
Fakta tentang Regita
Sore hari ketika aku baru saja keluar dari lobi setelah seharian bekerja dan hendak pulang agar segera bisa beristirahat
"Bu Maya... " Panggil seseorang yang aku tahu sekali dari suaranya ya dia adalah Arman siapa lagi kalau bukan dia
" Iya Pak Arman... ada apa ini sudah waktunya pulang , dan saya tidak ingin membahas apapun tentang pekerjaan , jika ingin ada yang ingin anda sampaikan , anda bisa menghubungi Asisten saya .!"
ucapku tampaknya Arman memang tak lagi berniat untuk mengejarku karena dia mungkin sadar dengan posisinya atau mungkin juga karena dia tidak ingin dipecat dari perusahaan ini
"Oh tidak Bu saya tidak akan mengganggu apa Ibu mau pulang apa boleh kalau saya mengantarkan ternyata ??" Aku kira dia sudah menyerah , tapi ternyata dia masih saja selalu saja ada modusnya agar bisa dekat denganku
"Saya membawa mobil sendiri jika anda lupa Pak Arman , jadi saya tidak membutuhkan orang Untuk mengantarkan saya pulang !" jawabku dengan tegas. Aku tidak ingin lagi berbasa-basi
__ADS_1
" Iya Bu maaf saya hanya melihat bahwa Ibu sangat kelelahan , jadi saya tidak mempunyai maksud apapun , Saya hanya berniat baik untuk menawari , benar-benar tidak bermaksud apapun , maaf jika ini menyinggung Bu Maya." ucapnya untuk pergilah membela diri seolah dia merasa sungkan
"tapi sayangnya Saya tidak butuh bantuan dari anda" jawab ku tetap tegas menolak
" Mas Arman...!" Panggil seseorang dari kejauhan, dan aku tahu pasti akan ada masalah lagi yang harus menghentikan perjalananku Aku benar-benar muak dengan semua ini
" Lihatkan Pak Arman ..!! Anda mendatangkan masalah untuk saya , apa tidak bisa anda tidak usah mendekati saya , setelah ini pasti akan ada keributan di sini , Kenapa anda tidak mengundurkan diri saja dari tempat ini agar tidak ada yang mengganggu saya , saya benar-benar lelah menghadapi sifat pacar anda, !!" hardikku
" Mas Arman ngapain Masih di sini, Kenapa tidak segera pulang , kita yang datang dengan tergopoh-gopoh, kulihat nafasnya sedikit tersengal mungkin karena berlari untuk mengejar Arman yang terlihat dekat denganku Mungkin dia masih berpikir bahwa aku masih akan menghendaki Arman sesuatu yang sungguh di luar dari keinginanku
" Aku memang baru saja mau pulang, jangan membuat keributan di sini , aku malu dilihat semua karyawan , dan aku tidak mau Namaku tercoreng hanya gara-gara keributan yang kau ciptakan.!" Arman menarik tangan Regita sambil berbicara dengan kasar , Tapi tampaknya rek kita tidak terima dia menghentikan langkahnya dan berbalik ke arahku
"" Ini pasti karena kamu kan , kamu benar-benar tidak bisa move on dari Mas Arman , selalu saja mencoba mendekati Arman , apa yang kamu mau , Bukankah kamu sudah kaya raya , segera tinggalkan Arman dan jangan pernah mendekatinya lagi..!" barang Regita entah apa yang membuatnya benar-benar kehilangan Arman apa yang dibanggakan dari Arman Aku bahkan tidak paham kulihat tidak ada sesuatu apapun yang membanggakan dirinya
__ADS_1
" Apa kamu tidak salah berbicara seperti itu , untuk apa juga aku mendekati kekasihmu itu , benar-benar tidak level , sekarang ambil saja dan bawa dia pergi dari sini , Oh iya katakan pada kekasihmu itu untuk mengundurkan diri dari perusahaan ini , aku malas setiap kali harus berurusan denganmu dan berurusan dengan kecemburuanmu...!"
" kalau kau tidak menyuruhnya untuk mengundurkan diri maka aku yang akan memecatnya suruh dia cari pekerjaan di tempat lain..!"
"Kau benar-benar sombong seolah perusahaan ini benar-benar milikmu kau tidak tahu diri sekali!!" sentaknya lagi
" apanya yang salah kalau aku menyombongkan diri tidak ada yang salah karena aku memang memiliki apa yang bisa aku sombongkan.!"
" jadi sekarang Pergilah dari sin,i , atau aku akan mengatakan pada Security untuk mengusir kalian , aku tidak main-main sekarang, !!"
Regita menghentakkan kakinya kemudian berlalu dari tempat itu . Arman sendiri bahkan sudah berlalu menjauh , dia bahkan tak lagi peduli apa yang akan Regita lakukan , Aku benar-benar muak dengan semua ini aku pun segera berlalu dan menuju tempat parkir di mana mobilku berada
Teringat sekilas akan apa yang pernah aku lihat di sebuah restoran . Regi yang selalu mengumpatku, yang mengatakan aku murahan , padahal sesungguhnya itu adalah dirinya sendiri , aku ingat waktu itu dia bahkan bergandengan mesra dengan laki-laki paruh baya yang bahkan mungkin usianya lebih cocok menjadi ayahnya, dia bergelayut manja pada laki-laki itu , setelah itu aku membuntuti mereka dan aku melihat Regita berbelanja dengan laki-laki itu, tampaknya laki-laki itu memang benar-benar Royal menuruti apapun keinginan Regita entah apa yang sudah diberikan oleh Regita padanya, Apakah Arman tahu ??tentang semua ini ?? mungkin akan seru jika aku mengatakannya pada Arman, tapi untuk apa aku tidak mau membalas dendam biarkan Arman menuai apa yang dia tanam Sebelumnya , dia yang telah menghianati aku, dan Sebenarnya dia tidak sadar bahwa dia pun dikhianati oleh Regita
__ADS_1