SETELAH KAU KHIANATI

SETELAH KAU KHIANATI
40 Bertemu Teman sekampung


__ADS_3

"Brught..." seorang lelaki jatuh terduduk di lantai sebuah mall , setelah tanpa sengaja menabrak punggung Maya dari arah belakang


"Auwsh...!" Maya yang tubuhnya terhuyung nyaris terjatuh, andai saja Rendy tak segera menariknya, hingga kini hidungnya lah yang bertabrakan dengan dada bidang Rendy.


"Maaf saya tidak sengaja... Entahlah saya benar benar meleng ini tadi.. Ha ha . Maaf ya. " ucap lelaki yang masih santuy di lantai.


"Bowo...? Kamu Bowo kan..?" sentak Maya. Sedang lelaki yang tadinya hendak bangun, malah terduduk lagi setelah mendengar sentakan Maya.


"Anda mengenal saya..?? " tanya nya tapi tak juga hendak bangkit, terpana ada yang mengenalnya di kota besar itu.


"*~apa orang ini tiba tiba saja menjadi lumpuh, hanya karena aku reflek mendorong nya..?~ " pikir Rendy dalam hati, dengan rasa geramnya yang masih tersisa Karena lelaki itu hampir saja membuat maya terjatuh.


"Ah... Saya tidak tahu, bahwa saya seterkenal itu. Bahkan saya tidak mengenal anda.." ucap lelaki itu sedikit narsis.


"Bowo.. ayo bangun, kenapa kau bisa terjatuh...?" ucap Maya bertanya. Hampir saja Maya membantunya untuk berdiri. Tapi kerah bajunya yang tertarik dari belakang membuat nya kembali berdiri tegak


"Mas.. Aku kan cuma mau menolongnya..?!" ucap maya menoleh pada Rendy. Tetapi tatapan tajam Rendy berhasil membungkam mulutnya.


"Bowo bangunlah..!" seru Maya lagi. Dan lelaki itu perlahan bangkit.


"Maaf anda siapa.. Bagaimana anda bisa mengenal saya..?" tanya lelaki itu begitu dia berhasil bangkit


"Ish... kamu benar-benar tidak mengenalku ?! Aku kan Maya keponakannya bibi Jum..!" Maya menjelaskan siapa dirinya.


"What... Kamu Beneran Maya si bocah dekil yang rese itu ..??!" bibir Maya mengerucut mendengar pertanyaan itu


"Wah Aku tidak menyangka kamu benar-benar Maya maaf maaf , tadi aku tidak mengenalimu . habisnya Kau Berbeda sekarang , kau benar-benar cantik membuat aku pangling , aku benar-benar tidak mengenalimu . ucap Bowo panjang lebar


"hre em..!" suara dahaman itu membuat suasana mendadak menjadi hening, baik Bowo maupun Maya merasa aura sekitarnya menjadi gelap. seakan ada awan hitam mengelilingi mereka.

__ADS_1


"Eh.. Kamu itu tad kenapa sih ? Kok bisa jatuh di belakangku tadi...?? Padahal kan kamu yang nabrak aku ?!" tanya Maya yang masih penasaran.


Bowo terdiam hanya matanya saja yang melirik ke arah Rendy ,"ah mungkin karena aku terlalu meleng tadi.!" . tetapi matanya masih melirik ke arah Rendi.


~kau tidak tahu saja lelaki yang berdiri di sampingmu itu yang membuat aku terjatuh.~ batin Bowo. iya memang tadi dia terjatuh karena dirinya yang hendak menabrak Maya , secara reflek didorong oleh Rendy.


"kau itu dari dulu memang sangat ceroboh !" ucap Maya


"jangan mengatakan diriku ceroboh , kalo kamu sendiri pun juga ceroboh . memangnya siapa dulu yang paling ceroboh ? kalau bukan kamu ?" Bowo ganti mengejeknya. membuat mereka berdua akhirnya tergelak bersama


"ah Untung saja tidak retak !" ucap Bowo sambil mengusap kaca kameranya yang berada di tangannya .


"wah... kamu masih saja bermain kamera ternyata ?? itu masih kamera palsu mu zaman dulu itu..??" tanya Maya dengan nada mengejek , tapi tentu saja itu hanyalah gurauan


" oh jangan salah ... aku sudah bisa membeli kamera asli sekarang... apalagi sekarang itu aku bekerja di butik sebagai fotografer. yah walaupun bukan fotografer kondang sih tapi tetap saja aku bangga karena cita-citaku berhasil .!" jawab Bowo bangga


"Iya deh iya... Yang berhasil dengan cita-citanya.." jawab Maya.


Bowo pun bergidik ngeri. "apa-apaan dia itu tadi aku memuji Maya cantik dia marah sekarang aku mengatakan ada yang lebih cantik dari Maya dia juga marah maunya apa coba..?" batin Bowo sewot


"oh iya Maya Apa kau tidak ingin memperkenalkan siapa pria di sampingmu ini ..?" bahwa mencoba merubah suasana hati Rendy "apakah dia pangeran berkuda putih yang sering kau khayalkan dulu..?" lanjut Bowo.


"ah iya aku hampir lupa, perkenalkan dia itu pangeran bermobil putih bukan berkuda putih.." ucap Maya sambil teerkekeh. "dan dia ini calon suamiku!" lanjutnya sambil memegang tangan Rendy dan mengarahkannya agar bersalaman dengan Bowo.


" dan mas Rendy dia ini Bowo anak juragan sapi dia itu juga dari geng somplak dulu.!" lanjut Maya


"jadi Anda ini calon suami Maya sungguh malang sekali nasib Anda ..!" ucap Bowo , sambil mengibaskan tangannya yang terasa sakit akibat cengkeraman Rendy saat bersalaman,, akan tetapi Bowo mencoba tak perduli dengan sikap Rendy yang dingin dan datar.


"hei apa maksud mengatakan nasibnya dia Malang..?!" Maya merasa tersinggung dengan gurauan Bowo

__ADS_1


"Huh... memangnya apa lagi .. pria tampan dan berkelas seperti dia , lalu mendapatkan gadis yang cerewet sepertimu Apa itu bukan satu kemalangan.. !" laki-laki Bowo tertawa tergelak, sedangkan Maya menjadi cemberut kesal karena menjadi bahan ejekan Bowo


"Mas Rendy... ?!" Maya menggoyang tangan Rendy manja meminta pembelaan.


Rendy merengkuh Maya dalam dekapan nya, masih sambil menatap ke arah Bowo. Dia menghela nafas yang berat, wajah dinginnya perlahan memudar es batu itu perlahan mencair begitu menyadari bahwa bukanlah pria yang memiliki hubungan spesial dengan Maya. Sikap Maya yang manja padanya sedikit menghapus mendung gelap itu.


"kenapa aku bisa bertemu dengan orang yang satu spesies dengan calon istriku..?!" ucap Rendy. walau nada itu datar , Bowo menjadi tertawa tergelak mendengar kata-kata itu, Dan Bowo tahu bahwa Rendy mencoba untuk ikut berbaur dengan gurauan mereka


"anda tahu bung ...?? Maya itu gadis gila , dia itu dari kecil berkhayal bahwa dia nanti akan menikah dengan pangeran berkuda putih..!" ucap Bowo sedikit memberikan keterangan tentang masa kecil Maya dan rupanya itu membuat hati Rendy tergelitik tertarik.


"oh ya..?" Rendy hanya bertanya singkat


dan memang entah kebetulan ataukah itu takdir karena kebanyakan dari koleksi mobil yang dimiliki Rendy berwarna putih


*


*


*


Berkarya bukanlah mudah


mohon sudilah kiranya untuk memberi hadiah


Hanya dengan satu kali klik, bisa berupa poin atau tonton iklan.


Hai... Hai...hai...


hallo lovers . Sory dory strobery ya baru bisa up lagi . Mohon di maklumi karena beberapa hari ini harus bolak balik RS untuk mengurus anak yang sakit.

__ADS_1


dan mohon doanya juga ya , semoga anak saya lekas sembuh.


__ADS_2