
walau ku masih mencintaimu
kuharus meninggalkanmu
kuharus melupakanmu
meski hatiku menyayangimu
nurani membutuhkanmu
kuharus merelakanmu
dan hanya dirimu
yang mampu memahamiku
yang dapat mengerti aku
ternyata dirinyalah
yang sanggup menyanjungmu
yang lama menyentuhmu
bukanlah diriku
----------
"Satria mencoba menenangkan istrinya, ia berlari mengejar nena yang berlalu Kedalam kamar
"aku bisa jelasin sayang, itu nggak seperti apa yang kamu pikirkan!"
nena masih tidak ingin mendengarkan apapun penjelasan dari satria, nena mengeluarkan semua pakaian satria yang ia kemas dalam kopernya untuk pergi ke Lombok
"sayang jangan begini, aku bisa jelasin semuanya"
______
diruang tamu pita mencoba menenangkan Aulia agar tertidur disofa itu
"bunda kenapa papah masuk kamar bersama ateu jahat itu?" tanya Aulia
__ADS_1
"tar bunda cari tahu yah sayang, Lia sekarang bobo yah" pinta pita
Lia yang merasa lelah selama perjalanan menuju apartemen ayahnya, mengangguk dan terdidur disofa,
pita menghampiri pertengkaran antara satria dan nena didalam kamar
"aku Bisa jelasin sayang, aku mohon dengerkan penjelasan aku dulu!" satria mencoba menarik koper yang nena bawa
"nggak ada yang mesti kamu jelasin lagi!" ucap nena mencoba mengambil kopernya dari satria
"nenaa, aulia bukan anak aku!" satria sedikit berteriak
nena menghadapkan pandangannya pada satria, "jangan jadikan alasan seperti itu, untuk memintaku kembali" ucap nena
"aku ju----"
ucapan satria terpotong ketika pita menghampiri mereka
"mas, apa gara2 wanita ini kamu sekarang nggak ngakuin Aulia sebagai anak kamu?"
"diam kamu jangan ikut campur" sarkas satria pada pita
"mas ini kesempatan kita untuk mengatakan pada nena apa tujuan kamu menikahi nya!"
nena mematung mendengar ucapan pita
tujuan, menikahikuu....
"asal kamu tahu yah nena, satria menikahi kamu hanya sekedar untuk membalaskan dendam aku sama kamu" solot pita
" kamu ingat kamu yg memaksa zyan untuk menikahi aku, kamu tahu 1 minggu setelah kejadian aku dan zyan bercinta seharusnya satria dan aku menikah, bukan aku dan zyan" teriak pita
Nena menatap pada pita
"aku tidak pernah memaksa zyan untuk menikahimu, bukankah kamu sendiri yang mengaku2 hamil anak zyan, dan orang tuamu yang telah memaksakan pernikahan kalian mengingat zyan yang memiliki harta berlimpah, apa kamu tidak ingat itu"
"kamu bicara apa? ucap pita "jangan membalikkan fakta nena, bukankah kamu wanita ****** yang ingin mendapatkankan 2 pria kaya sekaligus, kamu menikah dengan dengan satria namun masih menjalin hubungan dengan zyan!" pita melipat kedua tangan di dadanya
"ya aku menikahi lelaki miskin yang tidak kamu pilih dan kamu tinggalkan hanya untuk sekedar menikah dengan zyan yang kaya, tapi sayangnya zyan tidak mencintai kamu dan mengetahui semua kebusukanmu dan setelah berpisah dengan zyan kamu ingin Satria kembali padamu setelah dia berhasil denganku?" ucap Nena pada pita
"wanita sialan" tangan pita hendak menampar pipi Nena namun dengan cepat Satria menarik paksa tangan pita
__ADS_1
"sakit mas lepasin tanganku! kamu jangan percaya ucapan nena" pita trus meringis
nena menatap satria
"benar aku pernah berhubungan dengan zyan dibelakangmu, dulu aku pernah menyesali hal itu, tapi sekarang aku bangga telah melakukannya" Nena terisak
"karena ternyata kamu juga sama seperti aku satria" teriak Nena "bahkan lebih parah dariku, sungguh hebat kebohonganmu" ucap nena
plaak
satu tamparan mengenai pipi nena yang telah basah dengan air mata
pita terpengah melihat satria menampar Nena, ia tersenyum atas kemenangannya
nena memenangi pipinya yang perih dan menahan goresan luka dihatinya, nena tersenyum didepan wajah satria " terimakasih sudah menunjukkan siapa diri kamu sebenernya sat-ria, dan terimakasih untuk hadiah kecil perpisahan darimu ini" nena menyentuh pipinya yang memerah
"Nena, aku tidak bermaksud untuk itu, untuk menamparmu, Nena kumohon maafkan aku, silahkan kamu balas aku dimanapun" satria mendekatkan wajahnya pada tangan nena "pukul aku Nena, pukul Nena...!"
nena membuang pandangannya pada satria dan menghempaskan tangan satria, ia menarik kopernya keluar dari apartemen itu meski satria selalu mencegah langkahnya.
"jangan pergi Sayang, aku tidak mempermasalahkan semua kesalahanmu berhubungan dengan zyan dibelakangku selama ini, dan maafkan semua kesalahanku Nena, kita bisa mulai dari awal Nena.."
Nena terus melangkahkan kakinya tanpa memperdulikan ucapan satria
"aku minta maaf Nena, aulia bukan anak aku, kamu harus percaya, aku belum pernah menyentuh pita seperti aku menyentuhmu!"
Satria menangis mengejar nena
satria memegang erat tangan Nena didepan lift yang hampir terbuka.
"papah" teriak Aulia, anak kecil itu berlari mengejar satria namun langkahnya terhenti karena terjatuh
"bruuukk"
aulia menangis menahannya sakit dilutut kakinya dan pergelaran tangannya " eeee..eee, papah sakit" aulia menangis menatap satria
pilihan yang sulit untuk satria, antara anak kecil yang sudah ia anggap seperti anaknya atau nena istrinya yang akan meninggalkannya.
🏃🏃💃💃
**Abang pilih yang mana
__ADS_1
si Aulia apa si nena???
oh tidak,,,, tidak wini sebagai author jadi bingunggg...😂😂**