terbaik


yang ada di hatimu tak dapat kusangsikan


ternyata dirinyalah yang mengerti kamu


bukanlah diriku


kini maafkanlah aku bila kumenjadi bisu


kepada dirimu bukan santunku terbungkam


hanya hatiku terbatas tuk mengerti kamu


maafkanlah aku


πŸ’”πŸ’”πŸ’”πŸ˜­πŸ˜­


"bunda kita mau kemana" ucap seorang anak kecil


pita menghadapkan pandangannya pada anak kecil itu "kita mau kerumah papah, katanya aulia kangen ama papah?" pita mulai melajukan mobilnya.


"asyiiik, aulia mau kerumah papah lagi, aulia pengen nginep dirumah papah, rumah papah bagus nggak kaya rumah nenek!"


"aulia nggak boleh bicara seperti itu, kan nenek dan kakek udah rawat dan jagain lia dari bayi" jelas pita


"iya deh nanti Lia minta maaf sama nenek! ucap anak kecil berumur 5 tahun itu "bunda kapan kita pindah kerumah papah, kok cekayang papah nggak pernah cun kening bunda?" tanya Aulia


"secepatnya sayang" pita mengarahkan pandangannya pada jalan yang lumayan lenggang itu


pita memarkirkan mobilnya di parkiran sebuah apartemen yang menjulang tinggi dan elit, pita menggandeng tangan Lia sampai naik dilantai 2, lift pun berhenti

__ADS_1


"Lia bunda lupa bawa cake buat papah dimobil lia tekan bel papah aja yah sayang, tar bunda nyusul!"


"iya bunda" sementara pita turun lagi dengan lift ke parkiran mobil, Aulia terus berjalan menuju apartemen papahnya yang terhalang 1 pintu apartemen lain dari arah lift


Lia tersenyum memandangi no apartemen milik papahnya "Lia pencet cekarang aja ahh!" ucap Lia dengan suara menggemaskannya


"ciiit" Aulia sedikit berjinjit untuk menekan bel apartemen itu


"papah" ucap aulia ketika pintu apartemen terbuka


seorang wanita cantik yang tengah memakai rok berukat kuning selutut dan baju putih longgar menyambut kedatangan Aulia dengan senyum mengembang disana


"adik cantik cari siapa?" ucap Nena kini berjongkok mengimbangi tinggi aulia


"papah lia, Aulia cari papah ateu bisa panggilkan papah lia?" pintanya pada nena


"namanya Lia yah? lia sama siapa kesini, lia salah tekan bel nomor yah?" tanya nena lembut


nena berdiri dari jongkoknya hendak melihat mamah dari gadis kecil yang salah menekan bel apartemennya, namun langkahnya terhenti ketika Aulia menyebut nama papah dan langsung berjalan menuju kearah yang Lia maksud papahnya


"papahhhh" ucap lia berlari dan meninggalkan nena


degg..


senyum manis Nena yang sedari tadi terukir menyambut gadis kecil itu berubah menjadi wajah pucat dan mematung.


"papah, Lia kangen papah!"


nena melihat suaminya memeluk dan menggendong anak kecil itu,


satria menatap wajahnya istrinya itu, dan menurunkan Aulia dari gendongannya

__ADS_1


"sayang aku bisa jelasin!" ucap satria melangkah menuju nena yang tengah menatap dirinya dengan seribu pertanyaan yang ada difikirannya


pita masuk kedalam apartemen itu, mata pita dan nena bertemu, pita tersenyum dengan sebelah bibir atasnya terangkat, sementara nena memegangi dadanya yang sesek, entah sebuah kesimpulan apa yang kini nena tarik dari pemandangan didepannya itu, air mata mulai menetes dipelupuk matanya.


"bunda" ucap lia menarik tangan pita dan satria untuk saling di eratkan "papahh,, Lia dan bunda kangen! bunda bawain cake buat papah!" Lia mengambil cake itu dari tangan pita


"makasih Lia" ucap Satria mengambil cake itu dan menyimpannya di meja ruang tamunya, satria melepaskan genggaman tangannya pada pita dan menghampiri nena yang sudah menangis didepan pintu apartemen yang masih terbuka itu


"aku bisa jelasin sayang, kamu jangan nangis!" satria menggenggam erat kedua tangan Nena kedadanya


nena masih terdiam dengan tangisnya


"papah ini siapa kok ateu ini nangis sih?"tanya Aulia menarik narik kaos satria dibawah sana


"ini ateu Nena, Lia" ucap Satria melihat ke Lia sekilas


"papah, ini ateu yang jahat itu yah, pah jangan dekat2 bunda suka nangis kalau ceritain papah cama ateu jahat itu" ucap Lia


satria menatap tak suka kearah pita, namun pita seolah cuek dengan apa yang telah ia ajarkan pada anaknya aulia.


"aku..aku.. udah nggak mau dengar apa2 lagi, semua ini udah menjawab pertanyaan yang pernah aku tanyakan padamu sebelumnya!"


nena terisak mengucapkan kata2nya


Nena menghempaskan tangan satria, dan berlari dari pandangan satria.


jangan lupa untuk tinggalkan jejaknya yah


like, komen dan votenya yah


love, love buat readers yang baik hatiβ™₯️β™₯️

__ADS_1


.


__ADS_2