SETELAH KAU KHIANATI

SETELAH KAU KHIANATI
Pertemuan Regita dengan Maya


__ADS_3

" kapan kau akan menikahiku Mas , jangan sampai perutku terlihat semakin membesar, dan jika Maya melihatnya , maka dia akan semakin ilfil padamu , karena aku hamil sebelum kita me nikah , atau Apakah kau mau jika aku langsung datang saja ke tempatnya, dan mengatakan ini padanya ??!" ancam Regita . dia sudah semakin tidak sabar menghadapi kelakuan Arman , yang semakin hari semakin memuakkan , dan semakin hari semakin ingin lepas dari tanggung jawab


" Kau pikir menikah itu perkara Gampang?? kau pikir menikah tidak membutuhkan biaya ?? kau saja selama ini sama sekali tidak pernah memperdulikan aku , yang kau pedulikan hanya uangku, yang kau lakukan setiap harinya hanya belanja dan belanja, apa pernah kau memikirkan apa yang akan kita hadapi di hari depan ??!" Sentak Arman dengan emosi?? dia sudah seperti orang yang ingin berlari tetapi kakinya terjerat oleh tali yang mengekang


" Lalu bagaimana ?? Apa kau ingin orang-orang melihat Perutku semakin membesar?? yang ada kau akan bertambah malu , kau yang akan ditertawakan oleh mereka, kau juga yang akan dipecat dari perusahaan tempatmu bekerja . kalau memang maumu seperti itu ya sudah terserah saja, aku juga tidak akan memaksamu !" ucap Regita yang seakan-akan tidak peduli , dia sengaja bersikap cuek , seolah dia tidak begitu membutuhkan kehadiran Arman , dia tidak ingin Arman semakin memandangnya rendah, Padahal di dalam hatinya dia benar-benar cemas, Bagaimana jika Arman benar-benar tidak peduli dengan keadaannya.


 " Baiklah kita akan menikah besok lusa , aku akan memanggil penghulu ke sini, kita menikah secara sederhana saja, tidak usah mengundang siapapun!" putus Arman kemudian


" Apa maksudmu dengan tidak mengundang siapapun ??! atau kau ingin menyembunyikan pernikahan ini ?? Apa kau ingin tidak seorang pun tahu bahwa kau sudah menikah , begitu maksudmu, kau ingin mereka semua tetap menganggapmu seorang yang lajang, itu kan maksudmu. ??!" Regita semakin berang saja dengan ucapan Arman.


" tapi ya sudah terserah kau saja, jika memang itu maumu, setidaknya hadirkan dua orang saksi, kali ini aku mengalah, yang penting anakku lahir dengan status !!"


 putus Regita kemudian. dia akan mengalah kali ini tapi di dalam hatinya dia sedang tersenyum, dia akan menyiapkan rencana yang akan membuat Arman shok, Arman harus diberikan pelajaran agar tak lagi semena-mena terhadap dirinya, begitu pikir ragita

__ADS_1


****************


" Ada apa kau ingin bertemu denganku, apa ini masih tentang Arman lagi , atau kau masih belum puas juga untuk merecokiku apa kau masih berpikir juga bahwa aku akan kembali pada Arman , padahal itu adalah sesuatu yang tidak mungkin, Apa kau masih tidak bisa melihat perbedaan yang sangat terlihat jelas Antara Aku dan Arman , sekarang ini Arman bukan lagi Seleraku !" to the point saja tanya Maya, ketika dia sudah berhadapan dengan Regita.


ya Regita meminta waktu untuk bertemu dengan Maya di jam makan siang, di kafe terdekat dari MAYTEX.


" santai saja , tidak usah terburu-buru , ada hal penting yang ingin aku katakan padamu , Apa kau tidak ingin memesan sesuatu dulu, ?" tanya Regita berusaha untuk meredam perasaan Maya, Regita sangat tahu kalau Maya mungkin masih memendam perasaan benci padanya , dan dia sendiri sebetulnya tidak ingin bertemu dengan Maya , hanya saja dia harus melakukannya , karena dia tidak ingin Arman terus-menerus berpikiran untuk kembali bersama lagi dengan Maya..


"Aku tidak suka bertele-tele, cepat saja katakan , karena aku bukan pengangguran seperti mu, !" tandas Maya


" apa menurutmu pernikahanmu begitu penting bagiku?? sampai-sampai kau mengharuskan aku untuk datang ??


oh .. atau kau berharap bahwa aku masih akan cemburu padamu ?? itu tidak akan terjadi sama sekali , karena bagiku kalian sama sekali tidak ada apa-apanya di depan mataku, Aku bahkan menganggap kalian berdua sebagai tembok yang tak terlihat. ! " Maya menjawab datar, santai, sambil menyandarkan punggungnya di kursi , dan melipat kedua tangannya di dada, dan ada senyum miring di bibirnya.

__ADS_1


" kalau begitu buktikan padaku !! dengan hadir di pernikahan kami, walaupun kami masih dalam pernikahan Siri , tetapi pada akhirnya akulah yang menikah dengan Arman bukan kamu , buktikan kalau kamu memang tidak cemburu, Buktikan kalau kamu memang menganggap bahwa kami tidak ada apa-apanya . buktikan padaku bahwa pernikahan kami memang tidak membawa efek apapun dalam hidupmu !!" tantang Regita,,


 dalam hatinya, sebenarnya Regita tahu , kalau Maya memang benar-benar sudah tidak mengharapkan Arman lagi, tetapi Regita tetap harus membuat Maya datang dalam pernikahan itu , karena Regita tidak mau Arman menyembunyikan pernikahannya dengan Maya, Regita sangat tahu pasti, bukan Maya yang ingin kembali , tapi Arman yang hatinya sudah mulai melenceng, Arman lah yang sebenarnya ingin kembali dengan Maya, dan itulah yang tidak diinginkan oleh Regita.


"Hemsss...!" Maya membuang nafas pelan dia merasa malas sebenarnya akan tetapi dia juga harus menunjukkan bahwa dirinya benar-benar sudah tidak menginginkan Arman lagi Maya sudah mulai Jengah menghadapi setiap ucapan Regita


" Sebenarnya aku merasa sangat malas untuk menghadirinya, ini benar-benar saya bukan sesuatu yang penting bagiku , tetapi Baiklah... aku akan datang ! dan setelah ini aku berharap kau tidak pernah lagi menggangguku !/aku melakukan ini karena kau adalah teman masa laluku Regita, Sesungguhnya aku benar-benar tidak ingin membencimu , walau bagaimanapun di masa lalu kita pernah bermain bersama , Kenapa kamu sama sekali tidak memahami aku Regita ??" ucap Maya panjang lebar.


 Ya ... Itu memang benar . Maya memang tidak pernah membenci Regita, baginya yang terjadi antara Regita dan Arman , memang menunjukkan bahwa Arman memang bukan jodohnya , dia sudah lama melupakan kebencian itu , dia sudah merelakan semuanya , Maya tidak ingin hidup dalam bayang-bayang kebencian dan dendam ,masa lalu, . kalau saja pada saat itu Regita meminta Arman dengan terang-terangan. kalau saya acara kita mengatakan padanya bahwa dia menyukai Arman, maka Maya akan memberikannya, tidak perlu berselingkuh di belakang Maya, itulah yang ada dalam pikiran Maya.


"Aku tahu Maya , Untuk itulah aku datang menemuimu , sebenarnya sudah sejak lama aku menyadari ini , akulah yang bersalah padamu , untuk itu saat ini aku meminta maaf padamu, walau mungkin sudah terlambat. Sebenarnya aku sudah tahu kalau kamu tidak mengharapkan Arman lagi, tetapi aku juga tahu bahwa Arman Masih mengharapkanmu. dia bahkan ingin menyembunyikan pernikahan kami ini , tapi pada saat ini aku sedang hamil dan aku tidak ingin Arman lari dari tanggung jawabnya , aku juga tidak ingin suatu saat Arman pergi meninggalkan aku dan anak kami . " ucap Regita sendu, dia berusaha meraih tangan Maya tapi Maya menarik tangannya dan melipatnya di dada kembali


 Maya menghilang nafas " Apa boleh aku bertanya satu hal ??" tanya Maya

__ADS_1


" Katakan Saja.!"


" Apakah itu benar-benar anak Arman ataukah anak orang lain.?"


__ADS_2