SETELAH KAU KHIANATI

SETELAH KAU KHIANATI
SKK S2 Pingsan


__ADS_3

Pingsan


" ada yang ingin saya tunjukkan pada anda..!" Ucap Tom pada Rendy ketika dia kembali Untuk mengantarkan makanan dan baju ganti untuk Rendy .


" ada apa tanya Rendy sambil menoleh ke arah Tom, dia merasa ada sesuatu yang tidak beres , sudah seperti menjadi kebiasaan . jika sikap Tom berubah menjadi dingin dan datar pasti ada sesuatu yang sedang terjadi.


" tidak di sini !" ucap Tom sambil melirik sekilas ke arah Gadis itu. yang penampilannya sudah berubah . barangkali... Ah tidak, bukan barangkali ... tentu saja pasti , Rendy yang sudah membelikan pakaian untuk gadis itu . Karena Rendy pasti beranggapan dan berpikir bahwa semua pakaian dan apapun yang dipakai oleh Gadis itu , sama sekali tidaklah layak.


setelah itu tanpa berkata apapun lagi , Tom Segera berlalu dari tempat itu . dan mau tak mau , Rendy pun segera beranjak dari tempatnya duduk dan mengikuti langkah Tom . jika sudah seperti ini maka tampaklah seperti Tom yang lebih berkuasa atas dirinya . Randy hanya bisa menghela nafasnya. malas , akan tetapi dia juga tak hendak membantah . jika Tom sudah bersikap seperti itu , maka apa yang akan dibicarakannya pasti adalah sesuatu yang sangat penting .


***


"Ada apa..?!" tanya Rendy ketika mereka sudah berada di salah satu ruang yang sengaja di kosongkan oleh Tom . Tom mengarahkan tangannya ke sebuah kursi mempersilahkan Rendy untuk duduk terlebih dahulu sebelum dia berbicara . Rendy mendengus kesal , karena menurutnya ready terlalu mengulur waktu Kenapa tidak segera berbicara saja begitu pikirnya akan tetapi dia menurut juga


Tom mengeluarkan ponselnya dari saku jasnya begitu Rendy duduk . mengotak-atik ponsel itu sebentar , kemudian menunjukkannya ke arah Rendy.


" silakan Anda lihat rekaman CCTV ini !" ucap Tom.


Rendy menolehkan wajahnya ke arah Tom lalu kemudian fokus ke layar ponsel tersebut.


" ini adalah lokasi dari depan gedung Perusahaan kita kan ?!" tanya Rendy tanpa mengalihkan matanya dari layar ponsel


" Betul .. Dan perhatikan lebih cermat lagi !" jawab Tom.

__ADS_1


" dan fokus perhatikan dua wanita yang ada di sana.!" ucap Tom yng dituruti juga oleh Rendy dia memperhatikan rekaman cctv itu secara seksama dan terlihatlah olehnya seorang wanita tua dan seorang gadis yang baru saja dalam 2 hari ini di kenalnya.


" apa yang aneh menurutmu dengan dua wanita itu ?" tanya Rendy " Bukankah mereka hanya dua orang pen gemis yang meminta-minta ?" tanya Rendy lagi.


" seorang pengemis akan meminta lalu pergi setelah diberikan sesuatu , akan tetapi mereka tidak , mereka bahkan tidak meminta-minta , akan tetapi mereka berada di sana selama berhari-hari , hanya mondar-mandir dan sesekali melihat ke arah perusahaan kita . Sesungguhnya saya merasa bahwa mereka sedang mengamati , entah apa yang mereka cari , atau entah apa yang mereka rencanakan.!" jawab atau mengungkapkan apa yang dipikirkannya.


Rendy mengambil nafas dalam mendengar penuturan Tom , memang Jika dilihat , apa yang ada di sana , apa yang disampaikan oleh Tom adalah masuk akal . akan tetapi mereka juga tidak boleh berpikir ke gegabah. karena mereka tidak terbukti melakukan apapun yang merugikan.


" Apa kau sudah menyelidiki tentang mereka?" tanya Rendy.


" seorang detektif yang saya perintahkan mengatakan mereka berdua tinggal tidak menetap." jawab Tom .


" Apa yang kau curigai..!" Rendy menatap Tom tajam.


Tom menggeleng seraya mengambil nafas berat. pikirannya berkecamuk, jika sebelumnya dia merasa kecelakaan kemarin mungkin ada hubungannya, akan tetapi setelah hasil pengusutan polisi tidak menemukan kaitan apapun, dia juga tidak bisa mengambil kesimpulan.


Tom menggeleng.


"Tidak ... Akan tetapi saya juga tidak berani mengambil kesimpulan bahwa tidak ada maksud tertentu dari mereka berdua . Apa Anda juga bisa melihat bahwa, dua wanita itu berada di tempat itu hanya di jam-jam tertentu . yakni hanya di saat ketika sebelum Anda datang , dan di waktu sebelum anda pulang .!" Tom bicara dengan analisanya sendiri.


Randy membenarkan ucapan Tom . sesungguhnya dia juga merasa bahwa dia pernah melihat wanita tua itu . hanya saja dia tidak ingat di mana pernah melihatnya .


" Baiklah kalau begitu pantau terus saja Gadis itu selama ibunya berada di rumah sakit . dan Iya... sediakan juga tempat tinggal yang layak untuk gadis itu . dan juga pastikan tetap memberikan perawatan terbaik untuk ibu itu. Walau apapun rencana mereka.. tetap saja , Bagaimanapun itu, aku sangat berhutang Budi kepada mereka . jika tidak ada Nyonya itu mungkin aku sudah tidak berada di hadapanmu lagi sekarang. !" ucap Rendy.

__ADS_1


"Baik ..!" Tom menunduk hormat.


" Dan jangan ceritakan hal ini pada ibu juga Maya . aku tidak ingin mereka berpikir yang tidak-tidak.! " ucap Rendy lagi .


"Baik..!"


"Ya sudah , kita kembali, sudah terlalu lama kita mojok di sini. !" ucap Rendy lalu bangkit dari duduknya. lalu mulai melangkah. dan Tom pun mengiringinya.


akan tetapi baru saja tiga langkah Rendy berjalan, dia berhenti


"Hssst... " Rendy meringis sambil memijit pelipisnya.


"Tuan ... Anda baik baik saja..?!" tanya Tom . sesungguhnya sejak kemarin , tepatnya sejak berada di rumah sakit pasca kecelakaan yang hampir merenggutnya, Tom memperhatikan Tuan nya itu seringkali memegangi kepalanya.


" Tidak tahu... pusing sekali rasanya Tom ..!" keluh Rendy.


" Kita temui dokter...! " tegas Tom . Rendy mengangguk dan mengulurkan tangannya untuk menggapai Tom . akan tetapi belum sempat Tom menerima dan meraihnya.....


"Bruk...!" Rendy i sudah terjatuh tidak sadarkan diri . dia pingsan.


"Ya Tuhan... Tuan..!" Tom pun berteriak dengan panik . lalu segera saja dia meraih tubuh tuanya dan memanggulnya untuk dibawa menemui dokter. untung saja badan Tom sehat karena selalu rajin berolahraga. Sehingga mengangkat tubuh Rendy bukanlah sesuatu yang sulit baginya.


"Dokter... suster... tolong.. !" teriak Tom sambil terus berlari dengan memanggul tubuh Rendy.

__ADS_1


dan segera saja mendengar teriakan itu beberapa orang suster mendekat dengan membawa brangkar. kamu Segera membaringkan tubuh mertuanya di brangkar tersebut . dan segera para perawat itu mendorong brangkar tersebut untuk membawanya ke ruang pemeriksaan . dan Tom pun berlari mengiringi di belakangnya.


" Silakan tunggu di luar tuan.." ucap Seorang perawat ketika mereka berada di depan ruang pemeriksaan . dua orang dokter laki-laki sudah masuk terlebih dahulu. Tom menunggu dengan cemas di depan ruang, lalu mengambil ponsel yang tersimpan di saku jasnya ,Tom merasa ragu Apakah dia harus mengabari Maya dan Bu Farida ataukah tidak akan tetapi dia tetap harus mengabarinya . mereka berdua harus tahu dengan apa yang terjadi terhadap Rendi . apalagi secara kebetulan mereka berdua juga sedang berada di rumah sakit ini . mungkin saja keduanya masih berbincang dengan putri dari wanita yang mengalami kecelakaan karena menolong Rendy kemarin


__ADS_2