
Aku bergegas mengambil contoh pakaian yang di ingin kan anak kecil itu
tak tanggung tanggung aku bawa sekaligus sepuluh ikat kaos yang per ikatnya berisi duapuluh kaos
"Mari sini dek ..!! ayo sini di pilih bagus bagus lho..!" aku mendasarkan kaos kaos itu di lantai , lalu menggandeng adik itu untuk memilih , yaah di lantai dekat etalase tentu lebih nyaman untuk memilih , lantai yang sudah aku sapu dan pel sehingga bersih tadi pagi . sehinggabpelanggan tak harus berdiri. si ibu mengikuti duduk dengan kami
"Wah.. ma yang ini bagus ma ada hulk , tapi ini juga bagus ma boboy boy ..!!" seru anak itu yang langsung membongkar tumpukan kaos yang ku bawa
"Di buka plastiknya juga boleh kok dek, biar bisa di coba, " aku menimpali antusiasnya, "Ini ada empat ukuran bu ..S, M, L ,XL, dan XL, " tunjukku pada sang ibu , berharap sekali dalam hatiku ibu itu akan membeli dalam jumlah banyak.
"Aku yang ini ma..!" si bocah berseru dengan kaos kapten Amerika yang sudah melekat di badannya. "Yang ini buat adit, ini fero, ini yahya, ini indra bla.. bla.. bla.." sambil tangannya mengambil menumpuk baju demi baju yang di dekap dalam gendongannya. tentu saja hatiku bersorak gembira . semoga sang ibu mengiyakan semuanya,
"Di taruh dulu kak ..!" seru si ibu , yang sebenarnya membuat ku sedikit ketar ketir. si ibu mengambil kaos kaos itu dari dekapan anaknya. "ini berapaan ya mbak per potongnya ?" lanjut si ibu menoleh padaku.
"Ini murah kok bu , kan di sini walaupun beli eceran, tetep harga grosir per potongnya limapuluh ribu rupiah, kalo beli banyak dapat potongan harga lain lagi." jelasku. "Eh ini dek yang princes nya boleh di buka juga lho .." aku kembali merayu si bocah. yang tampak nya segera tergiur dan langsung saja membongkar ikatan kaos yang baru saja kubuka talinya
"Ini ma .. ini buat Ayu, Dinda, Fani, Alsa, bla...bla...bla..." antusiasnya dengan tangan mengambil satu persatu kaos itu ke dalam dekapan nya.
"Baiklah, mama ok aja , jadi berapa yang sudah kamu ambil kak..?" tanya sang ibu kemudian
"Harusnya semua ada tiga puluh dua ma.. , teman sekelas Rama kan jumlahnya tigapuluh dua..!" jawab si anak yang ternyata bernama Rama. wauuuw alangkah bahagia nya hatiku mendengar jumlah yang dibsebut si anak , memang belum sampai seratus seperti tantangan pak Anwar sih , tapi kan lumayan banyak untuk waktu yang masih sepagi ini.
"Baiklah tolong di ikat ya mbak, tolong di pisah yang buat abak cewek sendiri dan yang cowok sendiri, !!" pinta si ibu.
"Baik bu.. kalo yang sudah di pakai adik nya mau di ikat juga atau langsung di pakai aja Bu..?" tanyaku
"Sudah biar di pakai aja, " jawabnya
"Jadi semua tiga puluh tiga potong ya Bu.. , ada yang di butuhkan lagi Bu, tas sekolah juga ada lho Bu.. !'" tiba tiba jiwa dagangku kembali beraksi
__ADS_1
"Yang buat di panti asuhan apa ma..?" tanya si anak. wahhh seperti nya aku akan ketiban rejeki nomplok hari ini mendengar pertanyaan si Anak pada ibunya
"Kalo menurut kakak apa..?" si ibu memberi kesempatan pada si anak untuk memberi ide pilihan
"Tas sekolah sama kaos juga boleh ma , jadi nanti kita semua pakai kaos baru.." ide si anak
"Maaf Bu.. kalo boleh saya tahu untuk acara apa ..?" Aku menyela dalam percakapan mereka , biar aja , bukannya seorang penjual memang harus bersikap sebagai teman atau keluarga pada pembelinya , seramah mungkin sesopan mungkin, supaya pembeli merasa nyaman dan akhirnya menjadi pelanggan yang akan datang lagi dan lagi.
dalam ingatan ku masih tersimpan pelajaran yang pernah kubaca dari sekolah online tentang bisnis, yaitu tentang pelanggan dalam jumlah banyak dan pelanggan yang berulang, dan sepertinya ibu ini bisa kujadikan sasaran untuk kedua duanya, yakni jumlah banyak dan berulang
"Oh... ini .. , si kakak ulangtahun minggu ini, maunya ngajak berbagi ke panti asuhan bersama teman sekelas." jawabnya
"Subkhannallah.... hebatnya putra ibu , masih kecil sudah suka berbagi.. !!" ucapku sambil mengusap dada , jujur saja kalo kalimat ini bukan sekedar kulontarkan supaya pembeli senang , tapi dari dalam lubuk hatiku terdalam aku benar benar salut pada anak bernama Rama ini. "Kalo begitu bisa apa saja bu kalo ke panti asuhan , bisa baju muslim, kerudung atao kopyah juga bisa Bu..!" aku memberi saran.
"Itu aja ma ... seperti kata embak, baju sama kerudung sama kopyah .!" seru anak itu setuju dengan saranku.
"Kalo gitu tolong di pilihkan ya mbk , baju sama kerudung yang untuk anak usia lima tahun tiga potong , usia delapan tahun empat potong, terus yang 10 tahun tiga potong tapi dua macam yang satunya besar yang dua lagi sedang aja!" pinta si ibu. "Terus yang buat anak cowok kayaknya badan nya sama dengan kakak tujuh potong, sama yang besaran dikit 4 empat potong, terus sama juga yang buat bayi umur tiga bulan juga mbak dua potong !" tambahnya.
"Wahh... komplit ya rupanya, baguslah kalo gitu, sekaluan aja jadi nanti sata gak ribet lagi di rumah." jawabnya
"yang kaos tadi juga atau yang buat ke panti asuhan saja Bu..? " tanyaku lagi
"Yang buat teman sekelas di bungkus juga gak kak..?" si ibu menoleh pada anaknyit"Gak usah ma ..kan nanti langsung di pakai sebelum sama sama berangkat ke panti " jawab anak itu
"Baik ibu ..silahkan ditunggu sebentar saya kemas dulu, silahkan sambil lihat lihat yang lain juga boleh Bu, barangkali ada yang ibu butuhkan lagi tapi ibu lupa .." ucapku sebelum meninggalkan beliau ke belakang , aku mengambil satu gebok kertas kado , gunting pita kecil dan selotip yang ada di meja kasir. aku mengedip kedipkan mata genit ke arah Pak Anwar yang aku tahu dia memperhatikan interaksi kami sejak tadi.
"jangan ganjen...!" ucapnya pelan setengah berbisik, aku segera saja membawa apa yang aku ambil tadi ke tempat ibu yang sedang menunggu, lalu segera dengan cekatan mengemas semua pesanan di hadapannya , dan memastikan semua pesanan tidak ada yang keliru, aku pisah pisahkan , warna pita biru untuk cowok dan pita pink untuk cewek , dan oh iya satu lagi , aku mengambil satu kaos super hero yang aku bungkus tersendiri
"Ini sudah selesai ibu.. " ucapku
__ADS_1
"Apa ada yang di butuhkan lagi Bu. ?" lanjutku.
"Sudah mbak itu aja..!" jawabnya
"Baik Bu.., jadi kaos Retro tigapuluh tiga potong totalnya satu juta enam ratus lima puluh ya Bu, terus yang tujuh setel baju sama kerudung , total nya tujuh ratus ribu , sebelas setel baju dan kopyah totalnya satu juta seratus , dan dua setel baju bayi harganya seratus duapuluh jadi total semuanya tiga juta lima ratus tujuh puluh di diskon sepuluh persen yaitu tiga ratus lima puluh ribu jadi yang harus dibayar tiga juta dua ratus tiga belas ribu ya Bu.." aku menjelaskan semua harganya
"ok mbk, bentar ya .." dia mengambil dompet yang ada di tasnya dan menghitung uang.
"Ini mbak , uang nya tiga juta dua ratus lima puluh ya , kembaliannya buat mbak nya aja.!" ucapnya sambil mengulurkan berlembar lembar uang merah padaku. demi apa coba, pagi pagi gini udah dapat tips dari pembeli , tentu saja mataku jadi berbinar.
"Terimakasih banyak Ibu, semoga di lancarkan rejeki nya ya .." ucapku
"Sama sama mbak, Terima kasih juga." jawabnya
"Oh iya ibu... , mohon maaf sebelumnya, mohon di Terima ya dek. ini hadiah ulang tahun dari embak.!" ucapku sambil mengulurkan bungkusan yang aku sendirikan tadi pada abak itu.
"Loh kok mbak..!!?" sela si ibu
"Gak apa apa bu , mohon di terima ya Bu, soalnya dari dulu saya pingin punya adik tapi saya gak punya adik.." jawabku melo
"Kalo gitu saya bayar juga aja ya..??" tukas si ibu
"Wah ya jangan Bu, kalo ibu yang bayar saya gak jadi ngasoh kado dong. ini gk seberapa kok Bu, dengan ibu belanja sebanyak ini saya benar benar bahagia Bu" jawabku yang memang kenyataan
"Ya sudah deh kalo gitu, ayo kakak bilang apa ?" dia menyentuh kepala anaknya
"Terimakasih mbak.." ucap si anak
"Sama sama dek, selamat ulang tahun semoga panjang umur dan tambah pintar ya..."
__ADS_1
"Aamiin ..." ucap si ibh dan anak bersamaan .
akhirnya selesai juga obrolan kami dengan berlalu nya mereka yang meninggalkan senyum lebar di wajahku