SETELAH KAU KHIANATI

SETELAH KAU KHIANATI
05 Tentang Pak Anwar dan Bu Farida (1)


__ADS_3

halloo jumpa lagi dengan saya, selamat membaca , semoga suka yaaa...


Masih di hari yang sama, beberapa saat setelah perdebatan unik dengan pak Anwar


"Pak, boleh tanya dong.. ?" aku bicara sambil tetap melanjutkan pekerjaanku, dan pak Anwar hanya merespon nya dengan menoleh, "Ya boleh lah masa gak boleh ..?" lanjutku seraya menoleh padanya karena tak mendengar suaranya. pak Anwar menggeleng gelengkan kepalanya sambil membuang nafas malas , mungkin meladeni sikap konyolku. "Pak..!!" seruku karena dia kembali fokus ke buku besarnya


"Apa ..?! bicara saja..!! , saya tidak tuli !!" jawabnya tanpa menoleh padaku


"Ish.." gumamku, "Bu Farida itu siapa sih..?" Aku bertanya sambil mendekat dan tak lupa membawa juga serbet yang baru kugunakan untuk membersihkan kaca etalase. dan rupanya pertanyaanku berhasil membuat nya beralih dari fokusnya.


"Kamu kan sudah bertemu beliau kemarin, apalagi ...??" huh.. bukan jawaban yang kuinginkan, tapi heran juga aku, kok pak Anwar bisa tahu kalo aku bertemu bu Farida ?


"Pak Anwar tahu saya ketemu bu Farida??, kok bisa .?" tanyaku penasaran. tapi sumber penasaran ku itu malah hanya menghela nafas sambil menggeleng gelengkan kepalanya pertanda malas, lalu balik lagi fokus ke buku besarnya


"Jawab dong pak..!?, saya kan jadi penasaran, kalo saya mati gara gara penasaran gimana??" rengekku


"Itu lebih bagus , jadi berkurang satu yang sumber pusing kepalaku." jawabnya ketus. membuat ku terbeliak kaget


"Bapak mendoakan saya mati..?!" aku berteriak, tertahan


"Diam...! kembali bekerja jangan sampai pelanggan datang dan tempat mu masih belum beres ..!" tegasnya sambil menatap ku tajam, aku menunduk agak takut, memangnya ada yang salah dengan pertanyaanku..??


"Bekerja lah yang benar sampai jam makan siang nanti kalo kamu berhasil menjual seratus potong pakaian aku akan menjawab penasaran mu itu..!!" lanjutnya kali ini dia mengucapkannya dengan nada yang rendah. What harus bisa jual seratus potong katanya ?? hanya sampai jam makan siang ?? kalo sampai sore sih mungkin bisa.

__ADS_1


"Nego dong pak .. lima puluh potong saja ya pak..?!" aku mencoba menawar membuat nya mendongak menatapku tajam. hiii kok hari ini aku rada ngeri sih lihatnya


"Bekerja Maya..!! bekerja..!! ini sudah hampir jam delapan jangan main main saja dari tadi..!!" bentaknya.


"Iya pak iya ini mau kerja juga kok, " aku menjawab sambil berlalu melanjutkan pekerjaanku, kali ini menata pakaian yang khusus anak anak. "Kenapa sih hari ini pak Anwar sensi amat ??" gumamku yang mungkin juga masih terdengar oleh indera pendengarannya yang super tajam. "Lagian seratus potong hanya sampai jam makan siang ?? mana bisa, hahhh semoga saja aku mendapat keajaiban hari ini" gumamku lagi .


Aku sudah selesai berbenah toko, semua barang dagangan sudah tertata rapi baik yang di etalase maupun yang bertumpuk berjajar di lantai dan yang aku pajang bertumpuk dan berjajar di emper toko .


Toko tempatku bekerja ini lumayan besar, menjual aneka ragam pakaian, untuk pria dan wanita , tua muda juga anak anak


Aku berdiri di emper melihat orang lalu lalang di sekitarku, juga orang orang yang sedang berbelanja di toko lain


"Ya mari mari ... ibu .. bapak, nenek .. kakek ..adik ..kakak mampir belanja di toko kami.."


Aku berteriak memannggil siapapun yang lewat, barangkali ada yang kecantol , gitu maksudku, kulihat pak Anwar mendongak melihatku, mungkin dalam hatinya berfikir "apa yang sedang di lakukan bocah itu ??" begitu, ini memang baru pertama kali kulakukan , sebelumnya aku hanya duduk manis di kursi jaga yang tersedia untukku. " Yaa mari..mari di jamin puas ya semua , bahan bagus berkwalitas, harga terjangkau, murah tapi gak murahan yaaa.. yuk mari mari ... di mana lagi bisa beli eceran harga grosir...??" aku terus berteriak mempromosikan tokoku , dengan kalimat yang sebenarnya sudah ada di banner yang terpasang di depan toko. Aku terus mondar mandir di emper toko dan masih sambil berteriak menawarkan dagangan


"Kan ini kerja pak , siapa tahu ada orang di ujung sana yg belum lihat toko kita " bantahku. kulihat pak Anwar memijit pelipisnya.


"Tapi tidak dengan teriak kencang kencang juga Mayaaaaa..." pak Anwar menggeram .


"Kenapa pak...? kan biar semua pada datang..?" aku masih membantah


"Ini masih jam delapan Maya... kalau kamu teriak teriak , terus lapar lagi saya tidak akan mau membelikanmu sarapan lagi...!" tandasnya. ish kok jadi sebel masak gitu alasannya ?? membuatku merengut , "emangnya perutku ini balon??" batinku

__ADS_1


"Kalau kamu mau mempromosikan toko kita tidak harus seperti itu juga caranya..., kamu kan bisa buat selebaran , kamu buat kata kata apalah biar nanti saya cetakkan , terus kamu edarkan di sekitar tempat kos mu atau berikan pada orang yg kamu temui di sepanjang jalan..!!" malah ceramah panjang lebar. "eh tapi bener juga ya ide nya..?" gumamku


"Wah hebat ... pak Anwar pintar , kenapa gak dari dulu kuita buat itu pak ??" seruku penuh semangat


"Saya memang sudah pintar sejak dulu, kalau tidak saya tidak akan jadi bos kamu .!" timpalnya . "huuu pak Anwar narsis " cibirku . dan kulihat lagi lagi dia memijit pelipisnya


"Kenapa pak ..? kok kepalanya di pijit terus ..? bapak pusing yaa ??" tentu saja aku peduli.


"Kamu tidak sadar ..? kamu yang tiap hari bikin saya pusing..?" ucapnya kesal. "sudah .. itu ada orang datang..! Cepat kerja..!!" serunya sambil menunjuk ke arah emper depan. aku menoleh keluar dan benar saja ada seorang wanita paruh baya membawa seorang anak kecil dari arah jalan, sedang berjalan masuk ke emper toko kami. akupun segera menyambutnya penuh semangat


"Mari bu.. ada yang di butuhkan bu.. barangkali cocok, di sini komplit lo bu.." aku berusaha melayani dengan ramah.


"Mau cari kaos untuk ukuran anak ini ada gak mbak?? yang gambar robot ya.." jawab ibu itu mengutarakan yang di inginkannya


"Sama gambar princes juga ma.." tambah si anak kecil.


"Ohh.. ada Dek.. semua ada robot ada princes juga ada .." jawabku. "Adik maunya yang robot apa ? Superman ,ultramen, Iron man, Satria baja hitam, power rangers, atao apa semua ada kok..?" tambahku lagi, "Princes nya juga ada banyak macam lho dek, ada snow white, mermaid, aurora, jasmine, rapunsel... dan teman temanya , pokok nya semua ngumpul di sini " lanjutku berpromosi, supaya si anak tertarik dan minta sang ibu langsung beli


"Di campur saja kak, nanti biar teman nya pilih yang di suka.." saran sang ibu.


"what di campur ?? teman teman ??" dalam batinku jadi belinya gak cuma satu , "yeeeeaaah..." aku sudah bersorak dalam hati , padahal belum tentu jadian , tapi kan gak salah berharap , ah... kalo soal gini otak ku yang lemot ini jadi cliing bersinar


"Tolong mau lihat contohnya ya mbak..!!" pinta sang ibu

__ADS_1


"Ahh.. iya ..iya bu , tunggu sebentar ya.. " ah.. kok aku jadi gugup sih.. padahal sudah biasa juga aku melayani pembeli dalam jumlah banyak.


bersambung


__ADS_2